Kompas.com - 09/05/2021, 19:00 WIB
Ilustrasi ruang tunggu bandara Unsplash/Marco LopezIlustrasi ruang tunggu bandara

KOMPAS.com - Penundaan penerbangan lazim terjadi. Hampir semua maskapai di seluruh dunia pernah melakukan hal ini.

Penundaan yang hanya terjadi dalam kisaran waktu singkat tak terlalu melahirkan jengkel. Namun penundaan penerbangan yang terjadi hingga berjam-jam, sudah barang tentu akan melahirkan protes dari ratusan calon penumpang.

Federal Aviation Administration menetapkan batas penundaan penerbangan untuk seluruh maskapai di dunia. Sebuah penerbangan dikatakan masuk ke dalam penundaan penerbangan jika jadwal sudah mengalami penundaan lebih dari 15 menit dari jadwal semula.  

Dikutip dari Forbes, ada kasus penundaan penerbangan terlama di dunia yang makan waktu berjam-jam bahkan hingga berhari-hari.

Ada pula penundaan penerbangan teraneh di dunia yang terjadi karena alasan yang sangat tidak lazim.

Baca juga: Catat, Ini 10 Bandara Terburuk di Dunia Versi Forbes

Berikut ini adalah kasus-kasus tersebut:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Penundaan terbang selama seminggu penuh

Pam Am Pacific Clipper pernah menunda seluruh penerbangannya selama seminggu penuh ketika jatuh bom di Pearl Harbour, 7 Desember 1941.

Kru penerbangan yang seharusnya bertolak kembali ke Amerika, tertahan selama seminggu penuh di kantor Kedutaan Amerika di New Zealand.

Ketika situasi sudah membaik, kru dan calon penumpang baru kembali ke Amerika. Kasus ini, menjadi kasus penundaan penerbangan terlama yang ada di dunia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X