Rilis Pesan Perpisahan, Melania Trump Ajak Warga AS untuk Pilih Cinta Bukan Benci

Kompas.com - 19/01/2021, 14:23 WIB
Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump menyampaikan pidato dukungan kepada suaminya Presiden Donald Trump dari Gedung Putih pada hari kedua Konvensi Nasional Partai Republik, Selasa malam (25/08/2020)  AFPIbu Negara Amerika Serikat Melania Trump menyampaikan pidato dukungan kepada suaminya Presiden Donald Trump dari Gedung Putih pada hari kedua Konvensi Nasional Partai Republik, Selasa malam (25/08/2020)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Ibu Negara Amerika Serikat (AS) Melania Trump merilis pesan perpisahan melalui situs web Gedung Putih pada Senin (18/1/2021).

Melansir USA Today, Melania Trump merefleksikan 4 tahun 'tak terlupakan' di Gedung Putih. Video pesan perpisahannya diunggah ke akun resmi Twitternya pada Selasa (19/1/2021).

Pesan yang disampaikan hampir 7 menit itu datang 2 hari sebelum pelantikan Presiden AS terpilih Joe Biden.

Baca juga: Melania Trump Unggah Foto Pohon Natal yang Siap Dihias, Begini Respons Netizen

Melania mengucapkan rasa terima kasih kepada anggota dinas militer, penegak hukum dan para pengasuh orang sakit yang semuanya telah menginspirasinya sejak dia memasuki Gedung Putih pada 2017.

"Empat tahun terakhir tak terlupakan. Saat Donald dan saya mengakhiri waktu kami di Gedung Putih, saya memikirkan semua orang yang telah ada di hati saya dan kisah cinta, patriotisme, dan tekad mereka yang luar biasa," kata Melania dalam pesan video.

Dia juga membicarakan tentang pandemi, tentang bagaimana pandemi sangat berdampak di AS. Dia berterima kasih terhadap para pekerja di bidang kesehatan, para pengemudi atas peran mereka dalam menyelamatkan nyawa.

Baca juga: Ikuti Trump, Melania Belum Undang Jill Biden dalam Tradisi Jamuan Minum Teh untuk Transisi Jabatan

Dia juga meminta kepada warga AS untuk berhati-hati dan menggunakan akal sehat dalam melindungi diri dari Covid-19 selama vaksin didistribusikan.

Melania tampaknya juga merujuk pada kerusuhan di Capitol AS 6 Januari lalu di Washington, yang dilakukan oleh massa pendukung suaminya, Donald Trump.

Walau tidak menyebut secara langsung, Melania meminta agar warga AS mengingat "bahwa kekerasan tidak pernah menjadi jawaban dan tidak bisa dibenarkan."

Baca juga: Kalah Pilpres AS, Trump Dirumorkan Akan Diceraikan Melania

Pada akhir pesan perpisahannya, Melania Trump merefleksikan karyanya dalam kampanye "Be Best" yang berfokus pada penanganan masalah yang dihadapi anak-anak.

Termasuk masalah kesejahteraan, keamanan daring, dan penyalahgunaan narkoba. Dia secara singkat berbicara tentang pencapaian kampanye di dalam negeri dan internasional sebelum meminta orang Amerika untuk menemukan persatuan dalam perpecahan.

"Saya meminta setiap warga Amerika untuk menjadi duta Be Best. Untuk fokus pada apa yang menyatukan kita. Untuk mengatasi apa yang memisahkan kita. Untuk selalu memilih cinta daripada benci, perdamaian di atas kekerasan, dan lain-lain sebelum diri Anda sendiri," pungkas Melania.

Baca juga: Gaya Modis Melania Trump Saat Nyoblos, Pakai Gaun Gucci dan Tas Hermès


Sumber USA Today
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Pilot dan Pejabat Maskapai Turki Terancam Penjara, Dituduh Mambantu Pelarian Mantan Bos Nissan

2 Pilot dan Pejabat Maskapai Turki Terancam Penjara, Dituduh Mambantu Pelarian Mantan Bos Nissan

Global
Biden Akan Bagi 25 Juta Masker Gratis untuk Populasi Rentan AS

Biden Akan Bagi 25 Juta Masker Gratis untuk Populasi Rentan AS

Global
PBB Tekan Negara Teluk Beri Bantuan Rp 50 Triliun Lebih untuk Kelaparan Skala Besar di Yaman

PBB Tekan Negara Teluk Beri Bantuan Rp 50 Triliun Lebih untuk Kelaparan Skala Besar di Yaman

Global
Dokumen 'Sangat Rahasia' Ungkap Detail Keterlibatan Putra Mahkota Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi

Dokumen "Sangat Rahasia" Ungkap Detail Keterlibatan Putra Mahkota Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi

Global
Joe Biden Akan Segera Berbicara dengan Raja Salman dan Rilis Laporan Intelijen Pembunuhan Khashoggi

Joe Biden Akan Segera Berbicara dengan Raja Salman dan Rilis Laporan Intelijen Pembunuhan Khashoggi

Global
Warga Singapura Mengaku Siksa dan Bunuh Asisten Rumah Tangganya

Warga Singapura Mengaku Siksa dan Bunuh Asisten Rumah Tangganya

Global
[POPULER GLOBAL] Media Asing Sorot Indonesia Sasaran Baru Amuk Massa Myanmar | Tak Peduli Sekitar Sepasang Sejoli Berhubungan Seks di Taman Kota

[POPULER GLOBAL] Media Asing Sorot Indonesia Sasaran Baru Amuk Massa Myanmar | Tak Peduli Sekitar Sepasang Sejoli Berhubungan Seks di Taman Kota

Global
Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Global
Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Global
Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli meski Ada Anak-anak

Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli meski Ada Anak-anak

Global
Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Global
Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Global
Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Global
Rusia Pamer Laboratorium Senjata Biologis yang Diubah Jadi Pabrik Vaksin Covid-19, Begini Isinya

Rusia Pamer Laboratorium Senjata Biologis yang Diubah Jadi Pabrik Vaksin Covid-19, Begini Isinya

Global
Pria Ini Menginap di Hotel Mewah Setelah Istrinya Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Pria Ini Menginap di Hotel Mewah Setelah Istrinya Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Global
komentar
Close Ads X