Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/02/2023, 14:30 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Sebuah unggahan di media sosial memuat narasi bahwa Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais diseret paksa oleh polisi.

Dalam unggahan itu disebutkan bahwa Amien diseret polisi karena memfitnah Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks.

Narasi yang beredar

Narasi soal Amien Rais diseret paksa oleh polisi muncul di Facebook, salah satunya dibagikan oleh akun ini.

Akun tersebut membagikan sebuah video berdurasi 14 menit 14 detik pada 25 Januari 2023 dengan judul:

fitn4h k3zi kepada Jokowi berbvntut panjang Ami3n R4is str3s gara gara partai nya h4ncur

Dalam thumbnail video terdapat gambar Amien yang tengah ditangkap oleh beberapa polisi dan terdapat keterangan demikian:

POLISI SERET PAKSA AMIES RAIS FITNAH KEJI PADA JOKOWI BERAKHIR SEPERTI INI

Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut bahwa Amies Rais diseret paksa oleh polisi karena memfitnah JokowiAkun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut bahwa Amies Rais diseret paksa oleh polisi karena memfitnah Jokowi

Penelusuran Kompas.com

Setelah video disimak, narator justru lebih banyak membahas tentang pernyataan Amien yang menyebut Partai Ummat dijegal pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Narator membaca artikel di laman ini dengan judul “Basi, Amien Rais Bikin Tuding Partai Ummat Dijegal”.

Dalam artikel tersebut tidak terdapat informasi bahwa Amien diseret paksa oleh polisi. Beberapa klip video juga tidak terkait narasi tersebut.

Berdasarkan penelusuran dengan teknik reverse image search, diketahui sebagian besar klip menampilkan potongan video di YouTube iNews ini.

Dalam video itu Amien mengaku mendapat informasi valid bahwa Partai Ummat akan disingkirkan dari Pemilu 2024.

Amien pun menuntut Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk membuka seterang-terangnya hasil verifikasi faktual.

Pernyataan itu Amien sampaikan pada 13 Desember 2022, satu hari sebelum KPU mengumumkan partai politik peserta Pemilu 2024.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[KLARIFIKASI] Video Pertemuan Jokowi dan Megawati di Istana pada 2016

[KLARIFIKASI] Video Pertemuan Jokowi dan Megawati di Istana pada 2016

Hoaks atau Fakta
Hoaks, Spongebob Squarepants Terinspirasi Kisah Tragis Bocah 9 Tahun

Hoaks, Spongebob Squarepants Terinspirasi Kisah Tragis Bocah 9 Tahun

Hoaks atau Fakta
Konten Satire soal Rekonstruksi Wajah Hawa dalam Tiga Dimensi

Konten Satire soal Rekonstruksi Wajah Hawa dalam Tiga Dimensi

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Raffi Ahmad Promosikan Judi 'Online'

[HOAKS] Video Raffi Ahmad Promosikan Judi "Online"

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Ikan Raksasa di Danau Hogganfield pada 1930

[HOAKS] Foto Ikan Raksasa di Danau Hogganfield pada 1930

Hoaks atau Fakta
Kilas Balik Penayangan Episode Terakhir 'Friends' pada 2004

Kilas Balik Penayangan Episode Terakhir "Friends" pada 2004

Sejarah dan Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Perubahan Iklim Sebabkan Kasus DBD Meningkat?

CEK FAKTA: Benarkah Perubahan Iklim Sebabkan Kasus DBD Meningkat?

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Mitos dan Kabar Bohong Penularan HIV/AIDS di Kolam Renang...

INFOGRAFIK: Mitos dan Kabar Bohong Penularan HIV/AIDS di Kolam Renang...

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Konten Satire, Jokowi Perlihatkan Kartu Kabur Saat Demo Sambil Tertawa

INFOGRAFIK: Konten Satire, Jokowi Perlihatkan Kartu Kabur Saat Demo Sambil Tertawa

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Tidak Benar Pertalite Sudah Tidak Tersedia di SPBU Pertamina

[KLARIFIKASI] Tidak Benar Pertalite Sudah Tidak Tersedia di SPBU Pertamina

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Belum Ada Penunjukan Sivakorn Pu-Udom Jadi VAR Laga Indonesia Vs Guinea

[KLARIFIKASI] Belum Ada Penunjukan Sivakorn Pu-Udom Jadi VAR Laga Indonesia Vs Guinea

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] 1 Juta Ton Beras Sintetis Beracun dari China

[HOAKS] 1 Juta Ton Beras Sintetis Beracun dari China

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Ratusan Tentara China Mendarat di Indonesia

[HOAKS] Ratusan Tentara China Mendarat di Indonesia

Hoaks atau Fakta
Kumpulan Hoaks Kaitkan Ronaldo dengan Piala Asia U23 dan Timnas Indonesia...

Kumpulan Hoaks Kaitkan Ronaldo dengan Piala Asia U23 dan Timnas Indonesia...

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Pfizer Meminta Maaf karena Promosi Vaksin Covid-19 Ilegal

[HOAKS] Pfizer Meminta Maaf karena Promosi Vaksin Covid-19 Ilegal

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com