Penumpang Taksi Mabuk dan Tolak Pakai Masker, Sopir Langsung Antar Ke Kantor Polisi

Kompas.com - 05/01/2021, 20:43 WIB
Ilustrasi Kriminal TODAY File PhotoIlustrasi Kriminal

VICTORIA, KOMPAS.com - Seorang pria di British Columbia, Kanada, memulai tahun baru dengan denda ratusan dollar, setelah pejabat polisi mengatakan dia menyentuh wajah sopir taksinya dan menolak untuk memakai masker di dalam mobil.

Menurut Departemen Kepolisian Victoria, pengemudi taksi di Victoria menelepon 911 pada hari Tahun Baru, sekitar jam 1 pagi, melansir CNN pada Senin (4/1/2021).

Sopir itu melaporkan seorang penumpang yang "dengan agresif menolak permintaan pengemudi, agar penumpang mematuhi “pedoman Undang-Undang Tindakan Terkait Covid-19 (CRMA) provinsi tersebut.

Baca juga: Langgar Aturan Covid-19, Seorang Warga Korea Utara Dieksekusi di Depan Umum

Saat menggunakan taksi atau layanan pemesanan kendaraan lain, pedoman tersebut menyarankan untuk "sebisa mungkin, hindari kontak fisik dengan penumpang," jaga jarak sosial dan kenakan masker penutup wajah.

Pelanggar salah satu aturan itu bisa dikenakan denda 175 dollar AS (Rp 2,4 juta).

Setelah menelepon 911, sopir taksi membawa pria itu ke markas polisi. Sampai disana, penumpang itu menolak untuk memenuhi permintaan petugas untuk meninggalkan mobil, kata petugas. Petugas mengeluarkannya dari taksi dan menahannya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kim Jong Un Siapkan Penjara untuk Para Pelanggar Aturan Covid-19

Pria itu didenda atas tiga pasal. Yaitu karena tidak mengenakan penutup wajah, perilaku kasar atau berkelahi, dan tidak mematuhi arahan seorang petugas.

Total dengan total 542 dollar AS (Rp 7,5 juta). Itu adalah jumlah denda CRMA terbesar yang dikeluarkan kepada seseorang oleh petugas Departemen Kepolisian Victoria, kata polisi.

Penumpang juga mendapat hukuman karena mabuk di tempat umum, dan ditahan di markas besar kepolisian. Dia berada di balik jeruji besi sampai sadar.

Hingga Senin, Kanada telah mencatat 610.740 kasus Covid-19 dan 15.944 kematian, menurut data Universitas Johns Hopkins.

Baca juga: Hina Pendeta yang Tewas karena Covid-19, Teolog Ini Dipecat Gereja Ortodoks

Baca tentang

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Parlemen Swedia Loloskan Mosi Tidak Percaya terhadap PM Stefan Lofven

Parlemen Swedia Loloskan Mosi Tidak Percaya terhadap PM Stefan Lofven

Global
Pacar Selingkuh dengan Kakek, Pria Ini Kaget Anaknya Ternyata adalah Pamannya

Pacar Selingkuh dengan Kakek, Pria Ini Kaget Anaknya Ternyata adalah Pamannya

Global
Angelina Jolie Kunjungi Pengungsi Korban Konflik Mali di Burkina Faso

Angelina Jolie Kunjungi Pengungsi Korban Konflik Mali di Burkina Faso

Global
China Klaim Sudah Beri Satu Miliar Dosis Vaksin Covid-19 pada Warganya

China Klaim Sudah Beri Satu Miliar Dosis Vaksin Covid-19 pada Warganya

Global
 Laboratorium Wuhan Jadi Kandidat Penghargaan Sains untuk Penelitian Covid-19

Laboratorium Wuhan Jadi Kandidat Penghargaan Sains untuk Penelitian Covid-19

Global
Asisten Profesor di Jerman Ditangkap, Diduga Jadi Mata-mata Rusia

Asisten Profesor di Jerman Ditangkap, Diduga Jadi Mata-mata Rusia

Global
Nikol Pashinyan Menang Pemilu Armenia meski Kalah Perang Lawan Azerbaijan

Nikol Pashinyan Menang Pemilu Armenia meski Kalah Perang Lawan Azerbaijan

Global
Myanmar Laporkan Kasus Covid-19 Tertinggi sejak Kudeta

Myanmar Laporkan Kasus Covid-19 Tertinggi sejak Kudeta

Global
Utusan AS Siap Bertemu Perwakilan Korea Utara di Mana Saja dan Kapan Pun

Utusan AS Siap Bertemu Perwakilan Korea Utara di Mana Saja dan Kapan Pun

Global
Israel Minta AS 'Bangun' Sebelum Hidupkan Kesepakatan Nuklir Iran

Israel Minta AS "Bangun" Sebelum Hidupkan Kesepakatan Nuklir Iran

Global
Akibat Pandemi, Gangguan Mental 'Kecanduan Game' Meningkat di Inggris

Akibat Pandemi, Gangguan Mental "Kecanduan Game" Meningkat di Inggris

Global
Balita Tak Sengaja Pesan 100 Porsi Mi secara Online, Total Habis Rp 3 Juta

Balita Tak Sengaja Pesan 100 Porsi Mi secara Online, Total Habis Rp 3 Juta

Global
Setelah Biden-Putin Bertemu, Dubes Rusia untuk AS kembali Bertugas

Setelah Biden-Putin Bertemu, Dubes Rusia untuk AS kembali Bertugas

Global
Sukses Pasang Panel Surya Baru di ISS, Para Astronot Berteriak Bangga

Sukses Pasang Panel Surya Baru di ISS, Para Astronot Berteriak Bangga

Global
Eksekusi di Bawah Kim Jong Un: Ditembak Meriam Anti-pesawat hingga Dibakar Hidup-hidup

Eksekusi di Bawah Kim Jong Un: Ditembak Meriam Anti-pesawat hingga Dibakar Hidup-hidup

Global
komentar
Close Ads X