Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Israel Serang Rafah, Perundingan Gencatan Senjata di Gaza Bisa Terhambat

Kompas.com - 27/05/2024, 17:07 WIB
Albertus Adit

Penulis

Sumber AFP

DOHA, KOMPAS.com - Pasukan Israel kembali menyerang kamp pengungsi dekat Kota Rafah di Gaza selatan. Jika serangan terus berlanjut dikhawatirkan dapat menghambat perundungan gencatan senjata di Gaza.

Demikian diungkapkan mediator Qatar pada Senin (27/5/2024). Kementerian Luar Negeri Qatar juga menyuarakan kekhawatiran bahwa pemboman tersebut akan mempersulit upaya mediasi yang sedang berlangsung.

Serta dapat menghalangi tercapainya kesepakatan untuk gencatan senjata yang segera dan permanen serta pembebasan sandera.

Baca juga: 13 Negara Ini Desak Israel agar Menahan Diri dari Invasinya ke Rafah

DIkutip dari AFP, Qatar bersama Amerika Serikat dan Mesir, telah terlibat dalam pembicaraan berbulan-bulan yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza yang hancur.

Namun negosiasi di balik layar menemui jalan buntu awal bulan ini ketika Israel mengirim pasukan darat ke Kota Rafah.

Selain itu, Qatar yang menjadi tuan rumah kepemimpinan politik Hamas sejak 2012 dengan restu Amerika Serikat, mengutuk pemboman Israel sebagai pelanggaran berbahaya terhadap hukum internasional.

Kementerian luar negeri meminta komunitas internasional untuk segera bertindak guna mencegah Israel melaksanakan rencananya untuk mengusir paksa (warga Palestina) dari kota tersebut.

Arab Saudi mengatakan pihaknya mengutuk keras pembantaian berkelanjutan yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Saudi meminta komunitas internasional untuk segera melakukan intervensi guna menghentikan pembantaian yang dilakukan oleh militer Israel.

Kementerian Luar Negeri Kuwait juga mengecam serangan Israel terhadap kamp yang menampung pengungsi Palestina di dekat Rafah.

Dengan mengatakan bahwa serangan tersebut mengungkap kejahatan perang secara terang-terangan dan genosida yang belum pernah terjadi sebelumnya di seluruh dunia yang dilakukan Israel.

Baca juga: Tank Israel Terus Bergerak ke Rafah, Warga Sipil Kembali Mengungsi

Selain itu, Kerajaan Teluk menyerukan intervensi segera dan tegas oleh komunitas internasional.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com