Konflik Memanas, Palestina dan Israel Saling Balas Serangan di Udara dan Laut

Kompas.com - 16/05/2021, 03:18 WIB
Asap membubung menyusul serangan udara Israel di Gaza City, pada 14 Mei 2021. Pada Jumat pagi, militer Israel menyatakan pasukan darat dan udara menyerbu Gaza, sebelum kemudian mengklarifikasi ucapannya. AP PHOTO/Khalil HamraAsap membubung menyusul serangan udara Israel di Gaza City, pada 14 Mei 2021. Pada Jumat pagi, militer Israel menyatakan pasukan darat dan udara menyerbu Gaza, sebelum kemudian mengklarifikasi ucapannya.

GAZA, KOMPAS.com - Pesawat-pesawat Israel melancarkan serangan udara di Gaza, pada Sabtu (15/5/2021) pagi dan kelompok militan Hamas melakukan balasan dengan menembakkan roket ke Israel.

Baku hantam itu terjadi pada hari ke-5 pertempuran antara Palestina dan Israel, sementara beberapa diplomat AS dan Arab berupaya mengakhiri aksi kekerasan tersebut.

Petugas medis Palestina menyatakan sedikitnya 4 orang tewas dalam salah satu dari beberapa serangan udara di utara Gaza, seperti yang dilansir dari VOA Indonesia pada Sabtu (15/5/2021). 

Baca juga: Ini Senjata-senjata yang Dipakai Israel Gempur Jalur Gaza

Penduduk mengungkapkan kapal-kapal angkatan laut Israel menembakkan peluru dari Laut Mediterania, meski tidak ada yang menghantam jalur tersebut.

Kementerian Urusan Agama Palestina menyatakan pesawat-pesawat Israel menghancurkan sebuah masjid. Seorang juru bicara militer menyampaikan tentara sedang memeriksa laporan itu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terdengar bunyi sirene dari dua kota besar di selatan Israel yang memperingatkan akan adanya tembakan dari Gaza. Hamas mengaku bertanggung jawab atas peluncuran sejumlah roket.

Baca juga: PM Israel Sebut Gempuran Terparah ke Gaza Belum Selesai

Belum ada tanda pertempuran Palestina dan Israel akan berakhir, sementara korban terus berjatuhan di sejumlah lokasi.

Palestina melaporkan 11 orang tewas di Tepi Barat di tengah bentrokan antara pengunjuk rasa dan pasukan keamanan Israel.

Pejabat medis Palestina menyatakan sedikitnya 132 orang tewas di Gaza sejak Senin lalu (10/5/2021), termasuk 32 anak-anak dan 21 perempuan, serta 950 lainnya terluka.

Hamas menyatakan seorang perempuan dan anak laki-laki termasuk di antara 4 korban yang tewas dalam serangan udara Israel yang menghantam sebuah rumah milik keluarga Abu Hattab di kamp pengungsi Pantai Kota Gaza.

Baca juga: Bisakah Pasukan Perdamaian PBB Langsung Terjun ke Gaza? Tak Semudah Itu...

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Makin Canggih, Kini Punya Laser untuk Tembak Jatuh Drone

Israel Makin Canggih, Kini Punya Laser untuk Tembak Jatuh Drone

Global
Puluhan Anjing Diselamatkan Aktivis Sebelum Jadi Hidangan di Festival Daging Anjing di China

Puluhan Anjing Diselamatkan Aktivis Sebelum Jadi Hidangan di Festival Daging Anjing di China

Global
Pemimpin Junta Militer Myanmar ke Luar Negeri untuk Kedua Kalinya Pasca-KTT

Pemimpin Junta Militer Myanmar ke Luar Negeri untuk Kedua Kalinya Pasca-KTT

Global
Terkait Nuklir, PM Baru Israel Sebut Presiden Baru Iran Algojo Brutal

Terkait Nuklir, PM Baru Israel Sebut Presiden Baru Iran Algojo Brutal

Global
Viral, Video Guru Telepon Satu-satu Muridnya karena Hanya 10 yang Masuk Kelas Online

Viral, Video Guru Telepon Satu-satu Muridnya karena Hanya 10 yang Masuk Kelas Online

Global
Sama-sama Disegani, Inilah Perbandingan Pasukan Khusus Iran dan Israel

Sama-sama Disegani, Inilah Perbandingan Pasukan Khusus Iran dan Israel

Global
Covid-19 Indonesia Tembus 2 Juta Kasus, Beritanya Populer di Media Asing

Covid-19 Indonesia Tembus 2 Juta Kasus, Beritanya Populer di Media Asing

Global
Gajah di Thailand Jebol Tembok Dapur Rumah Orang dan Curi Sekantong Beras

Gajah di Thailand Jebol Tembok Dapur Rumah Orang dan Curi Sekantong Beras

Global
Inspirasi Energi: Peluang dan Tantangan Menuju Nol Emisi Karbon

Inspirasi Energi: Peluang dan Tantangan Menuju Nol Emisi Karbon

Internasional
Parlemen Swedia Loloskan Mosi Tidak Percaya terhadap PM Stefan Lofven

Parlemen Swedia Loloskan Mosi Tidak Percaya terhadap PM Stefan Lofven

Global
Pacar Selingkuh dengan Kakek, Pria Ini Kaget Anaknya Ternyata adalah Pamannya

Pacar Selingkuh dengan Kakek, Pria Ini Kaget Anaknya Ternyata adalah Pamannya

Global
Angelina Jolie Kunjungi Pengungsi Korban Konflik Mali di Burkina Faso

Angelina Jolie Kunjungi Pengungsi Korban Konflik Mali di Burkina Faso

Global
China Klaim Sudah Beri Satu Miliar Dosis Vaksin Covid-19 pada Warganya

China Klaim Sudah Beri Satu Miliar Dosis Vaksin Covid-19 pada Warganya

Global
 Laboratorium Wuhan Jadi Kandidat Penghargaan Sains untuk Penelitian Covid-19

Laboratorium Wuhan Jadi Kandidat Penghargaan Sains untuk Penelitian Covid-19

Global
Asisten Profesor di Jerman Ditangkap, Diduga Jadi Mata-mata Rusia

Asisten Profesor di Jerman Ditangkap, Diduga Jadi Mata-mata Rusia

Global
komentar
Close Ads X