Kompas.com - 21/05/2021, 19:47 WIB
Ilustrasi kampus ITB. DOC.Kemahasiswaan ITBIlustrasi kampus ITB.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Institut Teknologi Bandung (ITB) siap menjalin kerjasama dengan Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) di bidang pendidikan.

Hal itu disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB Jaka Sembiring saat menerima kunjungan Gubernur STIN Ivan Yulivan ke ITB pada Kamis (20/5/2021).

Baca juga: Pakar Unair: Tanaman Pegagan Hambat Pertumbuhan Sel Tumor

Ivan Yulivan mengaku, STIN akan mengembangkan keilmuan di bidang inlijen medik.

Saat ini, ada 758 taruna di STIN yang mengemban pendidikan di jenjang S1, 60 taruna untuk jenjang S2.

Di tahun ini, ada sekitar 300 taruna akan masuk ke STIN.

"Hal ini akan menjadi peluang besar, oleh karena itu ITB akan menjadi benchmark bagi kami untuk menjalin kerja sama utamanya pada program vokasi intelijen medik," ucap dia melansir ITB, Jumat (21/5/2021).

Jaka menyambut baik langkah kerjasama STIN.

Dia mengaku, sebetulnya STIN dengan ITB telah lama menjalin kemitraan, salah satunya melalui Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI).

Implementasi dari kerjasama itu meliputi pembimbingan terhadap mahasiswa S1 STIN dan pemberian kuliah umum dari dosen ITB.

Baca juga: Pakar Gizi UGM: Perlu Penyesuaian Pola Makan Setelah Puasa

ITB, kata dia, punya peran dan tanggung jawab besar membantu mendirikan kampus-kampus lain seperti Itera.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.