Kompas.com - 26/12/2020, 13:45 WIB

 

KOMPAS.com - Media sosial Twitter hari ini, Sabtu (26/12/2020) diramaikan dengan perbincangan mengenai "Boxing Day".

Hingga pukul 13.00 WIB, warganet telah membicarakan "Boxing Day" sebanyak 77.000 dan menjadi salah satu kata terpopuler di Twitter.

Sebagian besar pembicaraan yang muncul dalam Boxing Day tersebut adalah pertandingan sepak bola Liga Inggris yang digelar satu hari selepas perayaan Natal.

Lantas, apa itu Boxing Day? Bagaimana sejarahnya?

Baca juga: Tradisi Boxing Day, Perayaan yang Bermula dari Kelas Pekerja Inggris

Tradisi Inggris

Melansir ABC, Sabtu (26/12/2020), Boxing Daya merupakan tradisi dari Inggris. Awalnya, hari tersebut untuk memberi kompensasi kepada pegawai.

"Pada Abad Pertengahan dan era modern awal, semua pelayan harus bekerja pada Hari Natal," jelas Carole Cusack, profesor studi agama di University of Sydney.

Boxing Day memberikan kesempatan bagi mereka untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Bagi mereka, menurut Cusack, waktu libur bersama dihabiskan bersama keluarga ini seperti hadiah.

Petunjuk asal usul nama "boxing" dapat ditemukan di Oxford English Dictionary yang merujuk pada hari "ketika para pria, pesuruh, dan pelayan diharapkan menerima kotak Natal".

Kotak Natal adalah cara lama untuk menyebut pemberian uang kepada pelayan di sekitar waktu Natal.

Baca juga: Makam Kuno Berusia 2.500 Tahun dari Suku yang Hilang Ditemukan di China

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.