[POPULER TREN] Viral Video Alasan Gus Gur Bubarkan Kemensos | Pemberhentian TV Analog pada 2022

Kompas.com - 08/12/2020, 05:32 WIB
Berita populer di laman Tren, Selasa (8/12/2020). Kompas.comBerita populer di laman Tren, Selasa (8/12/2020).

KOMPAS.com - Sejumlah pemberitaan menghiasi laman Tren sepanjang Senin (7/12/2020).

Selain masih berkutat seputar informasi update dan vaksin virus corona, informasi perihal video viral alasan Gus Dur membubarkan Kementerian Sosial (Kemensos) menjadi pusat perhatian pembaca.

Adapula informasi terkait syarat dan cara pembebasan denda pajak kendaraan bermotor hingga terkait pemberhentian TV analog pada 2022 yang juga menyita fokus publik.

Berikut berita terpopuler Tren sepanjang Senin (7/12/2020) hingga Selasa (8/12/2020) pagi:

1. Video viral asalan Gus Dur bubarkan kemensos

Video wawancara Gus Dur dengan Andi F Noya dalam acara "Kick Andy" tentang alasan pembubaran Kementerian Sosial (Kemensos) kembali viral di media sosial.

Hal itu diduda dilatarbelakangi oleh munculnya kasus dugaan suap bansos Covid-19 yang menyeret Menteri Sosial Juliari Batubara.

Juliari bukanlah menteri sosial pertama yang berurusan dengan penegak hukum karena tersandung kasus korupsi.

Sebelum Juliari, dikutip dari Kompas.com, Minggu (6/12/2020), setidaknya ada dua Mensos pada periode berbeda yang juga terjerat kasus korupsi.

Mereka adalah Bachtiar Chamsyah, Mensos periode 2001-2009, dan Idrus Marham yang menjabat sebagai Mensos pada 17 Januari 2018 hingga 24 Agustus 2018.

Viralnya video wawancara Gus Dur soal alasan pembubaran Kemensos tersebut tentunya mempunyai sejumlah alasan kuat.

Informasi lebih lengkap terkait alasan Gus Dur membubarkan kemensos dapat disimak di berita berikut:

Video Viral Alasan Gus Dur Bubarkan Kementerian Sosial dan Sejarahnya

2. Perbandingan harga vaksin virus corona

Petugas mengecek kontainer berisi vaksin COVID-19 saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/12/2020). Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin COVID-19 buatan perusahaan farmasi Sinovac, China, tiba di tanah air untuk selanjutnya akan diproses lebih lanjut ke Bio Farma selaku BUMN produsen vaksin.ANTARA FOTO/DHEMAS REVIYANTO Petugas mengecek kontainer berisi vaksin COVID-19 saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/12/2020). Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin COVID-19 buatan perusahaan farmasi Sinovac, China, tiba di tanah air untuk selanjutnya akan diproses lebih lanjut ke Bio Farma selaku BUMN produsen vaksin.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X