Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berkaca Kasus Gunting Uang Kertas di Surabaya, Apa Saja Larangan pada Uang Rupiah?

Kompas.com - 12/01/2023, 12:01 WIB
Ahmad Naufal Dzulfaroh,
Rendika Ferri Kurniawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Seorang warga Surabaya, Rochmad Hidayat harus menerima hukuman 1 tahun 2 bulan penjara dan denda Rp 50 juta setelah aksinya menggunting uang kertas Rp 32 juta.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya menganggap, Rochmad melanggar Pasal 35 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

Aksi ini bermula ketika Rochmad menerima selembar uang rupiah yang sobek saat menarik tunai uang di ATM.

Kemudian, ia menyetorkan kembali uang rupiah tersebut ke mesin setor tunai dan ternyata bisa masuk.

Dari pengalaman itu, Rochmad pun terus melakukan aksinya hingga 6 kali di beberapa mesin ATM yang berbeda di wilayah Surabaya pada Agustus hingga September 2022.

Rochmad menggunting ujung uang kertas lalu disetorkan ke mesin ATM. Total uang rusak yang disetornya mencapai Rp 32 juta.

Pihak bank mendeteksi aksi tersebut setelah menerima laporan dari seorang nasabah yang mengoperasikan ATM.

Agar tidak bernasib sama dengan Rochmad, apa saja larangan-larangan terkait uang rupiah?

Baca juga: Viral, Foto Uang Baru Rp 10.000 dengan Nomor Seri Unik W118UUUUU, Bank Indonesia Bilang Begini

Larangan terkait uang Rupiah

Berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2021, ada beberapa larangan aktivitas terkait mata uang rupiah yang tertuang dalam Bab VII mulai dari Pasal 23-27.

1. Menolak pembayaran rupiah

Dalam Pasal 23, disebutkan bahwa setiap orang dilarang menolak rupiah yang penyerahannya dimaksudkan sebagai pembayaran atau untuk menyelesaikan kewajiban yang harus dipenuhi dengan rupiah dan/atau untuk transaksi keuangan lainnya di Indonesia, kecuali terdapat keraguan atas keaslian rupiah.

Ketentuan tersebut dikecualikan untuk pembayaran atau penyelesaian kewajiban dalam valuta asing yang telah diperjanjikan secara tertulis.

2. Meniru

Sementara Pasal 24 menjelaskan, setiap orang dilarang meniru rupiah, kecuali untuk tujuan edukasi dan/atau promosi dengan memberi kata spesimen.

Setiap orang juga dilarang menyebarkan atau mengedarkan rupiah tiruan.

Baca juga: Viral, Foto Uang Robek Rp 20.000 Disambung dengan Sobekan Rp 1.000, Ini Kata Bank Indonesia

3. Merusak

Dalam Pasal 25, disebutkan bahwa setiap orang dilarang merusak, memotong, menghancurkan, dan/atau mengubah rupiah dengan maksud merendahkan kerhormatannya sebagai simbol negara.

Seriap orang juga dilarang membeli atau menjual dan mengimpor atau mengekspor rupiah yang sudah dirusak, dipotong, dihancurkan, dan/atau diubah.

Halaman:

Terkini Lainnya

Daftar Pejabat ASN yang Pindah Lebih Dulu ke IKN

Daftar Pejabat ASN yang Pindah Lebih Dulu ke IKN

Tren
Viral, Video Pengemudi Diduga Ditilang Polisi dan Masuk Mobil Patroli

Viral, Video Pengemudi Diduga Ditilang Polisi dan Masuk Mobil Patroli

Tren
Kata Timnas Amin dan TPN Ganjar-Mahfud soal Kabinet Jokowi Bahas Program Makan Siang Prabowo

Kata Timnas Amin dan TPN Ganjar-Mahfud soal Kabinet Jokowi Bahas Program Makan Siang Prabowo

Tren
Daftar Partai yang Dukung Hak Angket soal Dugaan Kecurangan Pilpres

Daftar Partai yang Dukung Hak Angket soal Dugaan Kecurangan Pilpres

Tren
Cara Main Kuis 'What Cake R U' untuk Tahu Tipe Kepribadian Saat Bekerja

Cara Main Kuis "What Cake R U" untuk Tahu Tipe Kepribadian Saat Bekerja

Tren
5 Hal Mengenai Kasus Dugaan Pelecehan Rektor Universitas Pancasila

5 Hal Mengenai Kasus Dugaan Pelecehan Rektor Universitas Pancasila

Tren
Saat Bursa Pilkada DKI Jakarta 2024 Mulai Memanas...

Saat Bursa Pilkada DKI Jakarta 2024 Mulai Memanas...

Tren
Kenapa Warna Paspor di Dunia Berbeda-beda? Indonesia Punya Tiga Warna

Kenapa Warna Paspor di Dunia Berbeda-beda? Indonesia Punya Tiga Warna

Tren
Mengenal Hari Raya Galungan yang Diperingati Umat Hindu

Mengenal Hari Raya Galungan yang Diperingati Umat Hindu

Tren
Aaron Bushnell, Tentara AS yang Tewas Usai Aniaya Diri untuk Protes Genosida Israel

Aaron Bushnell, Tentara AS yang Tewas Usai Aniaya Diri untuk Protes Genosida Israel

Tren
Uji Coba Syarat Pembuatan SKCK dengan BPJS Kesehatan pada 1 Maret 2024, Ini Cara Cek Status Kepesertaannya

Uji Coba Syarat Pembuatan SKCK dengan BPJS Kesehatan pada 1 Maret 2024, Ini Cara Cek Status Kepesertaannya

Tren
7 Kombinasi Suplemen yang Sebaiknya Tidak Diminum Bersamaan karena Picu Efek Samping

7 Kombinasi Suplemen yang Sebaiknya Tidak Diminum Bersamaan karena Picu Efek Samping

Tren
Gurita Disebut Gemar Meninju Ikan karena Dendam, Pakar Beri Penjelasan

Gurita Disebut Gemar Meninju Ikan karena Dendam, Pakar Beri Penjelasan

Tren
Pesawat Ruang Angkasa AS yang Mendarat di Bulan Diperkirakan Kehabisan Daya dan Mati Hari Ini

Pesawat Ruang Angkasa AS yang Mendarat di Bulan Diperkirakan Kehabisan Daya dan Mati Hari Ini

Tren
Cara Melakukan Live di TikTok, Berikut Syarat yang Harus Dipenuhi

Cara Melakukan Live di TikTok, Berikut Syarat yang Harus Dipenuhi

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com