Kompas.com - 05/03/2021, 18:42 WIB
Tangkapan layar dari video tak bertanggal di lokasi yang tak diketahui, menunjukkan Putri Latifa binti Mohammed Al Maktoum berbicara di depan kamera ponsel. Komisi HAM PBB pada Rabu (17/2/2021) berkata, akan menyelidiki kasus ini karena Sheikha Latifa mengaku disekap keluarganya sendiri. #FREELATIFA CAMPAIGN - TIINA JAUHIAINEN/DAVID HAIGH via APTangkapan layar dari video tak bertanggal di lokasi yang tak diketahui, menunjukkan Putri Latifa binti Mohammed Al Maktoum berbicara di depan kamera ponsel. Komisi HAM PBB pada Rabu (17/2/2021) berkata, akan menyelidiki kasus ini karena Sheikha Latifa mengaku disekap keluarganya sendiri.

DUBAI, KOMPAS.com - PBB pada Jumat (5/3/2021) mengatakan, mereka belum mendapat bukti dari Uni Emirat Arab (UEA) bahwa Putri Sheikha Latifa masih hidup.

Sudah dua minggu lamanya PBB menanti kiriman bukti dari UEA, setelah beredar video Putri Latifa disekap keluarganya sendiri.

Badan HAM PBB meminta bukti putri penguasa Dubai Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum itu masih hidup, setelah BBC menayangkan video yang direkam oleh Putri Latifa.

Baca juga: PBB Minta Kerajaan Dubai Buktikan Putri Latifa Masih Hidup

Di video tersebut, ia mengaku telah disekap dan khawatir nyawanya terancam.

Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum sendiri adalah Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA, di mana Dubai adalah salah satu dari tujuh emirat.

Putrinya yang berusia 35 tahun tidak pernah terlihat di muka publik sejak gagal kabur dari UEA pada Maret 2018.

Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk HAM (OHCHR) sudah berbicara dengan misi diplomatik UEA di Jenewa.

Baca juga: Keluarga Kerajaan Dubai Sebut Putri Latifa Berada dalam Perawatan yang Baik di Rumah

"Kami telah berdiskusi dengan perwakilan pemerintah UEA di sini di Jenewa, tetapi saya tidak punya kemajuan khusus untuk dilaporkan," kata juru bicara OHCHR Rupert Colville kepada wartawan, Jumat (5/3/2021).

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Makhluk Mitologi Populer dari Zaman Kuno

6 Makhluk Mitologi Populer dari Zaman Kuno

Internasional
Melihat Kegiatan Ramadhan di Amerika, dari Tadarus Virtual hingga Vaksinasi Covid-19

Melihat Kegiatan Ramadhan di Amerika, dari Tadarus Virtual hingga Vaksinasi Covid-19

Global
Konflik dengan Ukraina Makin Panas, Rusia Batasi Pelayaran di Laut Hitam

Konflik dengan Ukraina Makin Panas, Rusia Batasi Pelayaran di Laut Hitam

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Mohammed Reza Shah Pahlavi, Raja Terakhir Iran yang Runtuh karena Pemberontakan

[Biografi Tokoh Dunia] Mohammed Reza Shah Pahlavi, Raja Terakhir Iran yang Runtuh karena Pemberontakan

Internasional
Tiap 10 Jam, FBI Buka Investigasi Baru Terkait Pemerintah China

Tiap 10 Jam, FBI Buka Investigasi Baru Terkait Pemerintah China

Global
Takut Kecoak, Istri Minta Pindah 18 Kali dalam 3 Tahun, Suami Tak Tahan dan Minta Cerai

Takut Kecoak, Istri Minta Pindah 18 Kali dalam 3 Tahun, Suami Tak Tahan dan Minta Cerai

Global
Video Viral Bos Dipukuli Karyawati dengan Tongkat Pel karena Chat Mesum, Akhirnya Dipecat

Video Viral Bos Dipukuli Karyawati dengan Tongkat Pel karena Chat Mesum, Akhirnya Dipecat

Global
Serius Rapat via Zoom, Anggota Parlemen Kanada Ketahuan Telanjang

Serius Rapat via Zoom, Anggota Parlemen Kanada Ketahuan Telanjang

Global
Junta Myanmar Bobol Kotak Amal Masjid dan Tembak Mati 2 Warga Sipil

Junta Myanmar Bobol Kotak Amal Masjid dan Tembak Mati 2 Warga Sipil

Global
Seorang Pria Nonton Film Porno, Kaget Pemerannya Ternyata Pacar Sendiri

Seorang Pria Nonton Film Porno, Kaget Pemerannya Ternyata Pacar Sendiri

Global
Perawat Brasil Bentuk 'Genggaman Palsu' untuk Tenangkan Pasien Covid-19

Perawat Brasil Bentuk "Genggaman Palsu" untuk Tenangkan Pasien Covid-19

Global
Cegah Kapal Perang Asing Masuk Ukraina, Rusia Tutup Selat Kerch

Cegah Kapal Perang Asing Masuk Ukraina, Rusia Tutup Selat Kerch

Global
Iran Klaim Mampu Perkaya Uranium Hingga 60 Persen

Iran Klaim Mampu Perkaya Uranium Hingga 60 Persen

Global
Pasangan Ini Pindah Rumah Sampai 18 Kali karena Istri Takut Kecoak

Pasangan Ini Pindah Rumah Sampai 18 Kali karena Istri Takut Kecoak

Global
China Jebloskan Bos Besar Media Hong Kong Jimmy Lai ke Penjara 12 Bulan

China Jebloskan Bos Besar Media Hong Kong Jimmy Lai ke Penjara 12 Bulan

Global
komentar
Close Ads X