Jaya Suprana
Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan.

Salut untuk Brigjen Junior Tumilaar, Babinsa Rakyat

Kompas.com - 24/09/2021, 10:07 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.

DI tengah kemelut pemberitaan tentang berbagai konflik agraria yang lestari terjadi di Tanah Air Udara tercinta, terberitakan bahwa Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad), Letjen TNI Chandra W Sukotjo melakukan pemanggilan terhadap Brigjen Junior Tumilaar terkait pernyataannya dalam surat terbuka.

Surat terbuka

Brigjen Junior Tumilaar menulis sebuah surat terbuka kepada Kapolri sebagai bentuk protes usai seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Tingkulu, Wanea, Manado dipanggil ke kantor polisi untuk diperiksa.

Baca juga: Puspomad Segera Periksa Brigjen Junior Tumilaar Usai Bikin Surat Terbuka untuk Kapolri

 

Pemanggilan bermula saat Babinsa tersebut diketahui membela seorang warga yang memiliki konflik lahan dengan PT Ciputra International.

Hal itulah yang membuat Brigjen Junior protes karena Babinsa yang membela rakyat kecil itu justru berujung didatangi oleh anggota Brimob bersenjata.

Kapendam XIII/Merdeka, Letkol Johnson M Sitorus telah membenarkan surat terbuka yang ditulis oleh Brigjen Junior untuk Kapolri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun ia menyebut, jika permasalahan itu sebenarnya sudah langsung diselesaikan. Permasalahan dianggap selesai setelah Kapolres setempat meminta maaf kepada Dandim .

Salut

Sebagai rakyat jelata, saya tidak tahu sejauh mana kebenaran pemberitaan tersebut. Namun sebagai pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan yang sangat menghormati sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab serta Keadilan Sosial bagi  Seluruh Rakyat Indonesia, dengan penuh kerendahan hati saya memberanikan diri menyampaikan penghargaan dan penghormatan kepada Babinsa yang telah berpihak ke wong cilik.

Saya juga menyampaikan penghargaan dan penghormatan terhadap sikap keberpihakan Brigjen Junior Tumilaar kepada rakyat.

Menurut pendapat saya, Brigjen Junior Tumilaar sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia telah mewujudkan warisan pesan Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia, Jenderal Besar Tentara Nasional Indonesia Soedirman menjadi kenyataan.

Pesan almarhum Pak Dirman adalah agar segenap anggota TNI senantiasa bahkan niscaya berpihak kepada rakyat sebagai Ibu Kandung TNI.

Maka dalam kesempatan ini pula, saya memberanikan diri untuk mengungkap keyakinan bahwa pada hakikatnya rakyat di samping merupakan Ibu Kandung Tentara Nasional Indonesia juga merupakan Bapak Kandung bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tanpa rakyat mustahil ada bangsa dan negara.

Merdeka!

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.