"Beri Kami 10 Menit", Detik-detik Menegangkan Sebelum Israel Ledakkan Gedung Al Jazeera

Kompas.com - 16/05/2021, 07:51 WIB
Serangan udara Israel meledakkan gedung yang dihuni kantor berita internasional termasuk Al Jazeera dan Associated Press pada Sabtu (15/5/2021) di Gaza. POOL PHOTO/MAHMUD HAMS via APSerangan udara Israel meledakkan gedung yang dihuni kantor berita internasional termasuk Al Jazeera dan Associated Press pada Sabtu (15/5/2021) di Gaza.

GAZA, KOMPAS.com - Sejumlah penghuni Jala Tower yang merupakan gedung Al Jazeera dan kantor berita Associated Press (AP), menceritakan detik-detik menegangkan evakuasi sebelum bangunan itu diledakkan Israel.

Youma Al Sayed contohnya, yang hanya memiliki waktu kurang dari satu jam untuk sampai ke tempat aman.

Namun hanya ada satu lift yang berfungsi di Jala Tower, gedung 13 lantai (ada juga yang menyebut 11 lantai) di Gaza yang menampung sekitar 60 apartemen hunian dan sejumlah kantor.

Baca juga: Serangan Udara Israel Ledakkan Kantor Media Al Jazeera dan AP di Gaza


Al Sayed yang merupakan jurnalis lepas Palestina lalu bergegas ke tangga.

"Kami membiarkan lift untuk orangtua dan anak-anak agar dievakuasi. Dan siapa pun yang bisa membantu anak-anak agar menurunkan mereka."

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya sendiri membantu dua anak penghuni di sana dan saya membawa mereka ke bawah - semua orang berlari cepat," terangnya dikutip dari Al Jazeera pada Sabtu (15/5/2021) setelah gedung Al Jazeera meledak.

Pukul 15.12 sore waktu setempat serangan pertama Israel datang, dan lima menit kemudian Jala Tower sudah rata dengan tanah setelah dihantam tiga rudal. Belum ada laporan tentang korban jiwa.

Tambahan waktu ditolak

Bola api hasil ledakan kantor media Al Jazeera dan Associated Press di Gaza, setelah serangan udara Israel pada Sabtu (15/5/2021). Serangan itu dilakukan Israel setelah memberi waktu satu jam bagi penghuni gedung untuk mengevakuasi diri.POOL PHOTO/MAHMUD HAMS via AP Bola api hasil ledakan kantor media Al Jazeera dan Associated Press di Gaza, setelah serangan udara Israel pada Sabtu (15/5/2021). Serangan itu dilakukan Israel setelah memberi waktu satu jam bagi penghuni gedung untuk mengevakuasi diri.
Beberapa saat sebelumnya tentara Israel yang telah membombardir Gaza selama enam hari beruntun, memperingatkan melalui telepon bahwa penghuni hanya memiliki waktu satu jam untuk mengosongkan gedung sebelum diserang jet tempur.

"Beri saya waktu 15 menit," seorang jurnalis AP memohon di telepon ke petugas intel Israel di telepon.

"Kami punya banyak peralatan, termasuk kamera, dan lain-lain. Saya bisa mengeluarkan semuanya," imbuhnya dari luar gedung.

Baca juga: Kemarahan Al Jazeera Usai Kantornya Diledakkan Israel di Gaza

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Adelin Lis dan Rentetan Koruptor Indonesia Lari ke Singapura, Kenapa?

Kasus Adelin Lis dan Rentetan Koruptor Indonesia Lari ke Singapura, Kenapa?

Global
Galeri Seni China Dihujat karena Pajang Video Ranking Kecantikan Wanita

Galeri Seni China Dihujat karena Pajang Video Ranking Kecantikan Wanita

Global
Hezbollah Sebut Presiden Terpilih Iran Ebrahim Raisi sebagai Pelindung

Hezbollah Sebut Presiden Terpilih Iran Ebrahim Raisi sebagai Pelindung

Global
Pangeran Charles Dipastikan Tidak Akan Membiarkan Putra Harry dan Meghan Jadi Pangeran

Pangeran Charles Dipastikan Tidak Akan Membiarkan Putra Harry dan Meghan Jadi Pangeran

Global
Alasan Presiden Terpilih Iran Ebrahim Raisi Disebut Sang Jagal oleh Barat

Alasan Presiden Terpilih Iran Ebrahim Raisi Disebut Sang Jagal oleh Barat

Global
Kecanduan Olahraga, Tubuh Gadis Ini Jadi Kurus Kering dan Hampir Meninggal

Kecanduan Olahraga, Tubuh Gadis Ini Jadi Kurus Kering dan Hampir Meninggal

Global
Salah Pakai Lem Super Sebagai Obat Mata, Wanita Ini Menutup Rekat Matanya

Salah Pakai Lem Super Sebagai Obat Mata, Wanita Ini Menutup Rekat Matanya

Global
Sudah Lengser, Netanyahu Masih Tinggal di Rumah Dinas PM Israel

Sudah Lengser, Netanyahu Masih Tinggal di Rumah Dinas PM Israel

Global
Diterkam Hyena, Wajah Bocah 9 Tahun Hancur dan Akan Dioperasi Plastik

Diterkam Hyena, Wajah Bocah 9 Tahun Hancur dan Akan Dioperasi Plastik

Global
Israel Sebut Presiden Terpilih Iran sebagai Jagal Teheran

Israel Sebut Presiden Terpilih Iran sebagai Jagal Teheran

Global
Dilarang Masuk Venue, Penggemar Foo Fighters yang Belum Vaksin Protes

Dilarang Masuk Venue, Penggemar Foo Fighters yang Belum Vaksin Protes

Global
“Telinga Peri” ala Legolas Kini Jadi Tren Operasi Plastik Baru di China

“Telinga Peri” ala Legolas Kini Jadi Tren Operasi Plastik Baru di China

Global
Olimpiade Tokyo Bagikan Banyak Kondom pada Atlet, Tapi Tak Boleh Dipakai

Olimpiade Tokyo Bagikan Banyak Kondom pada Atlet, Tapi Tak Boleh Dipakai

Global
Israel: Palestina Tahu Vaksinnya Hampir Kedaluwarsa dan Mau Menerima

Israel: Palestina Tahu Vaksinnya Hampir Kedaluwarsa dan Mau Menerima

Global
Indonesia Promosikan Pakaian dan Furnitur Ramah Lingkungan di Belgia

Indonesia Promosikan Pakaian dan Furnitur Ramah Lingkungan di Belgia

Global
komentar
Close Ads X