Pemimpin Tertinggi Taliban Peringatkan Adanya Pembangkang dan Penyusup

Kompas.com - 08/11/2021, 09:00 WIB
Foto tak bertanggal yang dirilis Taliban pada 25 Mei 2016, menampilkan wajah komandan baru Mullah Haibatullah Akhundzada. Ia difoto di sebuah lokasi rahasia. TALIBAN via AFPFoto tak bertanggal yang dirilis Taliban pada 25 Mei 2016, menampilkan wajah komandan baru Mullah Haibatullah Akhundzada. Ia difoto di sebuah lokasi rahasia.

KABUL, KOMPAS.com – Pemimpin Tertinggi Taliban Haibatullah Akhundzada pada Kamis (4/11/2021) memperingatkan bahaya pembangkang dan penyusup dalam kelompoknya.

Saking seriusnya peringatan darinya, Akhundzada sampai mengeluarkan pernyataan publik tertulis, yang mana sangat jarang dia lakukan.

Dalam suratnya tersebut, dia mendesak para komandan Taliban membersihkan barisan mereka.

Baca juga: Taliban Tunjuk 44 Anggotanya Duduki Jabatan Kunci, Termasuk Gubernur dan Kepala Kepolisian

Dia mengatakan, semua pemimpin harus mengecek ke dalam barisan mereka dan melihat apakah ada entitas tak dikenal yang bekerja melawan kehendak pemerintah.

Jika ada, maka itu harus diberangus secepatnya sebagaimana dilansir AFP.

“Apa pun kesalahan yang terjadi, yang lebih senior akan bertanggung jawab atas konsekuensi dari tindakan di dunia ini dan di akhirat,” tulis Akhundzada.

Taliban kembali menguasai Afghanistan setelah menduduki Kabul menggulingkan pemerintah dukungan AS pada 15 Agustus.

Baca juga: Afghanistan: Pemimpin Taliban Peringatkan Adanya Penyusup dalam Kelompoknya

Setelah itu, Taliban mendeklarasikan berdirinya Emirat Islam Afghanistan yang baru.

Kini, Taliban memperluas barisan mereka secepatnya dengan merekrut mantan musuh, sekutu, dan siswa berusia muda.

Akhundzada juga meminta para komandan Taliban meluangkan waktu untuk duduk bersama para rekrutan baru.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fenoma Langka Salju Turun di Gurun Sahara Terjadi Lagi, Kelima Kalinya dalam 42 Tahun

Fenoma Langka Salju Turun di Gurun Sahara Terjadi Lagi, Kelima Kalinya dalam 42 Tahun

Global
Konflik Perbatasan Ukraina Makin Tegang, Rusia Pasang Pasukan Militer di Belarus

Konflik Perbatasan Ukraina Makin Tegang, Rusia Pasang Pasukan Militer di Belarus

Global
Darurat Kesehatan Covid-19 Harusnya Bisa Berakhir Tahun Ini, WHO Ungkap Masalahnya

Darurat Kesehatan Covid-19 Harusnya Bisa Berakhir Tahun Ini, WHO Ungkap Masalahnya

Global
Reaksi Media Asing soal Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia, Singgung Nama Nusantara hingga Ahok

Reaksi Media Asing soal Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia, Singgung Nama Nusantara hingga Ahok

Global
Viral Video Rusa Terekam Melompat Sangat Tinggi seperti “Melayang di Udara”

Viral Video Rusa Terekam Melompat Sangat Tinggi seperti “Melayang di Udara”

Global
Strategi Transisi Energi Pemerintah Indonesia Perlu Dipercepat

Strategi Transisi Energi Pemerintah Indonesia Perlu Dipercepat

Global
Inggris Larang Iklan Anak Makan Keju Sambil Menggantung Terbalik, Ini Alasannya

Inggris Larang Iklan Anak Makan Keju Sambil Menggantung Terbalik, Ini Alasannya

Global
Tanggapan Mendagri Malaysia Soal Nasib Rohana, Wanita Keturunan Indonesia yang Kesulitan Dapat Kewarganegaraan

Tanggapan Mendagri Malaysia Soal Nasib Rohana, Wanita Keturunan Indonesia yang Kesulitan Dapat Kewarganegaraan

Global
Ketika Mahasiswi Muslim di India Dilarang Masuk Kelas karena Pakai Hijab...

Ketika Mahasiswi Muslim di India Dilarang Masuk Kelas karena Pakai Hijab...

Global
FOTO: Penampakan Tonga Sebelum dan Setelah Letusan Gunung Berapi, Kini Tertutup Abu Tebal

FOTO: Penampakan Tonga Sebelum dan Setelah Letusan Gunung Berapi, Kini Tertutup Abu Tebal

Global
Hong Kong Akan Bunuh 2.000 Hewan Kecil, Termasuk Hamster dan Kelinci, karena Covid-19

Hong Kong Akan Bunuh 2.000 Hewan Kecil, Termasuk Hamster dan Kelinci, karena Covid-19

Global
Brasil Catatkan Rekor Baru Kasus Covid-19 Harian, Capai 137.000 Kasus

Brasil Catatkan Rekor Baru Kasus Covid-19 Harian, Capai 137.000 Kasus

Global
POPULER GLOBAL: TV Australia Putar Video YouTuber Indonesia Saat Beritakan Tsunami Tonga | Delegasi Indonesia Dilaporkan Kunjungi Israel

POPULER GLOBAL: TV Australia Putar Video YouTuber Indonesia Saat Beritakan Tsunami Tonga | Delegasi Indonesia Dilaporkan Kunjungi Israel

Global
Makan Sangat Banyak di All You Can Eat karena Tak Mau Rugi, Wanita Ini Berakhir di RS

Makan Sangat Banyak di All You Can Eat karena Tak Mau Rugi, Wanita Ini Berakhir di RS

Global
5 Bencana Kepunahan Massal di Bumi dalam 4,5 Miliar Tahun Sejarahnya

5 Bencana Kepunahan Massal di Bumi dalam 4,5 Miliar Tahun Sejarahnya

Internasional
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.