Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

CEK FAKTA: Penjelasan KPU dan KPPS soal Surat Suara Tercoblos Paslon 2 di Desa Banjarejo

Kompas.com - 24/02/2024, 12:30 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

KOMPAS.com - Beredar video menampilkan surat suara pemilihan presiden-wakil presiden sudah tercoblos pasangan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Dugaan kecurangan itu terjadi di tempat pemungutan suara (TPS) 8, Desa Banjarejo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Rabu (14/2/2024).

Video tersebut dibagikan oleh akun Twitter ini dan ini. Salah satu akun menuliskan keterangan demikian:

Salah satu bukti kecurangan Pemilu 2024 di TPS 08 Desa Banjarejo - Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jatim.
#PelanggaranPemilu #PrabowoGibranCurang #Pilpres2024 #KPK
#asalbukan02
#asalbukangibran

Bagaimana faktanya?

Dilansir Radar Tuban, pada Kamis (15/2/2024), Ketua Komisi Pemilihan Umum  (KPU) Kabupaten Tuban, Fatkul Iksan, membenarkan soal surat suara capres-cawapres yang sudah tercoblos. 

Pernyataan itu disampaikan setelah melakukan klarifikasi ke petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di TPS 08 Desa Banjarejo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban.

"Benar, dan saat itu juga sudah dilaporkan ke kami. Sebagaimana prosedur dalam proses pemilihan, ketika ada surat suara rusak agar dilaporkan dan diganti. Setelah itu, (surat suara rusak) langsung diganti," kata Fatkul Iksan.

Dikutip dari iNews.id, Ketua KPPS di TPS 8 Desa Banjarejo, Kasiyati menjelaskan, kejadian tersebut terjadi karena human error. Video yang beredar direkam oleh warga bernama Tamaji.

Tamaji menunjukkan surat suara yang sudah tercoblos paslon capres-cawapres nomor urut 02 dan menyampaikan bahwa telah terjadi kecurangan. 

Kasiyati menyebutkan, sebelum Tamaji masuk bilik suara, ada satu surat suara pilpres yang tertinggal di bilik suara.

Surat suara tersebut milik Suyatmi, warga yang sebelumnya mencoblos di bilik tersebut. Lantas, surat suara yang tertinggal itu ditemukan Tamaji dan diviralkan.

“Pertama daftar lalu mengantre, setelah itu Pak Tamaji saya panggil, saya kasih lima surat suara, setelah ke bilik suara beberapa detik dia keluar bawa surat suara yang sudah tercoblos, kalau begitu saya tarik, saya ganti yang baru, belum konfirmasi dia sudah memviralkan,” ujar Kasiyati.

Setelah video viral, sejumlah pihak mendatangi TPS 08, Desa Banjarjo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, termasuk Jaringan Relawan Nasional (jarnas) Anis Baswedan Tuban.

Sekretaris Jarnas Anies Baswedan Tuban, Edi Sukirno mengatakan, kejadian itu sudah terkonfirmasi akibat human error. Sebab, surat suara tersebut milik warga yang tertinggal di bilik suara.

“Ini kita menindaklanjuti video yang sudah viral, daripada nanti tidak jelas, saya harus ke TPS yang bersangkutan, ternyata alhamdulillah sudah terkonfirmasi bahwa itu human error, ada surat suara yang tertinggal di bilik suara,” ungkap Edi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[KLARIFIKASI] 'Drone' Tersangkut Kabel Listrik Tak Terkait Serangan Iran ke Israel

[KLARIFIKASI] "Drone" Tersangkut Kabel Listrik Tak Terkait Serangan Iran ke Israel

Hoaks atau Fakta
Fakta Serangan Iran ke Israel, Luncurkan 300 Drone dan 120 Rudal

Fakta Serangan Iran ke Israel, Luncurkan 300 Drone dan 120 Rudal

Data dan Fakta
Cek Fakta Sepekan: Hoaks Kapal Rusia di Laut Merah | Serangan Rudal Iran

Cek Fakta Sepekan: Hoaks Kapal Rusia di Laut Merah | Serangan Rudal Iran

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks Polisi Lepaskan Anggota KKB yang Ditangkap TNI

[VIDEO] Beredar Hoaks Polisi Lepaskan Anggota KKB yang Ditangkap TNI

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Konten Tebak Angka Berhadiah Mobil

[HOAKS] Konten Tebak Angka Berhadiah Mobil

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Hoaks! Tentara China Mendarat di Manado

[VIDEO] Hoaks! Tentara China Mendarat di Manado

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks Gibran Sudah Jadi Ulama dan Dapat Gelar Kiai

[VIDEO] Beredar Hoaks Gibran Sudah Jadi Ulama dan Dapat Gelar Kiai

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Penandatanganan Bukti Pelunasan Utang Indonesia ke China

[HOAKS] Penandatanganan Bukti Pelunasan Utang Indonesia ke China

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Seorang Perempuan Membuat Vlog Saat Tsunami di Taiwan

[HOAKS] Seorang Perempuan Membuat Vlog Saat Tsunami di Taiwan

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Hoaks! Yusril Mundur dari Tim Hukum Prabowo-Gibran

[VIDEO] Hoaks! Yusril Mundur dari Tim Hukum Prabowo-Gibran

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks soal Semburan Lumpur Gas di IKN

[VIDEO] Beredar Hoaks soal Semburan Lumpur Gas di IKN

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks! Stroke Dapat Dideteksi dengan Menggerakkan Jari Tangan

INFOGRAFIK: Hoaks! Stroke Dapat Dideteksi dengan Menggerakkan Jari Tangan

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks China Akan Pindahkan Warganya ke Indonesia

[VIDEO] Beredar Hoaks China Akan Pindahkan Warganya ke Indonesia

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Gerhana Matahari pada 8 April Terkait Pengaktifan CERN

[HOAKS] Gerhana Matahari pada 8 April Terkait Pengaktifan CERN

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Narasi Keliru soal Foto Gedung Miring di Taiwan

INFOGRAFIK: Narasi Keliru soal Foto Gedung Miring di Taiwan

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com