Kompas.com - 24/01/2022, 10:05 WIB
Gangguan kecemasan sering menerpa nakes selama puncak pandemi. Unsplash/Vladimir FedotovGangguan kecemasan sering menerpa nakes selama puncak pandemi.

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 masih berlangsung hingga kini, bahkan varian baru Omicron pun sudah merambah ke beberapa kota besar di Indonesia.  

Seperti diberitakan Kompas.com, Senin (17/01/2022), puncak Omicron diperkirakan akan terjadi antara 35 hingga 65 hari lagi terhitung sejak Januari. Hal ini disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ketika memberikan keterangan pers pada Minggu (16/01/2022).

Jadi meskipun cakupan vaksinasi sudah semakin meningkat, namun ancaman Omicron masih tetap harus diwaspadai.

Mengingat di pertengahan 2021 lalu badai Covid-19 sempat mengamuk di Indonesia dan membuat nakes serta fasilitas kesehatan kewalahan, maka dosen Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, Universitas Aisyiah Yogyakarta, dan University of Adelaide Australia Selatan mengadakan penelitian teknik relaksasi untuk para nakes atau perawat khususnya di daerah Yogyakarta.

Dewi Retno, ketua tim peneliti, mengatakan bahwa penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa bekerja dalam situasi pandemi telah menyebabkan penurunan kesejahteraan dan peningkatan masalah kesehatan jiwa pada para perawat.

Baca juga: 6 Fakta Meninggalnya 2 Pasien Omicron di Indonesia, dari Gejala hingga Kronologi

Gangguan psikologis nakes selama pandemi

Kesehatan mental para nakes memang terancam ketika harus bekerja di bawah tekanan situasi pandemi. 

Ilustrasi pasien Covid-19 varian Omicron. Studi awal menunjukkan tingkat rawat inap pasien yang terinfeksi varian Omicron lebih rendah dibandingkan pada mereka yang terinfeksi Covid varian Delta. Studi baru temukan lebih banyak pasien Omicron tanpa gejala.SHUTTERSTOCK/FunKey Factory Ilustrasi pasien Covid-19 varian Omicron. Studi awal menunjukkan tingkat rawat inap pasien yang terinfeksi varian Omicron lebih rendah dibandingkan pada mereka yang terinfeksi Covid varian Delta. Studi baru temukan lebih banyak pasien Omicron tanpa gejala.
Sebagai garda terdepan, nakes mengalami tekanan dan stres besar di tempat mereka bekerja. Didasari dari kelelahan karena peningkatan jumlah pasien, juga kekhawatiran tertular virus yang bisa mengancam kesehatan keluarga mereka di rumah.

Menurut Dewi Retno, masalah mental yang paling sering dialami perawat adalah gangguan kecemasan.

Kecemasan sendiri merupakan respon manusia terhadap stres. Pada tingkatan normal, kecemasan adalah hal yang wajar dan merupakan mekanisme manusia untuk bertahan hidup.

Namun jika kecemasan terjadi secara terus menerus dan menyebabkan individu tak mampu menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan efektif, maka kecemasan ini membutuhkan penanganan lebih serius. Karena kecemasan tinggi bisa berakibat fatal di ruang kerja.

Baca juga: Menghadapi Omicron, Batasi Makanan dan Minuman yang Melemahkan Sistem Imun Ini

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.