Kompas.com - 14/02/2022, 10:05 WIB

KOMPAS.com - Menangis menjadi satu cara yang bisa dilakukan oleh seorang bayi kepada orang dewasa di sekitarnya untuk mengekspresikan beragam ketidaknyamanan yang tengah ia rasakan.

Ketika lapar, ia menangis. Lelah, ia menangis. Kesakitan, ia menangis. Bosan, ia menangis.

Dan banyak hal lain yang juga ia ekspresikan dengan tangisan.

Hal ini mungkin akan mendatangkan kebingungan tersendiri bagi orang yang mengasuhnya, apalagi jika tangisannya terus-menerus dan sulit untuk ditenangkan.

Arti di balik tangisan bayi dan cara mengatasinya

Berikut ini ada sejumlah arti di balik tangisan bayi, tanda apa saja yang bisa dibaca, dan bagaimana cara mengatasinya.

Dikutip dari Parents (9/1/2020), berikut adalah 5 di antaranya:

1. Tangis tanda lapar

Pertama adalah menangis tanda bayi lapar.

Tangisannya akan terdengar seperti putus asa, tak kunjung berhenti, dan biasanya bernada tinggi.

Hal yang akan semakin membenarkan bahwa tangisan ini berarti dia lapar adalah ketika Anda terakhir memberinya ASI 1,5-3 jam yang lalu.

Atau, Anda terakhir kali memberinya susu botol 2-4 jam sebelumnya.

Jika iya, maka dia akan menangis dengan disertai tingkah panik.

Solusinya, berikan dia ASI atau susu botol. Tetapi, jangan berikan bayi makan jika itu belum lama dari waktu makan terakhirnya.

Hal itu dapat membuatnya terlalu kenyang sehinngga tidak nyaman.

Baca juga: Jangan Sembarangan Memegang Bayi, Perhatikan Hal Berikut...

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.