Kompas.com - 14/06/2021, 08:00 WIB
Militan dengan penutup wajah dari Brigade Izzedine al-Qassam, sayap militer Hamas, berbaris di sepanjang jalan kamp pengungsi Nusseirat, Jalur Gaza tengah, Jumat, 28 Mei 2021. AP PHOTO/ADEL HANAMilitan dengan penutup wajah dari Brigade Izzedine al-Qassam, sayap militer Hamas, berbaris di sepanjang jalan kamp pengungsi Nusseirat, Jalur Gaza tengah, Jumat, 28 Mei 2021.

GAZA CITY, KOMPAS.com – Penguasa Gaza, Hamas, menyatakan akan tetap menghadapi pemerintah Israel yang baru.

Pada Minggu (13/6/2021), Naftali Bennett menjadi Perdana Menteri Israel yang baru setelah parlemen alias Knesset menggulingkan Benjamin Netanyahu dan membentuk pemerintahan baru.

Baca juga: Benjamin Netanyahu Resmi Dilengserkan dari Kursi PM Israel, Ini Penggantinya

Knesset yang beranggotakan 120 orang memilih Bennet sebagai Perdana Menteri Israel yang baru dengan selisih suara yang sangat tipis, 60 berbanding 59 suara.

Juru bicara Hamas Fawzi Barhoum, menyatakan bahwa setiap pemerintah Israel adalah entitas penjajah sebagaimana dilansir Associated Press.

Barhoum menuturkan, penjajah harus dilawan dengan segala bentuk perlawanan, terutama perlawanan bersenjata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bulan lalu, Hamas dan Israel saling jual-beli serangan selama 11 hari.

Baca juga: Naftali Bennet Jadi Perdana Menteri Israel Baru, Joe Biden Ucapkan Selamat

Kedua belah pihak telah bertempur secara total sebanyak empat kali sejak Hamas menguasai Gaza pada 2007.

Terlepas dari permusuhan mereka, kedua belah pihak telah melakukan pembicaraan tidak langsung yang akhirnya melahirkan gencatan senjata.

Barhoum mengatakan, perilaku pemerintah Israel lapangan akan menentukan cara dan aksi Hamas di lapangan.

Bennett mengambil alih kepemimpinan pemerintah Israel yang setelah didukung oleh koalisi delapan partai yang disatukan oleh Yair Lapid.

Baca juga: Profil Naftali Bennet, Perdana Menteri Israel yang Baru, Kerap Serukan Caplok Tepi Barat

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bingung Penerbangannya Batal, Wanita Florida Ini Membeli Lotre dan Menang 1 Juta Dollar AS

Bingung Penerbangannya Batal, Wanita Florida Ini Membeli Lotre dan Menang 1 Juta Dollar AS

Global
Ketegangan Meningkat, Israel Lancarkan Serangan Udara ke Lebanon

Ketegangan Meningkat, Israel Lancarkan Serangan Udara ke Lebanon

Global
Di Tengah Lonjakan Covid-19 Varian Delta, Penjualan Tiket Konser di AS Pecahkan Rekor Tertinggi

Di Tengah Lonjakan Covid-19 Varian Delta, Penjualan Tiket Konser di AS Pecahkan Rekor Tertinggi

Global
Menakar Strategi China Tangani Pandemi Covid-19 saat Varian Delta Merebak

Menakar Strategi China Tangani Pandemi Covid-19 saat Varian Delta Merebak

Global
Ulang Tahun Ke-40, Meghan Markle Menginisiasi Hal Baru Bertema '40', Apa Itu?

Ulang Tahun Ke-40, Meghan Markle Menginisiasi Hal Baru Bertema "40", Apa Itu?

Global
CDC: Varian Delta Menyumbang 93 Persen dari Semua Infeksi Covid-19 di AS

CDC: Varian Delta Menyumbang 93 Persen dari Semua Infeksi Covid-19 di AS

Global
Kisah Gabby Thomas, Lulusan Harvard dan Calon Epidemolog yang Sabet Medali Olimpiade

Kisah Gabby Thomas, Lulusan Harvard dan Calon Epidemolog yang Sabet Medali Olimpiade

Global
AS Berencana Izinkan Orang Asing Yang Sudah Divaksin Penuh Masuk Negaranya

AS Berencana Izinkan Orang Asing Yang Sudah Divaksin Penuh Masuk Negaranya

Global
FBI Ungkap Identitas Penyerang di Pentagon, Motifnya Masih Belum Jelas

FBI Ungkap Identitas Penyerang di Pentagon, Motifnya Masih Belum Jelas

Global
AS Berpotensi Jual Senjata Lagi ke Taiwan, Nilainya Capai Rp 10 Triliun

AS Berpotensi Jual Senjata Lagi ke Taiwan, Nilainya Capai Rp 10 Triliun

Global
POPULER GLOBAL: Atlet Australia Hancurkan Kasur Kardus Olympic Village Sebelum Pulang | Pevoli Brasil Pakai Masker Saat Laga

POPULER GLOBAL: Atlet Australia Hancurkan Kasur Kardus Olympic Village Sebelum Pulang | Pevoli Brasil Pakai Masker Saat Laga

Global
Perempuan Berdaya: Helene de Pourtales, Wanita Pertama yang Mendapatkan Medali Emas Olimpiade

Perempuan Berdaya: Helene de Pourtales, Wanita Pertama yang Mendapatkan Medali Emas Olimpiade

Internasional
Bakal Diselidiki soal Penyalahgunaan Jabatan, Presiden Brasil Klaim Negaranya Diserang

Bakal Diselidiki soal Penyalahgunaan Jabatan, Presiden Brasil Klaim Negaranya Diserang

Global
Jepang Batasi Perawatan Rumah Sakit, Pasien Covid-19 Diminta Isolasi di Rumah

Jepang Batasi Perawatan Rumah Sakit, Pasien Covid-19 Diminta Isolasi di Rumah

Global
Perketat Pembatasan Covid-19, Aparat Singapura Bisa Sampai Masuk ke Rumah Warga Tanpa Surat Perintah

Perketat Pembatasan Covid-19, Aparat Singapura Bisa Sampai Masuk ke Rumah Warga Tanpa Surat Perintah

Global
komentar
Close Ads X