Kompas.com - 28/02/2021, 08:42 WIB
Ilustrasi tunawisma PIXABAY/lechenie-narkomaniiIlustrasi tunawisma

SAINT PETERSBURG, KOMPAS.com - Sebanyak 40 tunawisma di kota Saint Petersburg, Rusia telah menerima suntikan vaksin virus corona pada Minggu (21/2/2021) di bawah inisiatif amal yang didukung pejabat setempat.

Melansir The Moscow Times, 40 orang penerima vaksin Covid-19 itu ditampung badan amal non-pemerintah Nochlezhka.

Baca juga: Tunawisma di India Ditemukan Tewas dengan Jantung Membatu

"Di sini, ada banyak orang yang berisiko. Penting bagi mereka untuk divaksinasi," kata Taisia Suvorova Nochlezhka yang memberikan bantuan kepada para tunawisma di kota terbesar kedua di Rusia itu.

Menurut angka resmi, ada 15.000 tunawisma di bekas ibu kota kekaisaran dari total populasi 5 juta orangnya. Pihak Nochlezhka yakin angka sebenarnya setidaknya dua kali lipat.

Baca juga: Rusia dan Austria Sepakat Bahas Pengiriman dan Produksi Vaksin Sputnik V

"Beberapa orang telah mengatakan hal-hal kontroversial tentang vaksin itu, tetapi saya pikir ada lebih banyak keuntungan daripada negatifnya," kata Galina Ivanovna (57) dikutip kantor berita AFP setelah menerima dosis pertama vaksin.

"Saya sangat senang melakukannya," imbuhnya.

Baca juga: Putin Menolak Disuntik Vaksin Covid-19 Sputnik V, Ternyata Ini Alasannya...

Teman Galina, Aleksandr Suvorov (60), menggemakan pendapat serupa, menambahkan bahwa vaksin itu adalah hal yang baik "karena situasi yang rumit dengan virus corona."

Sebuah LSM lain telah meluncurkan inisiatif serupa untuk para tunawisma di Moskwa dengan bantuan pihak berwenang di ibu kota Rusia itu.

Baca juga: Dua Narapidana di Rusia Nyanyikan Lagu Rap tentang Kampanye Vaksinasi Covid-19 Sputnik V

Rusia mendaftarkan vaksin virus corona pertamanya, Sputnik V, pada Agustus lalu.

Vaksin Rusia kedua, EpiVacCorona, disetujui pada Oktober 2020. Negara itu secara resmi meluncurkan program vaksinasi massal pada Januari.

Baca juga: Rusia Akan Memulai Vaksinasi Massal Menggunakan Sputnik V Minggu Depan

Pada Sabtu, Rusia mengumumkan pendaftaran vaksin virus corona ketiga mereka, Kovivak.

Menurut angka resmi, 4,6 juta kasus infeksi virus corona telah terdaftar di Rusia dengan 83.293 kasus di antaranya terbukti fatal.

Baca juga: Spanyol Akan Gunakan Vaksin Covid-19 Sputnik V jika Disetujui EMA


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X