Trump: Penjarakan Biden, Penjarakan Keluarga Korup

Kompas.com - 18/10/2020, 00:19 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan keterangan dalam konferensi pers yang berlangsung di Ruangan James Brady, Gedung Putih, Washington DC, pada 10 Agustus 2020. Dia tengah memberikan pernyataan ketika tiba-tiba dibawa keluar oleh agen Secret Service, buntut penembakan yang terjadi di Gedung Putih. AFP PHOTO/BRENDAN SMIALOWSKIPresiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan keterangan dalam konferensi pers yang berlangsung di Ruangan James Brady, Gedung Putih, Washington DC, pada 10 Agustus 2020. Dia tengah memberikan pernyataan ketika tiba-tiba dibawa keluar oleh agen Secret Service, buntut penembakan yang terjadi di Gedung Putih.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Donald Trump berseru di kerumunan kampanye di Georgia pada Jumat malam (16/10/2020), agar calon presiden (capres) dari Partai Demokrat, Joe Biden, dijebloskan ke penjara.

"Itu keluarga Biden dan lain-lain, tapi keluarga Biden itu korup, keluarga korup," katanya, yang memicu teriakan "penjara dia" dari kerumunan.

"Kita harus memenjarakannya. Penjarakan Bidens (Joe dan Hunter). Penjarakan Hillary," lanjut presiden, ketika seruan semakin keras di belakangnya, menurut berita yang dilansir dari Newsweek pada Jumat (16/10/2020).

"Bisakah Anda bayangkan jika anak-anak saya melakukan apa yang dilakukan oleh si Hunter ini? Ketika Anda melihat apa yang mereka lakukan," tambah Trump.

Baca juga: Seorang Wanita Puji Senyum Trump Indah, tapi Tak Minat Memilihnya jadi Presiden

"Menurutku, itu perusahaan kriminal (Burisma). Dia seperti penyedot debu. Ayahnya masuk dan putranya datang dengan penyedot debu. Jutaan dolar."

"Lihatlah cara hidup mereka. Selama 47 tahun dia seorang politikus. Dia melakukannya dengan sangat baik. Hampir sebaik Maxine Waters."

Trump telah berada di belakang Biden dengan 2 digit dari sejumlah dukungan suara dalam jajak pendapat nasional baru-baru ini.

Sebuah survei Associated Press/NORC, yang dirilis Jumat, menunjukkan Biden memimpin Trump dengan 15 poin, yang mana mendapatkan 51 persen dukungan di antara orang dewasa dibandingkan dengan 36 persen Trump.

Baca juga: Trump Protes Facebook dan Twitter karena Berusaha Tutupi Kasus Joe Biden dan Putranya

Pada 15 Oktober, Biden memegang keunggulan rata-rata 10,5 poin persentase atas lawannya dari Partai Republik, menurut data yang dikelola oleh FiveThirtyEight.

Dengan beberapa pekan waktu yang tersisa hingga Hari Pemilihan Presiden, Trump telah memperbarui serangan politik untuk lawannya, yaitu melalui anak Joe Biden, Hunter Biden.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Newsweek
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Tembakan Nyasar, Iran Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Azerbaijan-Armenia

Ada Tembakan Nyasar, Iran Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Azerbaijan-Armenia

Global
PM Bulgaria Positif Covid-19, Tambah Daftar Kepala Negara yang Terinfeksi

PM Bulgaria Positif Covid-19, Tambah Daftar Kepala Negara yang Terinfeksi

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Brunei Mati Muda | Final Debat Capres AS

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Brunei Mati Muda | Final Debat Capres AS

Global
Rangkul Generasi Z, Pejabat AS Kampanye Pilpres Pakai Game 'Among Us'

Rangkul Generasi Z, Pejabat AS Kampanye Pilpres Pakai Game "Among Us"

Global
Klaster Virus Corona Gedung Putih Bertambah, Ajudan Wapres AS Positif Covid-19

Klaster Virus Corona Gedung Putih Bertambah, Ajudan Wapres AS Positif Covid-19

Global
Raja: Malaysia Tidak Perlu Berlakukan Keadaan Darurat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Raja: Malaysia Tidak Perlu Berlakukan Keadaan Darurat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Global
Hendak Kabur, Remaja Palestina Tewas Dipukuli Tentara Israel

Hendak Kabur, Remaja Palestina Tewas Dipukuli Tentara Israel

Global
Tak Terima Dihina Turki, Perancis Panggil Duta Besarnya

Tak Terima Dihina Turki, Perancis Panggil Duta Besarnya

Global
Pengawalnya Positif Covid-19, Raja Thailand Dilarikan ke Rumah Sakit

Pengawalnya Positif Covid-19, Raja Thailand Dilarikan ke Rumah Sakit

Global
Viral Video Raja Thailand Vajiralongkorn Ucapkan Terima Kasih kepada Pendukungnya

Viral Video Raja Thailand Vajiralongkorn Ucapkan Terima Kasih kepada Pendukungnya

Global
Sarang 'Lebah Pembunuh' Ditemukan, Departemen Pertanian Washington Turunkan Kru Pembasmi

Sarang 'Lebah Pembunuh' Ditemukan, Departemen Pertanian Washington Turunkan Kru Pembasmi

Global
Bom Bunuh Diri Serang Pusat Pendidikan di Afghanistan, Tewaskan 24 Orang

Bom Bunuh Diri Serang Pusat Pendidikan di Afghanistan, Tewaskan 24 Orang

Global
Pangeran Brunei 'Abdul' Azim Meninggal di Usia 38 Tahun

Pangeran Brunei 'Abdul' Azim Meninggal di Usia 38 Tahun

Global
Kumbang Tangguh Ini Jadi Inspirasi Ilmuwan untuk Rancang Pesawat Lebih Kuat

Kumbang Tangguh Ini Jadi Inspirasi Ilmuwan untuk Rancang Pesawat Lebih Kuat

Global
Seruan Agar Australia Melindungi Perempuan Korban KDRT Pemegang Visa Sementara

Seruan Agar Australia Melindungi Perempuan Korban KDRT Pemegang Visa Sementara

Global
komentar
Close Ads X