Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Operasional MRT Jakarta Selama Libur Lebaran, Berlaku Mulai Besok

Kompas.com - 07/04/2024, 13:00 WIB
Erwina Rachmi Puspapertiwi,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Selama mudik dan libur Lebaran 2024, PT MRT Jakarta (Perseroda) akan tetap beroperasi dan menambah jadwalnya.

“MRT Jakarta akan tetap beroperasi melayani masyarakat selama libur Idul Fitri mendatang. Seluruh stasiun juga dibuka dengan pelayanan seperti biasa,” ujar Kepala Divisi
Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Ahmad Pratomo.

Selain menambah jadwal operasional, pihaknya menyiapkan sejumlah program menarik bagi para pengguna jasa MRT Jakarta selama masa libur Lebaran 2024.

PT MRT Jakarta juga akan menambah petugas di stasiun untuk memastikan pengguna jasa mendapatkan pengalaman yang nyaman selama berada di stasiun maupun kereta.

Simak jadwal MRT Jakarta selama libur Lebaran 2024.

Baca juga: Aturan Buka Puasa dalam KRL, LRT, MRT, dan TransJakarta


Jadwal operasional MRT Lebaran 2024

Ahmad menjelaskan, pihaknya memperpanjang waktu operasional MRT untuk melayani penumpang selama periode Lebaran 2024.

Nantinya MRT Jakarta mulai beroperasi pukul 05.00 WIB-24.00 WIB dengan waktu keberangkatan kereta berselang setiap 10 menit.

Jadwal ini berlaku selama libur Idul Fitri 1445 H pada 8-15 April 2023. Seluruh stasiun akan MRT sebanyak 13 stasiun juga dibuka sesuai dengan jam operasional tersebut.

Adapun jadwal rinci waktu keberangkatan dan stasiun MRT Jakarta dapat dicek melalui link berikut ini.

Selain menambah jam operasional, MRT Jakarta mengeluarkan mesin penjualan tiket MyMRT Lite versi mobile dalam rangka menyambut libur Lebaran.

“Cara kerjanya seperti mesin penjualan tiket MyMRTJ Lite versi self-service yang ada di Stasiun Bundaran HI. Namun, ini versi mobile yang dibawa oleh petugas stasiun," ujar Ahmad.

Baca juga: Jadwal Operasional Kereta Cepat Whoosh Selama Libur Lebaran 2024

Mesin MyMRTJ Lite versi mobile ini bekerja mirip dengan mesin penjualan tiket biasa. Nantinya, petugas akan membantu pelanggan memilih stasiun tujuan.

Lalu, pelanggan tinggal membayar dengan memindai kode QR sesuai nominal biaya perjalanan.

Tiket kode QR yang akan dipindai melalui gerbang penumpang (passenger gate) akan tercetak otomatis atau terkirim ke ponsel pelanggan melalui email.

"Petugas dapat proaktif menawarkan kepada pelanggan untuk membeli tiket dari mesin tersebut,” tambah Ahmad.

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com