Trump Muncul Lagi Setelah Lengser Keprabon, Kembali Klaim Pemilu AS Curang

Kompas.com - 18/02/2021, 13:42 WIB
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tampil di hadapan pendukungnya di Washington DC pada 6 Januari 2021. AP PHOTO/Jacquelyn MartinMantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tampil di hadapan pendukungnya di Washington DC pada 6 Januari 2021.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Setelah lama tak muncul usai lengser keprabon, mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menujukkan suaranya di depan publik.

Trump tersambung melalui sambungan telepon acara yang dipandu oleh Sean Hannity di Fox News pada Rabu (17/2/2021).

Acara tersebut merupakan sesi khusus atas kematian Rush Limbaugh, seorang pembawa acara berhaluan sayap kanan sebagaimana dilansir dari AFP.

Dalam acara tersebut, Trump tak jemu dan kembali melontarkan klaimnya bahwa dia telah dicurangi dalam pemilu AS pada 2020.

Baca juga: Bangkrut, Kompleks Kasino Donald Trump Dirobohkan dengan 3.000 Dinamit

"Rush mengira kami menang dan begitu juga saya. Saya pikir kami menang secara substansial," kata Trump.

Dia menambahkan bahwa AS marah karean adanya kecurangan dalam pemilu. Kendati demikian klaim-klaimnya tersebut tidak terbukti di pengadilan.

Selain itu, Trump juga mengkritik Senator Mitch McConnell, seorang anggota senior Partai Republik di Kongres AS.

McConnell adalah salah satu politikus dari Partai Republik yang mengecam Trump atas insiden penyerangan di Gedung Capitol pada awal Januari.

Baca juga: Sejumlah Migran Terluka karena Panjat Tembok Trump, Patroli Perbatasan AS Dituding Lalai

Namun, McConnell tetap memberikan penolakan terhadap pemakzulan Trump jilid 2 di level Senat AS.

"Mitch adalah seorang politikus yang suram, cemberut, dan tidak bisa tersenyum," imbuh Trump melalui sambungan telepon.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Olimpiade Tokyo Tanpa Ragu-ragu Harus Dibatalkan jika Covid-19 Jepang Semakin Parah

Olimpiade Tokyo Tanpa Ragu-ragu Harus Dibatalkan jika Covid-19 Jepang Semakin Parah

Global
Digigit Ular Beludak Afrika Tanpa Penawar, Ini Gejala yang Bisa Dialami Petugas San Diego Zoo

Digigit Ular Beludak Afrika Tanpa Penawar, Ini Gejala yang Bisa Dialami Petugas San Diego Zoo

Global
Seorang Model Wanita Yaman Diculik dan Dituduh Melakukan Tindakan Kriminal oleh Houthi

Seorang Model Wanita Yaman Diculik dan Dituduh Melakukan Tindakan Kriminal oleh Houthi

Global
AS Tarik Pasukan dari Afghanistan, Taliban: Kami Menang Perang

AS Tarik Pasukan dari Afghanistan, Taliban: Kami Menang Perang

Global
Kirim Pesan Cabul ke Anak Buahnya, Bos Ini Dipukul Kain Pel

Kirim Pesan Cabul ke Anak Buahnya, Bos Ini Dipukul Kain Pel

Global
Perancis Imbau Semua Warganya Tinggalkan Pakistan, Ada Apa?

Perancis Imbau Semua Warganya Tinggalkan Pakistan, Ada Apa?

Global
Ratu Elizabeth Larang Seragam Militer di Pemakaman Pangeran Philip, Demi Harry...

Ratu Elizabeth Larang Seragam Militer di Pemakaman Pangeran Philip, Demi Harry...

Global
AS Bakal Sanksi Rusia atas Tuduhan Peretasan dan Intervensi Pilpres

AS Bakal Sanksi Rusia atas Tuduhan Peretasan dan Intervensi Pilpres

Global
6 Tokoh Sejarah di Balik Kisah Pembunuhan Sadis

6 Tokoh Sejarah di Balik Kisah Pembunuhan Sadis

Internasional
Jalankan Puasa, 2 Satpam di Malaysia Ini Disiksa Majikan

Jalankan Puasa, 2 Satpam di Malaysia Ini Disiksa Majikan

Global
Mempelai Gay Thailand Terima Permintaan Maaf Netizen Indonesia, tapi Tetap Sakit Hati

Mempelai Gay Thailand Terima Permintaan Maaf Netizen Indonesia, tapi Tetap Sakit Hati

Global
Rudy Kurniawan, Pemalsu Minuman Anggur asal Indonesia, Dideportasi dari AS

Rudy Kurniawan, Pemalsu Minuman Anggur asal Indonesia, Dideportasi dari AS

Global
'Indonesia Say Sorry for Thailand', Netizen Indonesia Minta Maaf Usai Hujat Pengantin Gay

"Indonesia Say Sorry for Thailand", Netizen Indonesia Minta Maaf Usai Hujat Pengantin Gay

Global
Kiswah: Kisah di Balik Penutup Kabah di Mekkah

Kiswah: Kisah di Balik Penutup Kabah di Mekkah

Global
Sebab Kematian George Floyd Belum Ditentukan, Ini 3 Versinya...

Sebab Kematian George Floyd Belum Ditentukan, Ini 3 Versinya...

Global
komentar
Close Ads X