Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Topan Remal Terjang Bangladesh, 10 Orang Tewas, 30.000 Rumah Hancur

Kompas.com - 27/05/2024, 15:23 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

Sumber AFP

DHAKA, KOMPAS.com - Topan Remal yang membawa angin kencang dan hujan deras menerjang wilayah pesisir Bangladesh pada Minggu (26/5/2024) malam.

Fenomena alam tersebut dilaporkan telah menewaskan 10 orang dan menyebabkan lebih dari 30.000 rumah hancur, serta puluhan ribu rumah lainnya rusak hingga Senin (27/5/2024).

“Mereka kebanyakan meninggal setelah tertimpa reruntuhan rumah atau tembok yang runtuh,” ujar Showkat Ali, Administrator Pemerintah Distrik Barisal, di mana tujuh orang meninggal.

Baca juga: Saat Bangladesh Liburkan Sekolah secara Nasional karena Gelombang Panas...

Tiga orang lainnya meninggal di distrik-distrik tetangga, beberapa di antaranya karena tenggelam.

Pada Senin siang, topan ini telah melemah menjadi badai, tetapi angin dan hujan masih menghantam pantai.

“Hujan lebat yang disebabkan oleh topan masih terus berlangsung, dan kecepatan angin juga tinggi,” tambah Ali, sebagaimana dikutip dari AFP.

Di distrik Khulan, dua orang dilaporkan tewas.

“Topan telah merusak lebih dari 123.000 rumah di distrik ini, dan di antaranya sekitar 31.000 rumah rusak total,” kata Administrator Pemerintah Distrik Khulan, Helal Mahmud.

Satu orang lagi meninggal di Distrik Chittagong.

"Lebih dari 40.000 orang masih berada di tempat penampungan akibat hujan lebat dan angin kencang,” kata Administrator Pemerintah Distrik Chittagong, Tofael Islam.

Sementara itu, Kepala Insinyur Dewan Elektrifikasi Pedesaan Bangladesh, Biswanath Sikder, menyebut aliran listrik terputus untuk lebih dari 12,5 juta orang.

Baca juga:

“Kami akan melanjutkan pasokan listrik setelah situasi topan membaik,” kata pemimpin perusahaan distribusi listrik terbesar yang dikelola negara di Bangladesh tersebut.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Biden dan Trump Sepakati Aturan Debat Pertama Pilpres AS 2024, Termasuk Tak Boleh Bawa Catatan

Biden dan Trump Sepakati Aturan Debat Pertama Pilpres AS 2024, Termasuk Tak Boleh Bawa Catatan

Global
1,5 Juta Jemaah Haji Serbu Padang Arafah untuk Wukuf di Tengah Cuaca Ekstrem

1,5 Juta Jemaah Haji Serbu Padang Arafah untuk Wukuf di Tengah Cuaca Ekstrem

Global
Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia yang Langgar Wilayah Udara

Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia yang Langgar Wilayah Udara

Global
Kamal Ismail, Arsitek yang Tolak Dibayar Usai Perluas Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Kamal Ismail, Arsitek yang Tolak Dibayar Usai Perluas Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Global
Penampilan Publik Perdana Kate Middleton sejak Didiagnosis Kanker

Penampilan Publik Perdana Kate Middleton sejak Didiagnosis Kanker

Global
Pejabat Hamas: Tak Ada yang Tahu Berapa Banyak Sandera Israel yang Masih Hidup

Pejabat Hamas: Tak Ada yang Tahu Berapa Banyak Sandera Israel yang Masih Hidup

Internasional
Tzav 9, Kelompok Warga Israel yang Rutin Blokir, Jarah, dan Bakar Bantuan untuk Gaza

Tzav 9, Kelompok Warga Israel yang Rutin Blokir, Jarah, dan Bakar Bantuan untuk Gaza

Global
Ukraina Serang Perbatasan, 5 Warga Rusia Tewas

Ukraina Serang Perbatasan, 5 Warga Rusia Tewas

Global
Korut Bangun Jalan dan Tembok di Zona Demiliterisasi

Korut Bangun Jalan dan Tembok di Zona Demiliterisasi

Global
Di Gaza Utara Bawang Sekilo Rp 1,1 Juta, Warga Pilih Makan Roti

Di Gaza Utara Bawang Sekilo Rp 1,1 Juta, Warga Pilih Makan Roti

Global
WHO: Pasien Flu Burung di Meksiko Meninggal karena Kondisi Lain

WHO: Pasien Flu Burung di Meksiko Meninggal karena Kondisi Lain

Global
Tak Terima Diremehkan, Wanita Ini Resign Lalu Kuliah Lagi, Kini Kembali Bekerja dengan Gaji 2 Kali Lipat

Tak Terima Diremehkan, Wanita Ini Resign Lalu Kuliah Lagi, Kini Kembali Bekerja dengan Gaji 2 Kali Lipat

Global
Rangkuman Hari Ke-842 Serangan Rusia ke Ukraina: Kiriman Paket Bantuan Militer Jerman | Ultimatum Putin Dibalas Zelensky

Rangkuman Hari Ke-842 Serangan Rusia ke Ukraina: Kiriman Paket Bantuan Militer Jerman | Ultimatum Putin Dibalas Zelensky

Global
1,5 Juta Lebih Jemaah Menuju Arafah untuk Prosesi Wukuf

1,5 Juta Lebih Jemaah Menuju Arafah untuk Prosesi Wukuf

Global
Militer AS Hancurkan Radar dan Drone Kapal Houthi

Militer AS Hancurkan Radar dan Drone Kapal Houthi

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com