Para Tokoh di AS Ramai-ramai Minta MBS Dihukum atas Pembunuhan Khashoggi

Kompas.com - 28/02/2021, 10:48 WIB
Direktur intelijen nasional AS merilis laporan yang memberatkanPutra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (kanan) atas pembunuhan brutal terhadap jurnalis pembangkang Jamal Khashoggi (kiri) pada Oktober 2018. AFP PHOTO/MOHAMMED AL-SHAIKHDirektur intelijen nasional AS merilis laporan yang memberatkanPutra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (kanan) atas pembunuhan brutal terhadap jurnalis pembangkang Jamal Khashoggi (kiri) pada Oktober 2018.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) mendapat seruan agar dirinya dihukum atas kematian kolumnis The Washington Post Jamal Khashoggi pada 2018.

Seruan itu muncul setelah intelijen Amerika Serikat (AS) merilis laporan yang menyebut bahwa MBS menyetujui pembunuhan Khashoggi.

Laporan yang dirilis pada Jumat (26/2/2021) tersebut menyebut bahwa MBS telah menyetujui operasi untuk membunuh Khashoggi di konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki.

Ketika laporan tersebut dirilis, Kementerian Luar Negeri AS juga mengeluarkan larangan visa untuk 76 warga Arab Saudi.

Namun sejauh ini belum ada sanksi langsung yang diberikan kepada MBS yang diumumkan oleh AS sebagaimana dilansir dari NPR, Minggu (27/2/2021).

Baca juga: Kenapa Keterlibatan Putra Mahkota dalam Pembunuhan Khashoggi Disebut Bisa Guncang Arab Saudi?

Kepala Komite Intelijen DPR AS Adam Schiff menulis di Twitter bahwa Presiden AS Joe Biden harus memberikan sanksi kepada dalang pembunuhan Khashoggi.

"Putra Mahkota berlumuran darah. Darah warga Amerika dan jurnalis. Kita harus memiliki akuntabilitas," tulis Schiff di Twitter pada Jumat.

Dia juga mengatakan kepada CNN bahwa Biden harus "menghindari" sang putra mahkota.

Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS Robert Menendez menyebut, perilisan laporan itu sebagai langkah pertama yang tepat.

Dia juga mengharapkan tindakan konkret terhadap dalang pembunuhan Khashoggi untuk perannya dalam pembunuhan tersebut.

Baca juga: Reaksi Dunia: Laporan Intelijen AS Soal Pembunuhan Khashoggi dan Peran Putra Mahkota Arab Saudi

Halaman:

Video Pilihan

Sumber NPR
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemilu Lebanon: Hizbullah Gagal Kuasai Parlemen, Dukungan ke Kelompok Reformis Melonjak

Pemilu Lebanon: Hizbullah Gagal Kuasai Parlemen, Dukungan ke Kelompok Reformis Melonjak

Global
Thomas Cup: Bagaimana Tim Badminton India yang Tidak Diunggulkan Bisa Menjadi Juara?

Thomas Cup: Bagaimana Tim Badminton India yang Tidak Diunggulkan Bisa Menjadi Juara?

Global
Jalur Narkoba Bawah Tanah dari Meksiko ke AS Ditemukan, 'Canggih' dengan Sistem Rel dan Listrik

Jalur Narkoba Bawah Tanah dari Meksiko ke AS Ditemukan, "Canggih" dengan Sistem Rel dan Listrik

Global
Cerita “Situasi Hidup atau Mati” dari Penumpang yang Mendaratkan Pesawat Tanpa Pengalaman Terbang

Cerita “Situasi Hidup atau Mati” dari Penumpang yang Mendaratkan Pesawat Tanpa Pengalaman Terbang

Global
Kenapa Beberapa Orang Tak Segan Menonton Film Porno di Tempat Umum, Ini 3 Alasannya

Kenapa Beberapa Orang Tak Segan Menonton Film Porno di Tempat Umum, Ini 3 Alasannya

Global
Terungkap Motif Pelaku Penembakan Massal di Gereja AS: Punya “Kebencian Terhadap Taiwan”

Terungkap Motif Pelaku Penembakan Massal di Gereja AS: Punya “Kebencian Terhadap Taiwan”

Global
AS Peringatkan Agar Bisnis Tak Pekerjakan Pekerja IT dari Korea Utara

AS Peringatkan Agar Bisnis Tak Pekerjakan Pekerja IT dari Korea Utara

Global
Diboikot Negara Barat, Ekspor Minyak Rusia ke India Melonjak, Naik Jadi Pemasok Terbesar Keempat

Diboikot Negara Barat, Ekspor Minyak Rusia ke India Melonjak, Naik Jadi Pemasok Terbesar Keempat

Global
Warga Jepang dan Korsel Patuh Pakai Masker Meski Covid-19 Kian Mereda

Warga Jepang dan Korsel Patuh Pakai Masker Meski Covid-19 Kian Mereda

Global
AS Sukses Uji Coba Senjata Hipersonik 'Lima Kali Kecepatan Suara'

AS Sukses Uji Coba Senjata Hipersonik 'Lima Kali Kecepatan Suara'

Global
PM Estonia ke Para Pemimpin Dunia: Setop Telepon Putin Biar Rasakan Isolasi Sesungguhnya

PM Estonia ke Para Pemimpin Dunia: Setop Telepon Putin Biar Rasakan Isolasi Sesungguhnya

Global
Anjing Korban Kekerasan di Hongaria Dilatih Jadi Tim Misi NATO

Anjing Korban Kekerasan di Hongaria Dilatih Jadi Tim Misi NATO

Global
Bernama Sama dengan Majalah, Pub Bernama Vogue Diminta Ganti Nama

Bernama Sama dengan Majalah, Pub Bernama Vogue Diminta Ganti Nama

Global
Rusia: 265 Tentara Ukraina di Pabrik Baja Azovstal Mariupol Menyerahkan Diri

Rusia: 265 Tentara Ukraina di Pabrik Baja Azovstal Mariupol Menyerahkan Diri

Global
Kisah Penggalian Makam Firaun Tutankhamun 100 Tahun Lalu dan Sayatan Pertama yang Membedahnya

Kisah Penggalian Makam Firaun Tutankhamun 100 Tahun Lalu dan Sayatan Pertama yang Membedahnya

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.