Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/09/2022, 16:49 WIB
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Keputusan Kementerian Perhubungan (Kepmenhub) nomor 677 tahun 2022 yang menaikkan tarif ojek online (ojol) dengan kisaran 6-13 persen di tiga zona atau 9 persen secara nasional dinilai sudah cukup tepat.

Kenaikan tarif ojol dinilai sudah sejalan dengan usaha pengendalian inflasi yang telah mencapai 4,69 persen pada Agustus 2022.

Baca juga: Perubahan Aturan Seleksi Masuk PTN 2023, Calon Mahasiswa Wajib Tahu

Direktur Center for Policy and Public Management Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB), Dr. Yudo Anggoro mengapresiasi langkah Kemenhub yang mengerek tarif ojol.

Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mengendalikan inflasi di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu.

Bahkan Yudo memprediksi pemerintah akan berusaha untuk menekan agar inflasi tidak melebihi 5 persen.

"Memang situasinya sedang sulit, mengingat ada kenaikan harga BBM, kemudian berlanjut ke kenaikan transportasi online. Biasanya nanti akan disusul dengan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok. Tapi saya rasa pemerintah akan berusaha menekan laju inflasi tidak lebih dari 5 persen," ucap dia dalam keterangannya, Selasa (13/9/2022).

Kenaikan tarif ojol ini, dia harapkan bisa menambah pendapatan dari mitra driver.

Namun, dia juga melihat ada kekhawatiran demand atau permintaan masyarakat untuk menggunakan ojol menurun.

Baca juga: LTMPT: Kami Tak Lagi Jadi Pelaksana Seleksi Masuk PTN

Jika hal itu terjadi, pendapatan mitra driver justru akan mengalami penurunan.

"Saya yakin aplikator akan berpikir untuk mengusahakan kesejahteraan bagi mitra driver ojol," jelas dia.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+