Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/04/2024, 09:55 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Sebuah video mengeklaim bahwa artis Sandra Dewi dijemput paksa polisi. Namun, setelah ditelusuri, narasi tersebut tidak benar atau hoaks.

Sebagai konteks, suami Sandra Dewi, Harvey Moeis, menjadi tersangka kasus dugaan korupsi penambangan ilegal di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk 2015-2022.

Kemudian, Sandra Dewi diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai saksi, pada Rabu (4/4/2024).

Kerugian negara dalam kasus tersebut diperkirakan mencapai Rp 271 triliun.

Narasi yang beredar

Video dengan narasi soal Sandra Dewi dijemput paksa polisi dibagikan oleh akun YouTube ini.

Akun tersebut membagikan video berdurasi 3 menit pada 7 April 2024 dengan judul:

Mengejutkan ???? Inilah Detik-detik Sandra Dewi Dijemput Paksa Pihak Kepolisian, Diiringi Jerit Tangis.

Kemudian di dalam video terdapat foto seorang perempuan dengan wajah tertutup mengenakan baju tahanan berwarna oranye.

Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Sandra Dewi dijemput paksa polisiAkun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Sandra Dewi dijemput paksa polisi

Penelusuran Kompas.com

Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri gambar seorang perempuan mengenakan baju tahanan berwarna oranye.

Hasilnya, gambar tersebut identik dengan foto di laman Kompas.com ini.

Berdasarkan keterangan foto, perempuan tersebut bukan Sandra Dewi, melainkan Karenina Maria Anderson.

Karenina ditangkap polisi pada 2 Agustus 2023 karena kepemilikan ganja seberat 4,4 gram. 

Kemudian, setelah video disimak sampai tuntas, tidak terdapat informasi valid bahwa Sandra Dewi dijemput paksa polisi.

Narator hanya membacakan artikel di laman Insertlive.com ini berjudul "Diperiksa Kejagung, Suguhan Tak Biasa Untuk Sandra Dewi Disorot".

Artikel tersebut membahas soal suguhan air mineral untuk Sandra Dewi dan disediakan kipas angin mini saat menjalani pemeriksaan di Kejagung, Jakarta, Kamis (4/4/2024).

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[HOAKS] Harrison Ford Pimpin Demo Kemerdekaan Palestina

[HOAKS] Harrison Ford Pimpin Demo Kemerdekaan Palestina

Hoaks atau Fakta
Rekor dan Pencapaian Manchester City, Jawara Premier League...

Rekor dan Pencapaian Manchester City, Jawara Premier League...

Data dan Fakta
Disinformasi, Bill Gates Ciptakan Pasar untuk Vaksin Flu Burung

Disinformasi, Bill Gates Ciptakan Pasar untuk Vaksin Flu Burung

Hoaks atau Fakta
Hoaks soal Konflik Israel-Palestina, dari Kehadiran Rusia sampai Video Rekayasa

Hoaks soal Konflik Israel-Palestina, dari Kehadiran Rusia sampai Video Rekayasa

Hoaks atau Fakta
Fakta Seputar Kecelakaan Helikopter yang Tewaskan Presiden Iran

Fakta Seputar Kecelakaan Helikopter yang Tewaskan Presiden Iran

Data dan Fakta
[HOAKS] 25 Orang Tewas Saat Pesta Pernikahan di China

[HOAKS] 25 Orang Tewas Saat Pesta Pernikahan di China

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Bantuan Dana Rp 250 Juta Mengatasnamakan Kerajaan Arab Saudi

[HOAKS] Bantuan Dana Rp 250 Juta Mengatasnamakan Kerajaan Arab Saudi

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Kenaikan Tarif Listrik mulai 1 Mei 2024

[HOAKS] Kenaikan Tarif Listrik mulai 1 Mei 2024

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Manipulasi Foto Seorang Anak Korban Gempuran Israel di Rafah

[KLARIFIKASI] Manipulasi Foto Seorang Anak Korban Gempuran Israel di Rafah

Hoaks atau Fakta
Cek Fakta Sepekan: Hoaks Prabowo-Gibran Gagal Dilantik | Kehadiran Rusia di Gaza

Cek Fakta Sepekan: Hoaks Prabowo-Gibran Gagal Dilantik | Kehadiran Rusia di Gaza

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Cara Optimalkan Google untuk Mencari Artikel Cek Fakta

INFOGRAFIK: Cara Optimalkan Google untuk Mencari Artikel Cek Fakta

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Pernyataan Mengejutkan Pelatih Portugal Jelang Laga Lawan Indonesia

[HOAKS] Pernyataan Mengejutkan Pelatih Portugal Jelang Laga Lawan Indonesia

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Manipulasi Foto Tentara IDF Menyelamatkan Bayi di Gaza

INFOGRAFIK: Manipulasi Foto Tentara IDF Menyelamatkan Bayi di Gaza

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Tidak Benar Gaji Ke-13 PNS Akan Dihentikan

[KLARIFIKASI] Tidak Benar Gaji Ke-13 PNS Akan Dihentikan

Hoaks atau Fakta
Menilik Pelarangan TikTok di Sejumlah Negara, dari Asia sampai Eropa

Menilik Pelarangan TikTok di Sejumlah Negara, dari Asia sampai Eropa

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com