Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

CEK FAKTA: Vaksin Covid-19 Tidak Menambah Untaian Ketiga DNA

Kompas.com - 03/02/2023, 20:10 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

KOMPAS.com - Disinformasi Covid-19 yang mengaitkan vaksin dengan perubahan DNA kembali beredar di media sosial.

Dalam sebuah video yang viral di Twitter bercentang biru ini, seseorang mengaitkan perubahan untaian DNA manusia melalui nomor-nomor.

Video yang diunggah pada 25 Januari 2023 itu telah dilihat lebih dari 400.000 kali, dengan lebih dari 1.200 retweet dan 2.400 like.

"Bagaimana jika vaksin Covid benar-benar memberi kita untaian DNA ketiga? Ini membuatku merinding," tulisnya di Twitter.

Klaim dalam video

Seorang perempuan dalam video menjelaskan mengenai urutan ikatan yang menyatukan molekul DNA beruntai ganda dalam sel manusia.

Sebagai informasi, DNA atau deoxyribo nucleic acid merupakan molekul yang memuat materi genetik manusia.

Ia menyebut vaksin Covid-19 dari Moderna memiliki kemampuan untuk menambah untaian ketiga pada DNA.

Namun, video tersebut tidak memberikan bukti berupa penelitian ilmiah yang menyatakan bahwa vaksin Covid-19 mampu mengubah DNA manusia.

Dia hanya menyertakan potongan tangkapan layar yang disebutnya sebagai triple heliks.

Sumber tangkapan layar

Tangkapan layar di video, bersumber dari paten perusahaan Moderna terbitan 2020. Paten itu berisi metode sintesis untaian RNA untuk memproduksi protein.

RNA dan DNA merupakan dua hal yang berbeda. DNA memiliki heliks ganda, sementara RNA memiliki heliks tunggal.

Dilansir Reuters, Jumat (3/2/2023), bagian yang dilingkari oleh tangkapan layar itu terdapat pada halaman 25 dari dokumen paten Moderna.

Tangkapan layar itu mengacu pada kemungkinan pembuatan RNA sintetik dengan sandi instruksi untuk membuat jenis RNA lain yang berguna secara medis, termasuk formasi triple heliks RNA.

Bagian itu tidak mengacu pada mRNA yang digunakan dalam vaksin Covid-19 yang ada maupun DNA.

Bantahan ahli

Peneliti senior di John Hopkins, Tara Kirk Sell, mengungkapkan bahwa secara ilmu biologi teori yang dipaparkan keliru. Narasi dalam video itu juga tidak menunjukkan cara kerja vaksin.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kilas Balik Pekan Raya Jakarta, dari Monas ke Kemayoran

Kilas Balik Pekan Raya Jakarta, dari Monas ke Kemayoran

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Cara Menghemat Elpiji dengan Mengelem Karet Tabung

[HOAKS] Cara Menghemat Elpiji dengan Mengelem Karet Tabung

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Bukti Rekaman CCTV Linda Terlibat Kasus Pembunuhan Vina

[HOAKS] Bukti Rekaman CCTV Linda Terlibat Kasus Pembunuhan Vina

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Konten Satire soal Elon Musk Luncurkan Ponsel Pesaing iPhone

INFOGRAFIK: Konten Satire soal Elon Musk Luncurkan Ponsel Pesaing iPhone

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Artikel FBI Prediksi Sosiopat Berdasarkan Perilaku Pemain Gim

[HOAKS] Artikel FBI Prediksi Sosiopat Berdasarkan Perilaku Pemain Gim

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Beredar Manipulasi Foto Bangkai Pesawat Malaysia Airlines MH370

INFOGRAFIK: Beredar Manipulasi Foto Bangkai Pesawat Malaysia Airlines MH370

Hoaks atau Fakta
Manipulasi Foto Bernada Satire soal Produk Mayones 'Gayo'

Manipulasi Foto Bernada Satire soal Produk Mayones "Gayo"

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Kota Tersembunyi di Balik Tembok Es Antarktika

[HOAKS] Foto Kota Tersembunyi di Balik Tembok Es Antarktika

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Pesan Berantai soal Whatsapp Gold dan Video Martinelli

[HOAKS] Pesan Berantai soal Whatsapp Gold dan Video Martinelli

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Iptu Rudiana Ditetapkan Tersangka Kasus Pembunuhan Vina

[HOAKS] Iptu Rudiana Ditetapkan Tersangka Kasus Pembunuhan Vina

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Erupsi Gunung Ruang, Bukan Anak Krakatau

[KLARIFIKASI] Video Erupsi Gunung Ruang, Bukan Anak Krakatau

Hoaks atau Fakta
Sejarah Kepulauan Falkland yang Diperebutkan Inggris dan Argentina

Sejarah Kepulauan Falkland yang Diperebutkan Inggris dan Argentina

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] PSSI Putuskan Timnas Tidak Akan Ikut Piala AFF

[HOAKS] PSSI Putuskan Timnas Tidak Akan Ikut Piala AFF

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks Lingkaran Merah pada Tabung Gas Elpiji 3 Kg Tanda Keamanan, Cek Faktanya

INFOGRAFIK: Hoaks Lingkaran Merah pada Tabung Gas Elpiji 3 Kg Tanda Keamanan, Cek Faktanya

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Pengibaran Bendera Palestina di Milan Bukan Dilakukan Menteri Italia

INFOGRAFIK: Pengibaran Bendera Palestina di Milan Bukan Dilakukan Menteri Italia

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com