Kucing Himalaya, Si Cantik Hasil Kawin Silang Persia dan Siam

Kompas.com - 27/11/2020, 06:49 WIB
Ilustrasi kucing himalaya. SHUTTERSTOCK/RIANA AMBARSARIIlustrasi kucing himalaya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beragam jenis kucing yang dapat menjadi peliharaan, salah satunya kucing himalaya atau yang lebih dikenal dengan Himmies.

Kucing Himalaya adalah hasil dari perkawinan kucing persia dan siam. Hasilnya adalah kucing himalaya uang cantik dengan bulu panjang dan halus seperti persia dan warna yang khas serta mata biru cerah seperti kucing siam.

Dilansir dari The Spruce Pets, Jumat (27/11/2020), kucing himalaya memiliki ukuran sedang hingga besar dengan tubuh gempal serta memiliki dada yang lebar dan tulang yang kokoh namun tidak terlalu gemuk.

Baca juga: Kenapa Kucing Kerap Menjulurkan Lidah Seperti Anjing?

 

Namun, meskipun memiliki ukuran yang besar, kucing himalaya dapat dianggap sebagai raksasa lembut dari dunia kucing.

Mereka sangat memuja perhatian dan kasih sayang dari pemiliknya. Kucing himalaya memiliki kepribadian yang manis dan hangat serta sangat menyenangkan.

Bulu yang panjang serta halus, membuat Himalaya harus diperhatikan denga ekstra. Kini kucing himalaya dihargai Rp 2 jutaan.

Sejarah kucing himalaya

Pada era 1920-an, peternak di seluruh dunia berusaha untuk menghasilkan kucing dengan paduan tubuh kucing persia dan siam. Kemudian, pada tahun 1935, dua peneliti medis dari Havard University mengawinkan silang jantan persia berkulit hitam dengan betina siam untuk mempelajari karakteristik genetik tertentu diwariskan.

Baca juga: Mirip dengan Macan Tutul, Kucing Savannah Dihargai Rp 350 Juta

 

Namun, tujuannya bukan untuk menciptakan jenis kucing baru. Setelah berhasil mengawinkan keduanya para peneliti mendapatkan kucing himalaya yang dinamai Debutante.

Perkembangbiakannya melambat selama Perang Dunia II, namun setelah perang, seorang peternak Amerika bernama Marguerita Goforth menciptakan kucing bertubuh persia pertama dengan warna seperti siam.

Pada tahun 1957, hibrida atau perkawinan silang ini secara resmi diakui oleh Cat Fanciers 'Association (CFA) dan American Cat Fanciers' Association.

Beberapa tahun kemudian, Asosiasi Peternak Kucing menggabungkan ras Himalaya dan Persia, karena tipe tubuh mereka yang serupa.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X