Salahkan Warga yang Menderita Badai Musim Dingin, Wali Kota di AS Mundur

Kompas.com - 18/02/2021, 14:26 WIB
Warga setempat bernama Annie Dye bermain di salju pada 17 Februari 2021 di Fort Worth, Texas, Amerika Serikat (AS), dalam badai salju yang melanda negara bagian tersebut dan menyebabkan pemadaman listrik. AFP PHOTO/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/RON JENKINSWarga setempat bernama Annie Dye bermain di salju pada 17 Februari 2021 di Fort Worth, Texas, Amerika Serikat (AS), dalam badai salju yang melanda negara bagian tersebut dan menyebabkan pemadaman listrik.

COLORADO CITY, KOMPAS.com - Seorang wali kota di Texas, AS, mengundurkan diri setelah menyalahkan warga yang menderita akibat badai musim dingin.

Tim Boyd, Wali Kota Colorado City, dituduh hendak cuci tangan setelah badai menyebabkan mati lampu pada pekan ini.

Dengan entengnya, Boyd dilaporkan memberi tahu warga yang tengah hidup tanpa air untuk "berpikir kreatif agar bisa bertahan".

Baca juga: Pemadaman Listrik Bergilir di Amerika Serikat Saat Badai Musim Dingin 20 Lebih Orang Tewas

Pernyataan itu dia unggah di akun Facebook-nya, yang kemudian dihapus pasca-mengundang kecaman dari publik.

Dalam pernyataannya, Boyd menyebut tidak ada yang bertanggung jawab atas terjadinya badai musim dingin itu, bahkan pemerintah Colorado City.

"Pemerintah lokal tidak berkewajiban untuk mendukung Anda di masa seperti ini! Berenang atau tenggelam adalah pilihan Anda!" kata dia.

Boyd melanjutkan dalam unggahannya, dia mengaku muak dan lelah menghadapi warga yang mencari bantuan karena mati lampu.

Dia menginstruksikan jika warga sampai kehilangan listrik, maka mereka harus membuat rencana untuk menyelamatkan keluarganya.

"Jika kalian sampai tidak punya air, maka berpikirlah secara kreatif untuk selamat dan membuat Anda tetap hangat," kecamnya.

Baca juga: Tantangan Mi Instan Beku Viral pada Musim Dingin di Rusia

Si wali kota mencela orang-orang yang hanya menunggu di rumah dan berharap diselamatkan adalah sosok yang malas.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bill Hwang, Miliarder yang Kehilangan Rp 291,3 Triliun dalam 2 Hari

Bill Hwang, Miliarder yang Kehilangan Rp 291,3 Triliun dalam 2 Hari

Global
Duta Besar Myanmar untuk PBB Desak Larangan Terbang ke Myanmar, Usai Lebih dari 600 Jiwa Tewas

Duta Besar Myanmar untuk PBB Desak Larangan Terbang ke Myanmar, Usai Lebih dari 600 Jiwa Tewas

Global
Iran Sebut Ada Teroris yang Menyerang Fasilitas Nuklirnya

Iran Sebut Ada Teroris yang Menyerang Fasilitas Nuklirnya

Global
Mesir dan Lebanon Umumkan 1 Ramadhan Jatuh pada Selasa, 13 April

Mesir dan Lebanon Umumkan 1 Ramadhan Jatuh pada Selasa, 13 April

Global
Insiden Salah Duduk Presiden Komisi Eropa Saat Temui Erdogan, Presiden Dewan Eropa Malu

Insiden Salah Duduk Presiden Komisi Eropa Saat Temui Erdogan, Presiden Dewan Eropa Malu

Global
Raja Salman Perintahkan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Dipersingkat

Raja Salman Perintahkan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Dipersingkat

Global
Caroline Jurie Copot Mahkota Sendiri Setelah Ditangkap atas Insiden Mrs Sri Lanka

Caroline Jurie Copot Mahkota Sendiri Setelah Ditangkap atas Insiden Mrs Sri Lanka

Global
Pengakuan Langka, Pejabat China Akui Vaksinnya Kurang Efektif

Pengakuan Langka, Pejabat China Akui Vaksinnya Kurang Efektif

Global
Kasus Operasi Plastik Korea Selatan, Muncul 'Dokter Hantu' yang Memakan Korban

Kasus Operasi Plastik Korea Selatan, Muncul "Dokter Hantu" yang Memakan Korban

Internasional
Pasukan Rusia Mendekat, Ukraina Ancam Mereka Bisa 'Terprovokasi'

Pasukan Rusia Mendekat, Ukraina Ancam Mereka Bisa "Terprovokasi"

Global
Rencana Pembasmian Kuda Liar Australia Ditentang Berbagai Pihak

Rencana Pembasmian Kuda Liar Australia Ditentang Berbagai Pihak

Global
Aparat Myanmar Tembakkan Granat, 80 Demonstran Tewas

Aparat Myanmar Tembakkan Granat, 80 Demonstran Tewas

Global
Pasukan Koalisi Cegat Enam Drone yang Dikirim Pemberontak Houthi

Pasukan Koalisi Cegat Enam Drone yang Dikirim Pemberontak Houthi

Global
Pangeran Philip Berpulang, Ini Tanggapan Anak-anaknya

Pangeran Philip Berpulang, Ini Tanggapan Anak-anaknya

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Philip Meninggal Dunia | Penganggur Dapat Rp 13 Juta Sebulan di Finlandia

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Philip Meninggal Dunia | Penganggur Dapat Rp 13 Juta Sebulan di Finlandia

Global
komentar
Close Ads X