Kompas.com - 28/09/2021, 12:45 WIB
Ilustrasi uang Dok. KredivoIlustrasi uang

KOMPAS.com - Pemerintah akan melanjutkan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat miskin yang terdampak pandemi Covid-19 di tahun 2022.

Hal tersebut disampaikan oleh Meteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.

“Bantuan sosial untuk masyarakat miskin dan rentan, terus berlanjut. Jadi tidak benar kalau Kementerian Sosial (Kemensos) menghentikan program bansos,” ujar Risma seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (22/9/2021).

Kemensos telah menganggarkan 94,67 persen dari total anggaran 2022 atau setara Rp 74,08 triliun untuk belanja bansos.

Baca juga: Pemerintah Jamin Bansos Diberikan, Ini Cara Daftar Bansos PKH dan BPNT

Penyaluran bansos PKH dan BPNT

Di tahun 2021, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) disalurkan dalam empat tahap dan diberikan setiap tiga bulan sekali, yakni pada Januari, April, Juli, dan Oktober.

Adapun PKH akan disalurkan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yaitu Bank Nasional Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Mandiri, dan Bank Tabungan Negara (BTN).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2021, dianggarkan dana sebanyak Rp 45,12 triliun dengan target 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Penyaluran BPNT 2021 dilakukan setiap bulan, mulai Januari sampai Desember, melalui Himbara dan agen yang ditunjuk. Indeks bantuan program ini ditetapkan sebesar Rp 200.000 per bulan per KPM.

Bansos tahun 2022

Progam bantuan yang masih akan dilanjutkan tahun depan yaitu bansos reguler dan bansos khusus.

Bansos reguler meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Kartu Sembako.

Sementara bansos khusus yang masih akan dilanjutkan yaitu Bantuan Sosial Tunai (BST).

Program BST di tahun 2021, disalurkan dalam kurun waktu empat bulan, mulai Januari hingga April, kemudian diperpanjang pada Mei dan Juni 2021.

Indeks bantuan yang diberikan sebesar Rp 300.000 per bulan per KPM, dengan target menyasar 10 juta KPM yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

Selain BST, PKH, dan BPNT, sejumlah bantuan lain seperti Kartu Prakerja, bantuan langsung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), subsidi listrik, dan lainnya juga terus berlanjut.

Baca juga: Sri Mulyani Siapkan Anggaran BST hingga BLT Rp 153,7 Triliun Tahun Depan

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.