Kompas.com - 06/10/2020, 14:01 WIB
Behaviour Scientist dan Consumer Insight Lead LinkAja Muhamad Irfan Agia membawakan web seminar Ready Set Rise bertajuk The Most Wanted Skill: Consumer Behaviour Analysis pada Sabtu (4/10/2020) lewat aplikasi Zoom. DOK. KOMPAS.com/ELISABETH DIANDRA SANDIBehaviour Scientist dan Consumer Insight Lead LinkAja Muhamad Irfan Agia membawakan web seminar Ready Set Rise bertajuk The Most Wanted Skill: Consumer Behaviour Analysis pada Sabtu (4/10/2020) lewat aplikasi Zoom.

KOMPAS.com – Behaviour Scientist dan Consumer Insight Lead LinkAja Muhamad Irfan Agia mengatakan studi consumer behaviour merupakan salah satu satu keterampilan paling menjanjikan di dunia saat manusia perlu beradaptasi.

“Karena di industri sekarang, kita butuh punya modal keilmuan, salah satunya ya consumer behaviour,” sambung Agia pada Sabtu (4/10/2020).

Dalam web seminar bertajuk “The Most Wanted Skill: Consumer Behaviour Analysis”, Agia menjelaskan biasanya banyak mahasiswa setelah lulus atau ingin mengambil kerja bingung apakah dirinya harus menjadi generalis atau spesialis.

Baca juga: Dari Diplomat hingga Enterpreneur, Ini Prospek Karier Mahasiswa HI

Generalis merupakan suatu istilah menggambarkan seseorang yang memiliki pengetahuan banyak mengenai sesuatu, tetapi tidak mendalam sedangkan spesialis sebaliknya.

Akan tetapi, Agia mengatakan bahwa saat ini menjadi generalis dan spesialis bukan menjadi pilihan lagi.

“Sekarang itu kita perlu menjadi diri sendiri. Jadi kita juga harus punya pengertian, speaking the language di beberapa area. Kita tahu beberapa dalamannya ya terkait industri atau job area lain. Jadi the future in the next we belong to polymath, the integrator,” ungkap Agia.

Integrator yang dimaksud Agia adalah orang yang bisa mengintegrasikan pengetahuan mereka di banyak tempat untuk membuat sesuatu bermakna.

Menurut Agia, ilmu consumer behaviour adalah salah satu kemampuan yang bisa ditransfer.

“Artinya adalah teman-teman mau di industri manapun, ketika teman-teman mengerti perilaku konsumen, teman-teman pasti akan survive. Teman-teman pasti akan dibutuhkan oleh setiap bisnis,” tegasnya dalam webinar Ready Set Rise.

Maka dari itu, kemampuan dalam menganalisis perilaku konsumen keterampilan yang menjanjikan yang karena bisa ditransfer saat perlu beradaptasi dengan bisnis atau dunia.

Consumer behaviour dan propek karier

Agia mendefinisikan consumer behaviour sebagai salah satu studi yang mempelajari bagaimana konsumen itu mengambil keputusan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X