Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kilas Balik Penayangan Episode Terakhir "Friends" pada 2004

Kompas.com - 07/05/2024, 13:54 WIB
Jawahir Gustav Rizal,
Kristian Erdianto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Setelah mengudara selama hampir satu dekade di stasiun televisi NBC, serial komedi situasi Friends berakhir dengan episode final pada 6 Mei 2004.

Episode ke-236 berjudul "The Last One" itu menjadi penutup cerita enam sekawan, Ross Geller, Rachel Green, Monica Geller, Joey Tribbiani, Chandler Bing, dan Phoebe Buffay.

Serial komedi yang debut pada 22 September 1994 itu mengisahkan kehidupan enam dewasa muda dalam balutan komedi ringan dengan latar Manhattan, New York City.

Dilansir New York Times, episode terakhir Friends mencatatkan rekor mengesankan, yakni ditonton lebih dari 52,5 juta pemirsa.

Angka itu menempatkan finale Friends di peringkat empat, setelah episode terakhir Seinfeld (76,3 juta pemirsa), Cheers (80,4 juta pemirsa), dan M*A*S*H (106 juta pemirsa).

Sejak 1998, Friends telah mengalahkan acara hiburan lainnya, termasuk siaran televisi tahunan Academy Awards dan reality show besar seperti "American Idol".

Dilansir History, serial itu menjadi fenomena kultural dengan memenangkan enam Emmy Awards, termasuk satu untuk Serial Komedi Terbaik.

Friends juga memicu tren gaya rambut "The Rachel", memunculkan frasa-frasa menarik seperti "How you doin?", dan membuat keenam pemeran utamanya menjadi terkenal.

Di episode final, pemirsa akhirnya menyaksikan akhir dari hubungan putus-nyambung Ross (David Schwimmer) dan Rachel (Jennifer Aniston).

Sesuai dengan harapan sebagian besar penggemar, mereka kembali bersama. Sementara itu, Chandler (Matthew Perry) dan Monica (Courtney Cox-Arquette) telah menjadi pasangan suami-istri.

Kemudian, Phoebe (Lisa Kudrow) telah menikah, dan Joey (Matt LeBlanc) pergi ke Los Angeles untuk mengejar karier aktingnya.

Dilansir ScreenRant, sambutan terhadap episode terakhir ini sebagian besar positif, terutama dari para penonton.

Di IMDb, "The Last One" mendapatkan rating 9,6/10 dari pengguna, menjadikannya episode dengan peringkat tertinggi kedua di web tersebut.

Meski sudah tamat 20 tahun lalu, Friends seakan tidak pernah kehilangan popularitasnya. Serial tersebut masih eksis melalui tayangan ulang di TV dan platform streaming.

Nostalgia menjadi alasan utama "Friends" tetap begitu populer hingga sekarang.

Serial ini menjadi tontonan yang nyaman, dan bagi banyak orang mengingatkan pada kehidupan tahun 90-an yang lebih sederhana.

Kolumnis The Guardian, Zoe Williams, menulis dalam artikel pada 30 Oktober 2023, Friends mewakili semangat tahun 90-an, dengan optimisme tanpa henti dan sedikit kekhawatiran.

"Rasanya seperti masa ketika tidak ada yang salah, dan apa pun yang salah akan menjadi bahan anekdot," tulis Williams.

"Oke, saya tumbuh dewasa di tahun 90-an, dan bisa dibilang semua orang mengingat dengan penuh kegembiraan pada dekade saat mereka masih muda, tapi saya melihat anak-anak saya sekarang dan saya tidak bisa membayangkan mereka 30 tahun lagi, dan berkata, 'Ah, tahun 2020-an - masa-masa yang memabukkan dan bodoh'" ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kilas Balik Kecelakaan Pesawat Garuda DC-10 di Jepang pada 1996

Kilas Balik Kecelakaan Pesawat Garuda DC-10 di Jepang pada 1996

Sejarah dan Fakta
[KLARIFIKASI] Patung Lilin Paus Yohanes Paulus II, Bukan Jenazah yang Masih Utuh

[KLARIFIKASI] Patung Lilin Paus Yohanes Paulus II, Bukan Jenazah yang Masih Utuh

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Shah Rukh Khan Meninggal Dunia

[HOAKS] Shah Rukh Khan Meninggal Dunia

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Konten Satire soal Elon Musk Luncurkan Ponsel Pesaing iPhone

[KLARIFIKASI] Konten Satire soal Elon Musk Luncurkan Ponsel Pesaing iPhone

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Konten soal Khasiat Daun Calincing Gunakan Gambar Keliru

[KLARIFIKASI] Konten soal Khasiat Daun Calincing Gunakan Gambar Keliru

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Penjemputan Jenazah Lukas Enembe, Bukan Demo di Cirebon

[KLARIFIKASI] Video Penjemputan Jenazah Lukas Enembe, Bukan Demo di Cirebon

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Unjuk Rasa Buruh Dinarasikan Menuntut Usut Kasus Vina

[KLARIFIKASI] Video Unjuk Rasa Buruh Dinarasikan Menuntut Usut Kasus Vina

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Foto Drone yang Berfungsi sebagai Toilet Ini Hasil Manipulasi AI

INFOGRAFIK: Foto Drone yang Berfungsi sebagai Toilet Ini Hasil Manipulasi AI

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Narasi Keliru soal Kucing Selamat dari Serangan Israel

[VIDEO] Narasi Keliru soal Kucing Selamat dari Serangan Israel

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Cangkir Semangka Starbucks Tidak Terkait Israel Vs Palestina

INFOGRAFIK: Cangkir Semangka Starbucks Tidak Terkait Israel Vs Palestina

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Belum Ada Bukti Air Rebusan Daun Jeruk Purut Sembuhkan Sakit Gigi

[KLARIFIKASI] Belum Ada Bukti Air Rebusan Daun Jeruk Purut Sembuhkan Sakit Gigi

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Bangkai Pesawat Malaysia Airlines MH370 di Dasar Laut

[HOAKS] Foto Bangkai Pesawat Malaysia Airlines MH370 di Dasar Laut

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Emtek Group Bantah Siapkan Penampilan Anang Usai Laga Indonesia Vs Filipina

[KLARIFIKASI] Emtek Group Bantah Siapkan Penampilan Anang Usai Laga Indonesia Vs Filipina

Hoaks atau Fakta
Pentingnya Konteks dalam Mengidentifikasi Konten AI

Pentingnya Konteks dalam Mengidentifikasi Konten AI

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Kecelakaan di Yunani pada 2014, bukan Tabrakan Beruntun di Puncak

[KLARIFIKASI] Foto Kecelakaan di Yunani pada 2014, bukan Tabrakan Beruntun di Puncak

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com