6 Fakta Meninggalnya 2 Pasien Omicron di Indonesia, dari Gejala hingga Kronologi

Kompas.com - 23/01/2022, 18:00 WIB

KOMPAS.com - Adanya kasus kematian akibat varian Omicron di Indonesia menjadi sorotan baru-baru ini.

Hal tersebut lantaran sejauh ini varian Omicron dipandang sebelah mata mengingat gejala yang ditimbulkan dari banyak kasus tergolong ringan, bahkan tidak bergejala.

Terkait kematian dua orang yang terinfeksi varian Omicron di Indonesia, seperti apa fakta-faktanya?

Baca juga: Dua Pasien Omicron Meninggal, Ini Peringatan Bahaya dari Epidemiolog

1. Penularan

Diberitakan Kompas.com, Sabtu (22/1/2022), kasus kematian akibat infeksi Omicron pertama kali di Indonesia dilaporkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Sabtu (22/1/2022) kemarin.

Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, penularan terjadi melalui transmisi lokal dan pelaku perjalanan luar negeri.

“Satu kasus merupakan transmisi lokal meninggal di Rumah Sakit (RS) Sari Asih Ciputat dan satu lagi merupakan pelaku perjalanan luar negeri, meninggal di RSPI Sulianto Saroso,” ungkap Nadia.

Baca juga: Omicron Mengganas di Indonesia, 1.161 Kasus Terdeteksi, 2 Meninggal

2. Punya komorbid

Nadia juga mengungkapkan bahwa kedua pasien Covid-19 Omicron yang meninggal, memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

“Kedua pasien tersebut memiliki komorbid,” ujar Nadia, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (22/1/2022).

Melansir Kompas.com, Minggu (23/1/2022), Nadia mengungkapkan, salah satu pasien adalah lansia berjenis kelamin laki-laki yang memiliki penyakit penyerta hipertensi dan ginjal.

Kendati demikian, komorbid dari pasien lainnya tidak diungkapkan oleh Nadia.

Baca juga: Selain Indonesia, Ini Negara yang Melaporkan Kematian akibat Omicron

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.