Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tanda Seseorang Kemungkinan Psikopat, Salah Satunya dari Gerakan Kepala

Kompas.com - 21/05/2024, 07:30 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya,
Inten Esti Pratiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Psikopat adalah gangguan mental yang ditandai dengan pola perilaku yang melanggar norma sosial.

Seorang psikopat juga kerap melanggar hak orang lain dan aturan hukum dengan perilaku yang tidak berempati, sombong, dan tindakan yang tidak terkontrol.

Dilansir dari Ciputra Hospital, psikopat dapat dialami oleh siapapun, termasuk ketika seseorang sudah tumbuh dewasa.

Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) mendefinisikan psikopat sebagai gangguan kepribadian antisosial.

Orang yang mengalami kondisi tersebut menunjukkan perilaku yang impulsif, tidak bertanggung jawab, dan seringkali bersifat kriminal.

“Seseorang dengan gangguan kepribadian antisosial biasanya akan bersikap manipulatif, curang dan sembrono, serta tidak peduli dengan perasaan orang lain,” jelas NHS dikutip dari Huffpost.

Baca juga: 7 Hal yang Diajarkan Orangtua kepada Anaknya yang Sukses, Apa Saja?


Tanda psikopat dari gerakan tubuh

NHS menjelaskan, seorang psikopat dapat mengeksploitasi, memanipulasi, atau melanggar hak-hak orang lain.

Gangguan yang dialami akan membuat seorang psikopat tidak mempunyai kepedulian atau tidak merasa menyesal walau orang lain menderita.

Tak sampai di situ, mereka juga tidak mampu mengendalikan amarahnya dan mungkin menyalahkan orang lain atas masalah dalam hidup mereka.

Selain ciri-ciri di atas, seorang psikopat juga dapat diketahui dari beberapa tanda, salah satunya dari cara mereka menggerakkan kepala.

Hal tersebut terungkap dalam studi yang diterbitkan di Personality and Individual Differences.

Menurut studi, orang mungkin menggerakkan kepala mereka lebih sedikit ketika mereka berbicara dibandingkan mereka yang memiliki tingkat psikopat yang lebih rendah.

Ada kemungkinan juga perilaku seperti itu dapat dilakukan oleh perempuan, meskipun umum terjadi laki-laki.

Tanda kedua seseorang adalah psikopat atau bukan adalah dengan melihat bahasa tubuhnya.

Sebagai contoh, pria dengan tingkat psikopat yang tinggi cenderung menggunakan lebih banyak gerakan tangan daripada mereka yang memiliki skor psikopat lebih rendah.

Baca juga: 7 Kebiasaan yang Dihindari Orang Sukses Setiap Hari

Tanda-tanda psikopat lainnya

Selain dua tanda yang sudah disebutkan, seseorang yang merupakan psikopat akan menunjukkan beberapa tanda sebagai berikut:

  • Tidak berperasaan atau tidak peduli dalam menanggapi penderitaan atau kesusahan orang lain
  • Tidak menunjukkan penyesalan setelah menyakiti orang lain atau melanggar aturan
  • Sering berbohong dan terampil
  • Memanipulasi orang untuk mendapatkan sesuatu
  • Terlibat dalam kegiatan yang berisiko atau berbahaya
  • Cenderung tidak membuat rencana ke depan, meninggalkan sesuatu sampai menit terakhir
  • Tidak bertanggung jawab, gagal menepati janji atau menindaklanjuti rencana
  • Mungkin terlihat menarik secara dangkal
  • Tampaknya tidak peduli dengan kinerja di sekolah atau tempat kerja
  • Sering membual
  • Mengalami kesulitan dalam mempertahankan hubungan, termasuk persahabatan dan hubungan romantis
  • Mungkin terlibat dalam perilaku kekerasan atau ilegal.

Baca juga: Risiko Pemimpin Psikopat Berkuasa

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Cara Daftar BCA ID untuk Aktivasi Layanan myBCA, Transaksi Perbankan Jadi Lebih Mudah

Cara Daftar BCA ID untuk Aktivasi Layanan myBCA, Transaksi Perbankan Jadi Lebih Mudah

Tren
Jadwal dan Harga Tiket Kunjungan Malam Observatorium Bosscha 2024

Jadwal dan Harga Tiket Kunjungan Malam Observatorium Bosscha 2024

Tren
7 Fakta Boeing 737 Korean Air Terjun Bebas, 15 Penumpang Luka-luka

7 Fakta Boeing 737 Korean Air Terjun Bebas, 15 Penumpang Luka-luka

Tren
Pabrik Baterai Lithium Korsel Terbakar, KBRI Seoul Pastikan Tak Ada Korban WNI

Pabrik Baterai Lithium Korsel Terbakar, KBRI Seoul Pastikan Tak Ada Korban WNI

Tren
Selain 8 Planet Tata Surya, Berapa Jumlah Planet yang Ada di Alam Semesta?

Selain 8 Planet Tata Surya, Berapa Jumlah Planet yang Ada di Alam Semesta?

Tren
Ada Masalah Tekanan Udara, Pesawat Malaysia Airlines Tujuan Bangkok Putar Balik

Ada Masalah Tekanan Udara, Pesawat Malaysia Airlines Tujuan Bangkok Putar Balik

Tren
Rumahnya Terkena Sampah Antariksa, Keluarga di Florida Tuntut NASA Sebesar Rp 1,3 Miliar

Rumahnya Terkena Sampah Antariksa, Keluarga di Florida Tuntut NASA Sebesar Rp 1,3 Miliar

Tren
10 Tahun Jadi Presiden, Jokowi Berulang Kali Keluhkan Sistem Perizinan Indonesia Ruwet

10 Tahun Jadi Presiden, Jokowi Berulang Kali Keluhkan Sistem Perizinan Indonesia Ruwet

Tren
Tema, Arti, dan Link Unduh Logo HUT ke-79 RI 2024

Tema, Arti, dan Link Unduh Logo HUT ke-79 RI 2024

Tren
Bukan Hanya Bentuk Perawatan, Ini 6 Alasan Kucing Peliharaan Menjilat Tubuhnya Sendiri

Bukan Hanya Bentuk Perawatan, Ini 6 Alasan Kucing Peliharaan Menjilat Tubuhnya Sendiri

Tren
Putri Anne dari Inggris Gegar Otak akibat Kecelakaan Saat Berkuda, Begini Kondisinya

Putri Anne dari Inggris Gegar Otak akibat Kecelakaan Saat Berkuda, Begini Kondisinya

Tren
Profil Eks Bos Pertamina Karen Agustiawan yang Divonis 9 Tahun Penjara

Profil Eks Bos Pertamina Karen Agustiawan yang Divonis 9 Tahun Penjara

Tren
Ransomware Serang Pusat Data Nasional Berhari-hari, Pakar Keamanan Siber: Data Kemungkinan Diambil

Ransomware Serang Pusat Data Nasional Berhari-hari, Pakar Keamanan Siber: Data Kemungkinan Diambil

Tren
Viral, Video HR Teriaki Calon Karyawan dengan Kata 'Sampah', PT IMIP: HR Disanksi Non-job

Viral, Video HR Teriaki Calon Karyawan dengan Kata "Sampah", PT IMIP: HR Disanksi Non-job

Tren
Ramai soal Bali Terasa Dingin Saat Musim Kemarau, Ini Penjelasan BMKG

Ramai soal Bali Terasa Dingin Saat Musim Kemarau, Ini Penjelasan BMKG

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com