Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

9 Tanda Darah Tinggi di Usia 20-an, Bisa Picu Serangan Jantung dan Stroke

Kompas.com - 26/05/2024, 07:00 WIB
Diva Lufiana Putri,
Inten Esti Pratiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi umumnya diidap oleh orang dewasa dan lanjut usia (lansia).

Data Kementerian Kesehatan pada 2019 menunjukkan, hipertensi terjadi pada kelompok umur 31-44 tahun (31,6 persen), 45-54 tahun (45,3 persen), dan umur 55-64 tahun (55,2 persen).

Namun, anak muda yang berada di kisaran usia 20 tahunan juga rentan mengalami tekanan darah tinggi.

Seperti halnya kelompok usia lain, gejala atau tanda darah tinggi pada usia 20 tahunan pun beragam dan sama membahayakannya bagi kesehatan.

Lantas, apa saja tanda hipertensi yang menyerang orang-orang berusia 20 tahunan?

Baca juga: Jarang Disadari, Ini Daftar Ikan Tinggi Natrium yang Patut Diwaspadai Penderita Hipertensi


Tanda awal hipertensi di usia 20-an

Hipertensi atau darah tinggi adalah kondisi saat tekanan darah sistolik (jantung berkontraksi) lebih dari 140 mmHg atau tekanan darah diastolik (jantung berelaksasi) lebih dari 90 mmHg.

Biasanya, tekanan darah ditulis sebagai tekanan sistolik garis miring tekanan diastolik. Sebagai contoh, tekanan darah normal ditulis dengan 120/80 mmHg.

Menurut Kementerian Kesehatan, hipertensi atau tekanan darah tinggi sering disebut sebagai silent killer, yakni masalah kesehatan yang bisa membunuh penderitanya secara diam-diam.

Julukan tersebut muncul dikarenakan hipertensi kerap kali tidak menunjukkan gejala atau tanda pada tubuh penderita.

Namun secara diam-diam, tekanan abnormal dalam arteri ini dapat meningkatkan risiko terkena stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung, serta kerusakan ginjal.

Dilansir dari laman Medical News Today, tekanan darah yang terlalu tinggi hingga mencapai 180/120 mmHg dapat memicu sejumlah gejala tidak diinginkan.

Gejala darah tinggi di usia 20 tahunan pun umumnya sama seperti kelompok usia lain, yang meliputi:

  1. Sakit kepala atau pusing
  2. Mual
  3. Muntah
  4. Pusing
  5. Penglihatan kabur atau penglihatan ganda
  6. Mimisan
  7. Palpitasi jantung atau jantung berdetak kencang
  8. Sesak napas
  9. Perdarahan subkonjungtiva atau bercak seperti darah pada mata.

Cara terbaik untuk mengetahui apakah seseorang menderita hipertensi adalah dengan memeriksa tekanan darah secara teratur.

Dikutip dari Healthline, apa pun kondisi kesehatannya, dokter atau tenaga medis biasanya akan mengecek tekanan darah sebelum mulai memeriksa pasien.

Jika rutin melakukan pemeriksaan fisik tahunan, cobalah berkonsultasi terkait risiko hipertensi untuk membantu mengawasi tekanan darah.

Baca juga: 4 Obat Ini Tak Boleh Diminum Bersama Jahe, Ada Hipertensi dan Diabetes

Halaman:

Terkini Lainnya

Bocoran Susunan Satgas Judi Online yang Dikomandoi Menko Polhukam, Ada Siapa Saja?

Bocoran Susunan Satgas Judi Online yang Dikomandoi Menko Polhukam, Ada Siapa Saja?

Tren
Seorang Dokter Temukan Potongan Jari Manusia di Dalam Es Krim 'Cone'

Seorang Dokter Temukan Potongan Jari Manusia di Dalam Es Krim "Cone"

Tren
4 Kader Gerindra yang Dapat Jatah Komisaris BUMN, Siapa Saja?

4 Kader Gerindra yang Dapat Jatah Komisaris BUMN, Siapa Saja?

Tren
Apakah Karyawan Swasta Dapat Libur Cuti Bersama Idul Adha? Berikut Aturannya

Apakah Karyawan Swasta Dapat Libur Cuti Bersama Idul Adha? Berikut Aturannya

Tren
7 Manfaat Memelihara Anjing, Salah Satunya Baik untuk Kesehatan Jantung

7 Manfaat Memelihara Anjing, Salah Satunya Baik untuk Kesehatan Jantung

Tren
Arab Saudi Uji Coba Taksi Terbang Tanpa Awak di Musim Haji 2024

Arab Saudi Uji Coba Taksi Terbang Tanpa Awak di Musim Haji 2024

Tren
Kapan Waktu yang Tepat Calon Karyawan Bertanya soal Gaji?

Kapan Waktu yang Tepat Calon Karyawan Bertanya soal Gaji?

Tren
Kapan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 70? Berikut Jadwal, Cara Daftar, Syaratnya

Kapan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 70? Berikut Jadwal, Cara Daftar, Syaratnya

Tren
Menko PMK Sebut Judi Online Bahaya, tapi Korbannya Akan Diberi Bansos

Menko PMK Sebut Judi Online Bahaya, tapi Korbannya Akan Diberi Bansos

Tren
KA Blambangan Ekspres dan Banyubiru Kini Gunakan Kereta Ekonomi New Generation, Cek Tarifnya

KA Blambangan Ekspres dan Banyubiru Kini Gunakan Kereta Ekonomi New Generation, Cek Tarifnya

Tren
Jemaah Haji Indonesia Berangkat ke Arafah untuk Wukuf, Ini Alur Perjalanannya

Jemaah Haji Indonesia Berangkat ke Arafah untuk Wukuf, Ini Alur Perjalanannya

Tren
Cara Mengubah Kalimat dengan Format Huruf Besar Menjadi Huruf Kecil di Google Docs

Cara Mengubah Kalimat dengan Format Huruf Besar Menjadi Huruf Kecil di Google Docs

Tren
Lolos SNBT 2024, Ini UKT Kedokteran UGM, Unair, Unpad, Undip, dan UNS

Lolos SNBT 2024, Ini UKT Kedokteran UGM, Unair, Unpad, Undip, dan UNS

Tren
Cara Daftar KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN 2024, Klik kip-kuliah.kemdikbud.go.id

Cara Daftar KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN 2024, Klik kip-kuliah.kemdikbud.go.id

Tren
Cara Cek Lokasi Faskes dan Kantor BPJS Kesehatan Terdekat secara Online

Cara Cek Lokasi Faskes dan Kantor BPJS Kesehatan Terdekat secara Online

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com