Kompas.com - 20/06/2021, 16:25 WIB
Salah satu dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Pradana Boy ZTF terpilih untuk menjadi anggota Global Exchange of Religion in Society (GERIS) periode 2021-2023. Tangkap layar laman UMMSalah satu dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Pradana Boy ZTF terpilih untuk menjadi anggota Global Exchange of Religion in Society (GERIS) periode 2021-2023.
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Sikap toleransi harus ditanamkan kepada anak sejak dini. Sikap ini bisa ditumbuhkan mulai dari lingkungan keluarga dan melalui pelajaran di sekolah.

Dengan memiliki rasa toleransi yang tinggi, bisa menjadi tameng menghadapi berbagai konflik seperti perbedaan ciri fisik, suku, maupun agama.

Apalagi masyarakat Indonesia juga hidup dengan beragam suku, ras dan agama, sehingga rasa toleransi dan tenggang rasa itu penting dimiliki semua orang.

Media Diversity Institute melalui program Global Exchange of Religion in Society (GERIS) mengumpulkan orang-orang dari latar belakang agama, pekerjaan, dan negara yang berbeda untuk menjadi agen dalam menyebarkan sikap toleransi.

Baca juga: Pakar Unpad: Kondisi Psikis Anak Harus Diperhatikan di Masa Pandemi

Dosen UMM wakili Indonesia

Tercatat sebanyak 60 orang dari 7 negara akan bergabung di keanggotaan GERIS. Salah satu orang Indonesia yang terpilih untuk menjadi anggota GERIS periode 2021-2023 adalah Pradana Boy ZTF.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam keanggotaan GERIS, dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini akan menjadi wakil dari golongan akademisi Indonesia.

Boy mengatakan, para anggota dari GERIS akan saling berbagi pengalaman practice terkait toleransi maupun intoleransi di bidang dan negara asalnya.

Baca juga: Menuntaskan Kurikulum Bukan Menjadi Prioritas PTM Terbatas

Selain itu GERIS akan meciptakan jaringan internasional antaranggotanya. Harapannya, proyek ini akan membuka mata para anggota GERIS tentang situasi toleransi di dunia.

"Dalam konteks pengalaman practice yang saya dapatkan di sini, UMM sebagai lembaga pendidikan yang berlatar agama Islam telah melakukan toleransi yang sangat baik," kata Boy seperti dikutip dari laman UMM, Minggu (20/6/2021).

Tumbuhkan rasa toleransi antarmahasiswa

Menurutnya, mahasiswa UMM tidak terbatas hanya pada orang yang beragama Islam saja. Di sisi lain, UMM sangat berbuka terhadap program-program internasional.

Halaman:


25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X