12 Hal yang Perlu Diketahui soal Vaksinasi Gotong Royong

Kompas.com - 17/05/2021, 09:58 WIB
Vaksinasi Gotong Royong yang diusulkan oleh Kadin Indonesia adalah program vaksin untuk karyawan swasta dan anggota keluarga. Adapun seluruh biaya vaksin ditangung oleh masing-masing perusahaan yang mendaftar. Dok. ShutterstockVaksinasi Gotong Royong yang diusulkan oleh Kadin Indonesia adalah program vaksin untuk karyawan swasta dan anggota keluarga. Adapun seluruh biaya vaksin ditangung oleh masing-masing perusahaan yang mendaftar.

KOMPAS.com - Pelaksanaan vaksinasi gotong royong dimulai pada hari ini, Senin (17/5/2021).

Awalnya, vaksinasi Covid-19 dengan skema gotong royong ini akan dilaksanakan pada 9 Mei 2021.

Akan tetapi, pelaksanaannya diundur agar tidak terganggu libur Lebaran.

"Saya luruskan, vaksinasi gotong royong bukan tanggal 9 Mei tapi 17 Mei. Jadi setelah Lebaran baru ada vaksinasi gotong royong dilakukan," kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, diberitakan Kompas.com, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Hari Ini, Ada 2 Vaksin yang Digunakan

Berikut beberapa hal yang perlu diketahui tentang vaksinasi gotong royong.

1. Harga

Harga dan tarif maksimal pelayanan vaksin gotong royong tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) Nomor HK.01.07/MENKES/4643/2021.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun harga vaksin produksi Sinopharm melalui penunjukan PT Bio Farma (Persero) untuk vaksinasi gotong royong, yaitu:

  • Harga pembelian vaksin Rp 321.660 per dosis
  • Tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp 117.910 per dosis.

Harga di atas merupakan harga tertinggi vaksin per dosis yang dibeli oleh badan hukum atau badan usaha, termasuk keuntungan sebanyak 20 persen dan biaya distribusi.

Besaran angka ditetapkan setelah mendapatkan pandangan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, ahli, akademisi, atau aparat hukum.

2. Jenis vaksin

Terdapat dua jenis vaksin yang akan digunakan untuk vaksinasi gotong royong, yaitu:

  • Vaksin Sinopharm
  • Vaksin CanSino Biologics

Untuk pengadaan vaksin, pemerintah telah membuat kontrak pengadaan vaksin Sinopharm sebanyak 7,5 juta dosis, dengan jumlah vaksin yang tersedia mencapai 500 ribu dosis.

Adapun untuk vaksin Cansino Biologics dari China, akan tersedia sebanyak 5 juta dosis vaksi.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X