Tantangan Pembelajaran di Masa Covid-19, Salah Satunya Kesiapan Sivitas Akademika

Kompas.com - 15/06/2020, 11:16 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Wabah pandemi Covid-19 tak dipungkiri berdampak pada dunia pendidikan, termasuk pendidikan tinggi.

Kegiatan belajar mengajar yang biasanya dilakukan secara tatap muka, saat ini harus berjalan secara daring.

Namun, wabah pandemi dianggap mampu mengakselerasi pendidikan 4.0. Sistem pembelajaran dilakukan jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Guru besar University of Applied Science and Arts, Hannover, Germany and Senior Experten Services (SES) Germany, Prof. Gerhad Fortwengel, menyebutkan wabah Covid-19 ini justru menjadi katalis hebat yang memacu dunia pendidikan.

Wabah Covid-19 mendorong lebih banyak pemanfaatan teknologi informasi dalam aktivitas pembelajaran jarak jauh.

Namun begitu, ada tantangan besar dalam pelaksanaan model pembelajaran jarak jauh. Salah satunya, sivitas akademika belum terbiasa menggunakan sistem pembelajaran yang bersifat blended dan sepenuhnya online.

"Muncul kesulitan karena belum dilatih mengunakan peralatan untuk model pembelajaran jarak jauh. Karenanya perlu tambahan dukungan dan mentoring untuk menyesuaikan dengan model pembelajaran baru ini," tutur Prof. Gerhard dalam seminar daring yang diselenggarakan oleh Fakultas Farmasi UGM bekerja sama dengan ASEAN PharmaNET danSES, dikutip dari UGM.

Baca juga: UGM Mulai Kuliah Tatap Muka Mulai November 2020, Mahasiswa Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Sementara Dekan Fakultas Farmasi UGM, Prof. Agung Endro Nugroho, menyampaikan di era revolusi industri 4.0, dunia pendidikan tinggi termasuk farmasi menghadapi tantangan dengan berbagai perubahan yang ada.

Ditambah adanya pandemi Covid-19 menuntut pendidikan tinggi untuk bisa melakukan penyesuaian dalam penyelenggaraan pendidikan. Salah satunya mengubah metode pembelajaran tatap muka (luring) menjadi daring saat pandemi.

"Di UGM sejak pertengahan Maret mengganti segala kegiatan akademik dan perkuliahan yang bersifat tatap muka di kelas dengan pembelajaran secara virtual," jelasnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X