Duterte Perintahkan Polisi Tembak Mati Perusuh Lockdown Virus Corona

Kompas.com - 02/04/2020, 15:29 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte mencoba senapan serbu bantuan dari pemerintah China. SOUTH CHINA MORNING POSTPresiden Filipina Rodrigo Duterte mencoba senapan serbu bantuan dari pemerintah China.

MANILA, KOMPAS.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerintahkan polisi untuk menembak mati siapa pun orang yang membuat rusuh selama masa lockdown virus corona.

Sekitar setengah dari negara berpopulasi 110 juta itu kini dikarantina. Berdampak pada jutaan rakyat miskin yang kehilangan mata pencahariannya.

Beberapa jam sebelum Duterte memberikan perintah itu, sekitar 20 orang yang berasal dari dari permukiman kumuh Manila ditangkap polisi.

Baca juga: Virus Corona: Duterte Umumkan Rencana Lockdown Ibu Kota Filipina

Dilansir AFP Kamis (2/4/2020), mereka menggelar aksi protes dengan menuduh pemerintah Filipina gagal menyediakan bantuan bagi kalangan miskin.

"Perintah saya kepada polisi dan militer, jika terjadi ketegangan dan nyawa kalian terancam, tembak mati saja perusuh itu," kata Duterte.

"Dari pada kalian menyebabkan masalah, lebih baik saya mengirim kalian ke pemakaman," kata presiden yang berjuluk The Punisher itu.

Dia melontarkan ancaman tersebut setelah Manila melaporkan wabah virus corona semakin memburuk meski lockdown telah berlangsung selama dua pekan.

Saat ini, Filipina melaporkan adanya 2.311 kasus infeksi penyakit bernama Covid-19 itu, dengan 96 di antatanya dinyatakan meninggal.

Baca juga: Presiden Filipina Rodrigo Duterte: Saya Sudah Tua

Pemerintah menyatakan, mereka baru saja memulai peningkatan tes sehingga angka penularan karena Covid-19 diperkirakan terus bertambah.

Duterte, yang berkuasa pada 2016, dikenal karena perkataan tajam dan tindakan kontroversialnya dalam memerangi peredaran narkoba.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Khawatir atas Sejumlah Tuduhan yang Dialamatkan AS kepada China

Rusia Khawatir atas Sejumlah Tuduhan yang Dialamatkan AS kepada China

Global
Hagia Sophia Resmi Jadi Masjid, Umat Islam Dipersilakan Beribadah

Hagia Sophia Resmi Jadi Masjid, Umat Islam Dipersilakan Beribadah

Global
Pengantin Wanita, Ibunya dan 22 Tamu Undangan Positif Covid-19, Kawasan Wisata Spanyol Banyak Ditutup

Pengantin Wanita, Ibunya dan 22 Tamu Undangan Positif Covid-19, Kawasan Wisata Spanyol Banyak Ditutup

Global
Adik Kim Jong Un: Korea Utara Belum akan Berhenti Bikin Senjata Nuklir

Adik Kim Jong Un: Korea Utara Belum akan Berhenti Bikin Senjata Nuklir

Global
Hagia Sophia Jadi Masjid Lagi, AS Kecewa Minta Tetap Jadi Museum

Hagia Sophia Jadi Masjid Lagi, AS Kecewa Minta Tetap Jadi Museum

Global
Karyawannya Diminta Hapus TikTok, Amazon Klarifikasi itu Kesalahan

Karyawannya Diminta Hapus TikTok, Amazon Klarifikasi itu Kesalahan

Global
Dibuka Kembali, Ibu Kota Brasil Langsung Alami Lonjakan Covid-19

Dibuka Kembali, Ibu Kota Brasil Langsung Alami Lonjakan Covid-19

Global
Kazakhstan Bantah Adanya Wabah 'Pneumonia Tak Dikenal'

Kazakhstan Bantah Adanya Wabah 'Pneumonia Tak Dikenal'

Global
30 Tahun Olah Raga Seperti Monyet, Pria Ini Klaim Kesehatannya Terjaga

30 Tahun Olah Raga Seperti Monyet, Pria Ini Klaim Kesehatannya Terjaga

Global
Dirawat Intensif, Sopir Bus yang Diserang Penumpang ini Akhirnya Tewas

Dirawat Intensif, Sopir Bus yang Diserang Penumpang ini Akhirnya Tewas

Global
Kasus Perkosaan Disebut Seks Kasar, Ini Kisah 2 Korban Serangan Seksual di Inggris

Kasus Perkosaan Disebut Seks Kasar, Ini Kisah 2 Korban Serangan Seksual di Inggris

Global
Video Viral Anjing Laut Dipukuli Sekelompok Pria di Kazakhstan

Video Viral Anjing Laut Dipukuli Sekelompok Pria di Kazakhstan

Global
Walau Kembali Menang Telak Pemilu Singapura, PAP Raih Hasil Terburuk dalam Sejarah

Walau Kembali Menang Telak Pemilu Singapura, PAP Raih Hasil Terburuk dalam Sejarah

Global
Selidiki Asal-usul Covid-19 , WHO Kirim Tim Ahli ke China

Selidiki Asal-usul Covid-19 , WHO Kirim Tim Ahli ke China

Global
[POPULER GLOBAL] Wali Kota Seoul Park Won-soon Ditemukan Tewas | Danau Piru Lokasi 'Hilangnya' Naya Rivera Dikenal Telan Banyak Korban

[POPULER GLOBAL] Wali Kota Seoul Park Won-soon Ditemukan Tewas | Danau Piru Lokasi 'Hilangnya' Naya Rivera Dikenal Telan Banyak Korban

Global
komentar
Close Ads X