Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Promo Imlek Tiket KA Rp 100.000, Apakah Bisa Digabung Tarif Reduksi?

Kompas.com - 19/01/2023, 18:00 WIB
Retia Kartika Dewi,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengadakan promo New Year Deals dalam rangka menyambut Imlek 2023.

Dengan adanya promo Imlek ini, pelanggan bisa membeli tiket KA dengan harga Rp 100.000 untuk kelas ekonomi, Rp 150.000 untuk kelas bisnis, dan Rp 200.000 untuk kelas eksekutif.

Promo ini berlaku untuk pembelian dari aplikasi KAI Access mulai 20-31 Januari 2023 dengan jadwal keberangkatan 21 Januari-7 Februari 2023.

Baca juga: KAI Sediakan 18.000 Tiket Promo ke Berbagai Tujuan, Ini Perinciannya!

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh KAI121 (@kai121_)

Namun, apakah harga promo Imlek ini bisa digabung dengan tarif reduksi lansia hingga jurnalis?

Penjelasan PT KAI

Vice President (VP) Public Relations PT KAI, Joni Martinus mengatakan bahwa promo Imlek New Year Deals tidak dapat digabungkan dengan tarif reduksi. 

Ia menambahkan, promo Imlek KA juga tidak berlaku untuk tarif khusus, gabungan diskon atau promo lainnya, dan KA PSO, luxury, priority, panoramic, dan kereta wisata lainnya.

"Promo New Year Deals tidak bisa digabungkan dengan promo/reduksi lainnnya kecuali reduksi untuk infant yang tidak mengambil tempat duduk," ujar Joni saat dihubungi Kompas.com, Kamis (19/1/2023).

Tarif reduksi

Dilansir dari Kompas.com, Senin (16/1/2023), tarif reduksi diberikan ke berbagai kalangan masyarakat seperti lansia, legiun veteran RI, anggota TNI, Polri, wartawan, dan civitas akademika berbagai perguruan tinggi.

Ketentuan tarif reduksi tiket kereta api sebagai berikut:

1. Lansia

Diskon sebesar 20 persen untuk KA komersial kelas ekonomi, bisnis, dan eksekutif dengan ketentuan pelanggan berusia 60 tahun atau lebih pada tanggal keberangkatan.

2. Legiun Veteran RI

  • Diskon sebesar 50 persen untuk KA komersial kelas ekonomi, bisnis, dan eksekutif yang berlaku di hari Selasa sampai Kamis, kecuali hari besar/hari libur nasional lainnya dan hari-hari ramai yang ditetapkan oleh perusahaan.
  • Diskon sebesar 30 persen untuk KA Komersial kelas ekonomi, bisnis, dan eksekutif yang berlaku di hari Jumat sampai Senin dan hari besar/hari libur nasional lainnya, serta hari-hari ramai yang ditetapkan oleh perusahaan.

3. TNI dan Polri

Anggota TNI/Polri yang aktif, termasuk siswa pendidikan TNI/Polri bisa memperoleh diskon sebesar 25 persen untuk KA komersial kelas eksekutif dan 50 persen untuk KA komersial kelas ekonomi dan bisnis.

Diskon ini tidak termasuk anggota keluarga yang bersangkutan dan PNS yang bekerja di lingkungan TNI/Polri.

4. Wartawan

Diskon sebesar 20 persen untuk KA komersial kelas ekonomi dan bisnis, dengan ketentuan menunjukan kartu pers dan surat tugas peliputan.

5. Civitas akademika

Diskon sebesar 10 persen untuk dosen dan tenaga kependidikan UNS, UNPAD, UI, UGM, ITB, dan ITS, serta anggota ikatan alumni UNS, UGM, ITB, ITS, UNY, dan UNAIR.

Baca juga: KAI Beri Promo Tiket Kereta Api, Tarif Kelas Ekonomi mulai Rp 100.000

Halaman:

Terkini Lainnya

Catat, Ini Waktu Larangan untuk Minum Kopi dan Dampaknya

Catat, Ini Waktu Larangan untuk Minum Kopi dan Dampaknya

Tren
Mengenal Teori Bumi Berlubang dan Agartha, Inspirasi Serial 'Joko Anwar's Nightmares and Daydreams'

Mengenal Teori Bumi Berlubang dan Agartha, Inspirasi Serial "Joko Anwar's Nightmares and Daydreams"

Tren
Kemenkumham Soroti Kasus Peserta UTBK Tunarungu Dipaksa Copot ABD dan Dicurigai Joki

Kemenkumham Soroti Kasus Peserta UTBK Tunarungu Dipaksa Copot ABD dan Dicurigai Joki

Tren
Siswa SMP Tewas Diduga Dianiaya Polisi di Padang, Saksi Sempat Lihat Korban Ditendang

Siswa SMP Tewas Diduga Dianiaya Polisi di Padang, Saksi Sempat Lihat Korban Ditendang

Tren
Menilik Pegunungan Appalachia, Rumah bagi Cerita Misteri dan Supranatural

Menilik Pegunungan Appalachia, Rumah bagi Cerita Misteri dan Supranatural

Tren
Gangguan di Server Pusat Data Nasional Terjadi Cukup Lama, Apa Penyebabnya?

Gangguan di Server Pusat Data Nasional Terjadi Cukup Lama, Apa Penyebabnya?

Tren
Lowongan Kerja PT KAI untuk SMA: Ini Syarat, Link, dan Cara Daftarnya

Lowongan Kerja PT KAI untuk SMA: Ini Syarat, Link, dan Cara Daftarnya

Tren
Urutan Nonton 7 Episode Joko Anwar's Nightmares and Daydreams

Urutan Nonton 7 Episode Joko Anwar's Nightmares and Daydreams

Tren
Benarkah Mencuci Piring Bisa Bantu Meredakan Stres? Ini Kata Psikolog

Benarkah Mencuci Piring Bisa Bantu Meredakan Stres? Ini Kata Psikolog

Tren
Penjelasan Kemenag soal Video Jemaah Haji Diduga Meninggal dan Telantar di Arab Saudi

Penjelasan Kemenag soal Video Jemaah Haji Diduga Meninggal dan Telantar di Arab Saudi

Tren
Kasus Anjing Gigit Manusia Kembali Terjadi, Bisakah Pemilik Dipidana?

Kasus Anjing Gigit Manusia Kembali Terjadi, Bisakah Pemilik Dipidana?

Tren
Kronologi Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek Rp 3 Juta, Modus soal Izin Bangunan

Kronologi Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek Rp 3 Juta, Modus soal Izin Bangunan

Tren
Pelajar di Padang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Polisi hingga Meninggal, KPAI Desak Polri Berbenah

Pelajar di Padang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Polisi hingga Meninggal, KPAI Desak Polri Berbenah

Tren
5 Fakta Kecelakaan Pajero Vs Truk di Tol Semarang-Batang yang Menewaskan 4 Orang

5 Fakta Kecelakaan Pajero Vs Truk di Tol Semarang-Batang yang Menewaskan 4 Orang

Tren
Ahli Deteksi Kebangkitan Lubang Hitam 1 Juta Kali Massa Matahari, Apa Dampaknya?

Ahli Deteksi Kebangkitan Lubang Hitam 1 Juta Kali Massa Matahari, Apa Dampaknya?

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com