Kompas.com - 16/05/2021, 20:15 WIB
ilustrasi berat badan shutterstock/UfaBizPhotoilustrasi berat badan

KOMPAS.com - Memiliki berat badan ideal mungkin menjadi idaman banyak orang. Tak hanya semata demi penampilan, tetapi juga demi kesehatan.

Seringkali ada yang merasa terlalu gemuk, atau terlalu kurus.

Bagaimana cara mengetahui atau menghitung apakah kita memiliki berat badan ideal atau tidak?

Ahli Gizi Komunitas dr. Tan Shot Yen menyebutkan, ada satu metode pengukuran berat badan yang biasa digunakan di dunia kesehatan.

Baca juga: Rekomendasi dan Tips Diet untuk Usia 40 Tahun

Metode itu adalah Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Iya BMI itu perhitungan yang kita pakai, juga pada medical check up, dengan catatan bukan untuk body builder," kata dr Tan saat dihubungi Minggu (25/4/2021).

Pada orang-orang tertentu yang telah mengolah tubuhnya dengan sedemikian rupa, misalnya atlet dan binaragawan, maka BMI ini mungkin akan menunjukkan hasil yang kurang valid.

"Model Ade Rai itu (hasil perhitungan) BMI bisa gede tapi massa ototnya yang dominan," ujar Tan.

Meski tidak bisa valid untuk mengukur kelompok orang dengan kondisi fisik yang telah diolah, secara umum metode BMI tetap digunakan untuk mengukur untuk mengetahui tingkat berat badan seseorang.

"(Alasannya) Karena bina ragawan kan sedikit banget dan obvious banget orangnya, ya kita enggak gunakan BMI," ujar Tan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X