Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ranking FIFA Indonesia Naik per 15 Februari 2024 Usai Piala Asia 2023

Kompas.com - 17/02/2024, 15:00 WIB
Aditya Priyatna Darmawan,
Inten Esti Pratiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - FIFA mengumumkan ranking terbaru untuk tim nasional (timnas) seluruh negara, termasuk Indonesia per Kamis, 15 Februari 2024.

Dikutip dari Antara, Kamis, timnas Indonesia naik empat peringkat menjadi 142, di mana sebelumnya berada di 146.

Skuad Garuda menduduki peringkat 142 pada ranking FIFA dengan mengoleksi 1.072,66 poin.

Penambahan poin sebanyak 8,65 dari sebelumnya ini diperoleh dari gelaran Piala Asia 2023 di Qatar yang baru saja selesai digelar.

Pada Piala Asia 2023, Indonesia mencatatkan sejarah dengan melaju hingga babak 16 besar.

Baca juga: Alasan Kenapa Timnas Indonesia Pakai Lambang Garuda Bukan Logo PSSI?

Upaya PSSI naikkan ranking Indonesia

Setidaknya ada empat upaya PSSI sebagai upaya untuk menaikkan ranking FIFA Indonesia hingga saat ini, yaitu:

  • Memilih pelatih yang berpengalaman dan berprestasi di pentas internasional
  • Mengikuti pertandingan (match day) yang diadakan FIFA
  • Menghidupkan kembali kompetisi sepak bola lokal di Indonesia
  • Bekerja sama dengan FIFA memperbaiki manajemen pertandingan, tata kelola keamanan, dan tata kelola perwasitan Indonesia.

“Ini sebuah proses yang membuktikan program yang kami lakukan di PSSI, terutama dalam menyiapkan timnas yang kompetitif dan berkualitas, sudah on the track,” ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Baca juga: Mengapa Pemain Sepak Bola Gandeng Anak-anak Sebelum Pertandingan?

5 besar peringkat FIFA Asia Tenggara

Para pemain timnas Indonesia berfoto bersama sebelum melawan timnas Australia pada babak 16 besar Piala Asia 2023 di Stadion Jassim Bin Hamad, Doha, Qatar, Minggu (28/1/2024). Kiprah timnas Indonesia pada Piala Asia 2023 terhenti di 16 besar usai kalah 0-4 dari Australia. (ANTARAFOTO/Yusran Uccang/nym.)ANTARAFOTO/Yusran Uccang Para pemain timnas Indonesia berfoto bersama sebelum melawan timnas Australia pada babak 16 besar Piala Asia 2023 di Stadion Jassim Bin Hamad, Doha, Qatar, Minggu (28/1/2024). Kiprah timnas Indonesia pada Piala Asia 2023 terhenti di 16 besar usai kalah 0-4 dari Australia. (ANTARAFOTO/Yusran Uccang/nym.)
Pada ranking FIFA di kawasan Asia Tenggara, Timnas Indonesia menduduki posisi kelima.

Thailand masih menduduki posisi puncak di kawasan ASEAN dengan berada di peringkat ke-101 usai mengalami peningkatan 12 peringkat karena meraup 29,37 poin di gelaran Piala Asia 2023.

Peringkat kedua ditempati oleh VIetnam dengan berada di peringkat ke-105 dunia. Peringkat itu didapatkan dari hasil minor Vietnam pada Piala Asia 2023 yang membuatnya merosot 11 peringkat karena kehilangan 41 poin.

Sama halnya Vietnam, Malaysia mengalami penurunan dua peringkat menjadi 132 usai kehilangan 12,7 poin dari performanya di Piala Asia 2023. Meski begitu, Malaysia menduduki peringkat ketiga di Asia Tenggara.

Sementara itu, Filipina yang tidak ikut serta dalam gelaran Piala Asia 2023 menduduki peringkat keempat kawasan zona Asia Tenggara usai menempati peringkat ke-139 dunia dengan koleksi 1086,17 poin.

Baca juga: Mengenal St Pauli, Klub yang Menyatukan Sepak Bola, Musik, dan Gerakan Sosial

Berikut rincian 5 besar ranking FIFA Asia Tenggara:

  • Thailand
    • Rangking: 101 dunia
    • Poin: 1.206,72
  • Vietnam
    • Rangking: 105 dunia
    • Poin: 1.194,58
  • Malaysia
    • Rangking: 132 dunia
    • Poin: 1.110,17
  • Filipina
    • Rangking: 139 dunia
    • Poin: 1.086,17
  • Indonesia
    • Rangking: 142 dunia
    • Poin: 1.072,66.

Baca juga: Mengenal Klub Bola Deportivo Palestino, Didirikan Imigran Palestina yang Lari dari Perang

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Kelompok Orang yang Perlu Menghindari Minum Air Kelapa, Siapa Saja?

Kelompok Orang yang Perlu Menghindari Minum Air Kelapa, Siapa Saja?

Tren
Arkeolog Temukan Situs Pertapaan Kuno Berusia 1.300 Tahun di Inggris

Arkeolog Temukan Situs Pertapaan Kuno Berusia 1.300 Tahun di Inggris

Tren
Peserta BPJS Beli Obat di Luar RS Disebut Dapat 'Reimburse', Ini Kata BPJS Kesehatan

Peserta BPJS Beli Obat di Luar RS Disebut Dapat "Reimburse", Ini Kata BPJS Kesehatan

Tren
'Dissenting Opinion' Hakim Arief Hidayat, Presiden Disebut Menyuburkan Politik Dinasti

"Dissenting Opinion" Hakim Arief Hidayat, Presiden Disebut Menyuburkan Politik Dinasti

Tren
Profil Ketua MK Suhartoyo yang Pimpin Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2024

Profil Ketua MK Suhartoyo yang Pimpin Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2024

Tren
Alasan MK Tolak Permohonan Anies-Muhaimin, Intervensi Presiden dan Bansos Tak Terbukti

Alasan MK Tolak Permohonan Anies-Muhaimin, Intervensi Presiden dan Bansos Tak Terbukti

Tren
Tak Bisa Jawab Soal UTBK, Lebih Baik Diisi atau Dikosongkan?

Tak Bisa Jawab Soal UTBK, Lebih Baik Diisi atau Dikosongkan?

Tren
Lengser Oktober 2024, Jokowi Akan Dapat Rumah dan Rp 30 Juta Per Bulan

Lengser Oktober 2024, Jokowi Akan Dapat Rumah dan Rp 30 Juta Per Bulan

Tren
Media Asing Soroti Penampilan Indonesia Usai Lolos ke Perempat Final Piala Asia U23, Marselino Banjir Pujian

Media Asing Soroti Penampilan Indonesia Usai Lolos ke Perempat Final Piala Asia U23, Marselino Banjir Pujian

Tren
5 Rebusan yang Diyakini Ampuh Mengatasi Asam Urat, Ada Jahe dan Kunyit

5 Rebusan yang Diyakini Ampuh Mengatasi Asam Urat, Ada Jahe dan Kunyit

Tren
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Mei 2024, Dua Kali Libur Panjang

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Mei 2024, Dua Kali Libur Panjang

Tren
Pengertian Hukum Pidana dan Hukum Perdata, Apa Bedanya?

Pengertian Hukum Pidana dan Hukum Perdata, Apa Bedanya?

Tren
10 Rekomendasi Ras Anjing Peliharaan yang Cocok untuk Pemula

10 Rekomendasi Ras Anjing Peliharaan yang Cocok untuk Pemula

Tren
Diet Minum Jus Jeruk 40 Hari Diklaim Beri Manfaat Emosional, Ini Kata Ahli

Diet Minum Jus Jeruk 40 Hari Diklaim Beri Manfaat Emosional, Ini Kata Ahli

Tren
Apa Itu Trombosit? Berikut Pengertian dan Fungsinya

Apa Itu Trombosit? Berikut Pengertian dan Fungsinya

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com