Kompas.com - 26/05/2022, 08:51 WIB
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Seorang pria yang diduga simpatisan ISIS di Malang ditangkan Densus 88. Pria itu ternyata merupakan mahasiswa, seperti yang diduga sebelumnya.

Mahasiswa itu berinisial IA yang merupakan datang dari Universitas Brwaijaya (UB). UB pun mengakui IA merupakan mahasiswa.

Baca juga: Profil Prof. Widodo, Rektor UB Terpilih Periode 2022-2027

Adanya kejadian itu, UB angkat suara.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UB, Prof. Abdul Hakim mengaku, terkait kasus IA, UB akan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib.

"Pertama, kami tentu sangat prihatin dan menyayangkan terjadinya peristiwa tersebut. Bagaimanapun, itu mahasiswa kami," ucap Prof. Hakim melansir laman UB, Rabu (25/5/2022).

Dalam merespons tertangkapnya mahasiswa UB berinisal IA oleh Densus 88, UB berkomitmen memberikan pendidikan deradikalisasi.

"Hal itu komitmen UB dalam membantu pemerintah untuk menanggulangi radikalisme," jelas dia.

Salah satunya adalah membekali mahasiswa baru dengan pendidikan Agama, Pancasila, dan Kewarganegaraan.

Deradikalisasi ini diwujudkan dalam pendidikan wawasan kebangsaan dan diberikan saat masuk menjadi mahasiswa baru.

Baca juga: Banjir Rob Terjadi di Semarang, Ini Kata Pakar UGM

"Ini pembekalan mahasiswa agar terhindar dari pengaruh organisasi yang dilarang oleh pemerintah," tegas dia.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.