Kompas.com - 08/08/2022, 10:20 WIB

BERN, KOMPAS.com - ALTE Liebe rostet nicht, sie trocknet aus. 

Peribahasa klasik dari Jerman yang berarti cinta sejati tidak pernah berkarat, hanya meranggas ini telah diyakini kebenarannya oleh banyak orang.

Tapi, itu tidak berlaku bagi Diana.

"Api cintaku kepada Raphael tak pernah padam, apalagi meranggas. Itu akan terus menyala, sampai kapan pun," ungkap perempuan asal Semarang itu kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Otoritas Swiss Bantu Percepat Pemulangan Jenazah Eril ke Indonesia

Padahal, rintangan cintanya selama ini menggunung.

Jarak belasan ribu kilometer antara Semarang dan Schopheim, Jerman jadi salah satunya.

Belum lagi, beberapa tahun ini ada pandemi Covid-19.

Namun, semua itu terasa tak ada apa-apanya lagi bagi Diana sejak tahun lalu.

Ini terjadi setelah dia menerima kabar Raphael meninggal di kamar tidurnya, ketika proses pengurusan dokumen pernikahan sedang diupayakan.

"Awalnya saya bingung, chat saya dibaca, namun tidak dibalas,“ kenang Diana.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.