Kompas.com - 10/12/2021, 09:31 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Jalan di depan Kedutaan Besar Arab Saudi di Amerika Serikat (AS) akan dinamai "Jalan Jamal Khashoggi".

Dewan kota Washington sepakat memilih nama itu untuk menghormati Jamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang diduga dibunuh oleh agen pemerintah.

Dewan memberikan suara suara bulat pada Selasa (7/12/2021) untuk secara simbolis memberi nama Jamal Khashoggi di ruas New Hampshire Avenue sepanjang 213 meter yang membentang antara kedutaan dan kompleks Watergate.

Baca juga: Akui Salah Tangkap, Perancis Bebaskan Tersangka Pembunuhan Jamal Khashoggi

“Melalui jurnalismenya, Jamal Khashoggi adalah seorang advokat tegas untuk demokrasi, hak asasi manusia, dan supremasi hukum,” kata laporan dewan tentang RUU tersebut.

"Dengan menamai jalan di depan Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi dengan Jamal Khashoggi, Distrik membuat peringatan untuk menghormatinya," imbuhnya dikutip dari AFP.

Jamal Khashoggi, kritikus vokal dari monarki Saudi, dibunuh dan dimutilasi di konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018, setelah bepergian ke sana dari Amerika Serikat untuk mengurus dokumen guna menikahi tunangannya dari Turki.

Pembunuhnya diduga adalah sekelompok pria yang terkait erat dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang dituduh oleh intelijen Barat memerintahkan pembunuhan itu.

Adapun Kedubes Arab Saudi tidak menanggapi permintaan untuk mengomentari penamaan jalan Jamal Khashoggi tersebut.

RUU dari dewan akan segera ditandatangani oleh Wali Kota Washington Muriel Bowser dan tidak mendapat keberatan di Kongres AS, yang meninjau semua undang-undang dari pemerintah ibu kota AS.

Pada 2018, Washington menamai sebuah jalan di luar Kedutaan Besar Rusia untuk menghormati kritikus terkemuka Vladimir Putin, Boris Nemtsov, yang dibunuh di Moskwa tiga tahun sebelumnya.

Baca juga: AS Bungkam soal Hukuman Putra Mahkota Arab Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Bawah “Apartheid” ala Taliban: Sebelumnya Saya Polisi Wanita, Sekarang Saya Mengemis di Jalan

Di Bawah “Apartheid” ala Taliban: Sebelumnya Saya Polisi Wanita, Sekarang Saya Mengemis di Jalan

Global
Siapa Taliban dan Apa Tujuannya?

Siapa Taliban dan Apa Tujuannya?

Internasional
Putin Promosi Senjata ke Sekutu: Semua Telah Diuji di Medan Pertempuran

Putin Promosi Senjata ke Sekutu: Semua Telah Diuji di Medan Pertempuran

Global
Nasib Pilu TKI di Pertanian Inggris, Dibebani Utang Tinggi oleh Broker

Nasib Pilu TKI di Pertanian Inggris, Dibebani Utang Tinggi oleh Broker

Global
Upaya Terakhir untuk Batalkan Hukuman Korupsi 1MDB Dimulai, Bisakah Najib Razak Bebas?

Upaya Terakhir untuk Batalkan Hukuman Korupsi 1MDB Dimulai, Bisakah Najib Razak Bebas?

Global
Korea Selatan Ungkap Paket Bantuan Skala Besar untuk Korea Utara jika Mau Denuklirisasi

Korea Selatan Ungkap Paket Bantuan Skala Besar untuk Korea Utara jika Mau Denuklirisasi

Global
Putin Diyakini Sadar Bikin Kesalahan Rusia Serang Ukraina, tapi Tak Akan Mengakuinya

Putin Diyakini Sadar Bikin Kesalahan Rusia Serang Ukraina, tapi Tak Akan Mengakuinya

Global
Cerita Band Voice of Baceprot: Bikin Lagu dari Pengalaman Pribadi hingga Konser di Eropa

Cerita Band Voice of Baceprot: Bikin Lagu dari Pengalaman Pribadi hingga Konser di Eropa

Global
Berkunjung ke Kuil Yasakuni, Menteri Jepang Bikin Marah China dan Korsel

Berkunjung ke Kuil Yasakuni, Menteri Jepang Bikin Marah China dan Korsel

Global
Aung San Suu Kyi Divonis 6 Tahun Penjara atas Kasus Korupsi

Aung San Suu Kyi Divonis 6 Tahun Penjara atas Kasus Korupsi

Global
Menengok Isi Banjiha, Apartemen Semi-Bawah Tanah di Seoul Korea Selatan seperti Film 'Parasite'

Menengok Isi Banjiha, Apartemen Semi-Bawah Tanah di Seoul Korea Selatan seperti Film "Parasite"

Global
Negara Maju di Amerika

Negara Maju di Amerika

Internasional
Negara Maju di Australia

Negara Maju di Australia

Internasional
Iran Tepis Punya Hubungan dengan Penikam Salman Rushdie, Ini yang Dikatakan

Iran Tepis Punya Hubungan dengan Penikam Salman Rushdie, Ini yang Dikatakan

Global
China Gelar Latihan Militer Lagi di Sekitar Taiwan Saat Anggota DPR AS Berkunjung

China Gelar Latihan Militer Lagi di Sekitar Taiwan Saat Anggota DPR AS Berkunjung

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.