Kompas.com - 11/08/2022, 12:53 WIB

KOMPAS.com - Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) Teknologi Bandung (ITB) berbangga di acara Wisuda Ketiga ITB Juli 2022. Sebab di tahun ini, dari 538 wisudawan jenjang magister, salah satu di antaranya berhasil memecahkan rekor sebagai lulusan terbaik, termuda, dan tercepat dari Opsi Teknik Telekomunikasi.

William Damario Lukito menjadi satu-satunya mahasiswa magister Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) Institut ITB yang meraih IPK sempurna 4.00.

William juga merupakan alumni S1 Teknik Telekomunikasi ITB angkatan 2017 yang baru saja lulus dengan predikat Cum Laude di bulan Juli 2021 kemarin.

Baca juga: Rahasia Izza, Siswa yang Lolos di 10 Kampus Dalam dan Luar Negeri

Di kalangan mahasiswa ITB, khususnya Teknik Elektro sudah amat dikenal bahwa Teknik Telekomunikasi merupakan salah satu program studi tersulit di fakultas ini dan umumnya bukanlah merupakan kesukaan utama oleh mahasiswa.

Namun, tidak dengan William yang berhasil lulus dari Opsi Teknik Telekomunikasi hanya dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun dengan IPK 4,00. Ia berhasil menyelesaikan penelitian tesis yang digarapnya di bawah Laboratorium Telekomunikasi Radio dan Gelombang Mikro (LTRGM-ITB).

Pria yang akrab disapa William ini lahir di Bekasi pada tahun 2000, yang membuatnya baru berusia 22 tahun ketika lulus magister ini.

Dalam sejarah studinya, William juga merupakan lulusan program akselerasi di SMA dan setelah itu memantapkan pilihannya pada STEI-ITB. Ketika ditanya alasannya memilih kampus ITB, William menjelaskan bahwa ayahnya memberikan pengaruh yang sangat besar dalam keputusannya tersebut.

“Ayah saya juga adalah alumni ITB. Saya banyak mendapat pengaruh dan arahan dari Ayah saya mengenai studi. Dari usia balita, saya sudah beberapa kali dibawa berkeliling di lingkungan kampus ITB ini untuk berjalan-jalan. Ketika SMP pun saya diajak berkunjung ke Sabuga untuk melihat tempat wisuda ITB tersebut," ujarnya dikutip dari laman ITB.

Baca juga: Kisah Rein, Wisudawan Termuda Unpad Lulus Kedokteran 3,5 Tahun

"Selama saya sekolah, menjadi mahasiswa ITB merupakan cita-cita utama saya. Jadi, ketika sudah waktunya saya memilih universitas saat SMA, saya tidak pikir dua kali untuk memilih STEI ITB. Ketika diumumkan bahwa saya diterima, itu merupakan hari yang sangat membahagiakan bagi saya,” imbuh sulung dari 2 bersaudara ini melengkapi penjelasannya.

Selama masa studi magisternya kemarin, selain sibuk dengan kegiatan kuliah dan menjadi asisten di beberapa mata kuliah, William juga turut berpartisipasi di salah satu kegiatan kerja sama LAPI ITB dengan Balitbang Kementerian Pertahanan.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.