Kompas.com - 14/06/2021, 08:23 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato di depan pendukungnya di markas Partai Likud di Jerusalem, Rabu pagi (24/03/2021) menyikapi hasil pemilu Knesset Israel AFP/EMMANUEL DUNANDPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato di depan pendukungnya di markas Partai Likud di Jerusalem, Rabu pagi (24/03/2021) menyikapi hasil pemilu Knesset Israel

TEL AVIV, KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu resmi dilengserkan dalam pemilihan di Knesset atau parlemen, Minggu (13/6/2021).

Setelah 12 tahun berkuasa, Netanyahu harus menyerahkan kursi kepemimpinannya kepada mantan sekutu yang kini jadi rivalnya, Naftali Bennett.

Selama 10 tahun, dari periode 2009 sampai 2019, Netanyahu mendapatkan kemenangan meyakinkan dari sayap kiri dan tengah.

Baca juga: Resmi Dilengserkan sebagai PM Israel, Ini Serangan Benjamin Netanyahu

Namun, petaka mulai datang di 2019. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya seperti dilansir dari Vox.

Berawal dari penangguhan wajib militer untuk Yahudi ultra Ortodoks

Dalam pemilu 2019, partai Netanyahu, Likud, dan sekutunya di sayap kanan mendapatkan suara mayoritas di Knesset.

Nampaknya, mereka akan meneruskan kekuasaan mereka yang begitu langgeng hingga partai nasionalis sekular, Yisrael Beiteinu, menolak bergabung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Partai yang dipimpin Avigdor Lieberman itu tidak setuju pengecualian wajib militer bagi Yahudi ultra Ortodoks.

Ketidaksetujuan Yisrael Beiteinu tersebut membuat Benjamin Netanyahu tidak bisa membentuk pemerintahan.

Baca juga: Benjamin Netanyahu Resmi Dilengserkan dari Kursi PM Israel, Ini Penggantinya

Hingga akhirnya, Israel kembali memasuki pemilu kedua di September 2019. Saat itulah, muncul dugaan Netanyahu melakukan penyalahgunaan kekuasaan.

Sebelum 2009, PM Israel yang akrab disapa Bibi itu sempat menjabat sebagai orang nomor satu pada 1996 sampai 1999.

Halaman:

Sumber Vox
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Foto Pejabat Filipina Lebih Besar dari Peraih Emas Olimpiade, Apakah Asli?

Viral Foto Pejabat Filipina Lebih Besar dari Peraih Emas Olimpiade, Apakah Asli?

Global
Investigasi Partai Republik AS Coba Buktikan Covid-19 Berasal dari Kebocoran Lab Wuhan

Investigasi Partai Republik AS Coba Buktikan Covid-19 Berasal dari Kebocoran Lab Wuhan

Global
Lamont Jacobs, 'One of Fastest Man Alive', Peraih Emas 100 Meter Putra Olimpiade

Lamont Jacobs, "One of Fastest Man Alive", Peraih Emas 100 Meter Putra Olimpiade

Global
Yulimar Rojas, Peraih Medali Emas Wanita Pertama Venezuela, Berterima Kasih pada Facebook

Yulimar Rojas, Peraih Medali Emas Wanita Pertama Venezuela, Berterima Kasih pada Facebook

Global
Kronologi Atlet Belarus Dilindungi Jepang Saat Dipaksa Pulang dari Olimpiade Tokyo

Kronologi Atlet Belarus Dilindungi Jepang Saat Dipaksa Pulang dari Olimpiade Tokyo

Global
Dolly Parton Investasikan Royalti Lagu Whitney Houston untuk Komunitas Kulit Hitam

Dolly Parton Investasikan Royalti Lagu Whitney Houston untuk Komunitas Kulit Hitam

Global
Dr Anthony Fauci: AS Tak Mungkin Kembali Terapkan Lockdown

Dr Anthony Fauci: AS Tak Mungkin Kembali Terapkan Lockdown

Global
Kebakaran 2 Hutan Besar di Yunani, Suhu Capai 45 Derajat Celsius

Kebakaran 2 Hutan Besar di Yunani, Suhu Capai 45 Derajat Celsius

Global
4 Fakta Unik Badminton, Olahraga Raket Tercepat di Dunia

4 Fakta Unik Badminton, Olahraga Raket Tercepat di Dunia

Global
Mengapa Badminton Lebih Populer di Negara Asia dibanding Eropa?

Mengapa Badminton Lebih Populer di Negara Asia dibanding Eropa?

Global
UPDATE Banjir China: 302 Orang Tewas, 50 Hilang

UPDATE Banjir China: 302 Orang Tewas, 50 Hilang

Global
Ketika Persembunyian Osama bin Laden Terungkap dari Baju yang Dijemur Istrinya

Ketika Persembunyian Osama bin Laden Terungkap dari Baju yang Dijemur Istrinya

Global
Jepang Lindungi Atlet Belarus Setelah Diusir Tim Olimpiadenya, Negara Lain Tawarkan Suaka

Jepang Lindungi Atlet Belarus Setelah Diusir Tim Olimpiadenya, Negara Lain Tawarkan Suaka

Global
Profil Pemimpin Dunia: Angela Merkel, Kanselir Jerman

Profil Pemimpin Dunia: Angela Merkel, Kanselir Jerman

Global
Di Balik Sosok Bengisnya, Inilah 4 Fakta Unik Adolf Hitler

Di Balik Sosok Bengisnya, Inilah 4 Fakta Unik Adolf Hitler

Global
komentar
Close Ads X