Kompas.com - 03/12/2021, 15:51 WIB
Ilustrasi spons cuci piring. SHUTTERSTOCK/VOLODYMYR HRYSHCHENKOIlustrasi spons cuci piring.

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski terlihat tidak kotor, ternyata spons cuci piring memiliki bakteri yang lebih banyak daripada dudukan kloset.

Beberapa kuman dalam spons pencuci piring adalah campylobacter, salmonella, dan staphylococcus, e-coli, dan listeria. 

Baca juga: 4 Tips Membersihkan Spons Dapur agar Bebas Bakteri

"Benda itu sangat kotor, terutama karena Anda membersihkan sayuran, bekas daging, dan segala macam makanan yang berpotensi mengandung bakteri patogen penyebab penyakit yang akan tumbuh seiring waktu," ujar Philip Tierno, ahli mikrobiologi dan patologi di Fakultas Kedokteran Universitas New York, Amerika Serikat, dilansir dari The Kitchn, Jumat (3/12/2021).

Banyak orang percaya bahwa memasukkan spons cuci piring ke microwave dapat membunuh semua bakteri di dalamnya.

Namun, penelitian yang dilakukan para ilmuwan di Jerman mengungkapkan bahwa microwave hanya membunuh bakteri yang lebih lemah dan tidak berpengaruh pada spesies yang lebih kuat. 

Baca juga: Cara Membersihkan Spons Cuci Piring dan Berapa Lama Harus Menggantinya 

Variasi bakteri yang banyak 

Penelitian yang dipubilikasikan dalam jurnal Scientific Reports mempelajari DNA dan RNA dalam 14 sampel spons cuci piring untuk menemukan 362 variasi bakteri yang berbeda.

Terlebih lagi, bakteri terkonsentrasi, yakni dalam satu inci kubik ruang spons adalah rumah bagi 82 miliar bakteri. 

Baca juga: Cara Mencuci Spons Cuci Piring agar Tak Jadi Sarang Kuman

"Itu kepadatan bakteri yang sama yang dapat Anda temukan dalam sampel tinja manusia. Mungkin tidak ada tempat lain di bumi dengan kepadatan bakteri yang begitu tinggi," Markus Egert, ahli mikrobiologi di University of Furtwangen dan peneliti utama studi tersebut, mengatakan kepada The New York Times.

Hal yang lebih mengkhawatirkan adalah spons yang didisinfektan tidak membuatnya lebih baik daripada membiarkannya kotor.

Faktanya, para peneliti menemukan lebih banyak "bakteri yang berpotensi patogen" dalam spons cuci piring yang dibersihkan secara teratur. 

Baca juga: Ingat, Spons Cuci Piring Bisa Menampung Banyak Bakteri

“Diduga bakteri resisten bertahan dari proses sanitasi dan dengan cepat mengkolonisasi kembali relung atau ke dalam spons yang dilepaskan hingga mencapai kelimpahan yang sama seperti sebelum perawatan,” tulis tim tersebut.

Solusinya, kata Egert, adalah mengganti spons cuci piring atau dapur setiap minggu. Ini bukan alternatif terbaik ketika mempertimbangkan lingkungan, tetapi itu membuat Anda relatif lebih aman dari bakteri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.