Kompas.com - 28/03/2021, 10:30 WIB
Ilustrasi kucing Unsplash/Manja VitolicIlustrasi kucing

KOMPAS.com - Kucing kini bisa hidup nyaman di dalam rumah. Bergelung di atas sofa, dengan stok makanan melimpah di dalam wadah pakan khusus.

Namun bertahun-tahun silam, jangankan membayangkan bisa tidur di atas sofa, untuk makan saja kucing harus bekerja keras berburu mangsa, bersaing dengan predator lain. 

Jika merunut ke masa silam, belum ada bukti spesifik yang menentukan kapan dan bagaimana kucing masuk ke dalam pelukan manusia. 

Dalam laman National Geographic, penelusuran akan masa lalu kucing ini membawa para peneliti ke perjalanan para pedagang dan kaum Viking. Di masa itulah diteliti soal awal mula hubungan kucing yang masih tergolong hewan liar dengan para petani.

Baca juga: Tips Jitu Menenangkan Kucing yang Marah

Penelusuran genetik

Eva Maria Geigl dari Institute Jacques Monod Paris, mempresentasikan penelitian soal penyebaran kucing berdasarkan sejarah.

Ia dan timnya mengambil DNA mitokondria dari 209 kucing domestik yang ditemukan di dalam 30 situs arkeologi Timur Tengah, Afrika dan Eropa.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari situ ditemukan, bahwa keberadaan kucing dalam sejarah kehidupan manusia melalui jalur pertanian sudah dimulai sejak abad ke-18.

Penyebaran kucing sendiri terjadi dalam dua ledakan besar. Pertama, adalah ketika lahan pertanian pertama kali muncul di daerah timur Mediterania dan Turki. Di situlah tepatnya, nenek moyang kucing domestik pertama kali ditemukan.

Baca juga: Mana yang Lebih Terikat pada Pemiliknya, Kucing atau Anjing?

Di masa itu, kucing mulai diundang masuk dekat ke area pemukiman untuk membantu petani mengusir tikus yang merusak biji-bijian.

Kucing menangkap tikusUnsplash/Dorothea Oldani Kucing menangkap tikus

Ledakan penyebaran kedua, terjadi beberapa ribu tahun kemudian. Tepatnya antara abad ke-4 sebelum masehi dan abad ke-4 masehi. 

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X