Ini Jadwal dan Ketentuan SKB CPNS di Kementerian Koperasi dan UKM

Kompas.com - 23/08/2020, 17:05 WIB
Ilustrasi CPNS 2019 KOMPAS/RADITYA HELABUMIIlustrasi CPNS 2019

KOMPAS.com - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah ( Kemenkop UKM) telah mengumumkan jadwal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS di lingkungannya.

Informasi ini disampaikan melalui Pengumuman Nomor: 09/PUM/SM/VIII/2020 yang dapat diakses secara lengkap di sini.

Melansir lampiran pengumuman tersebut, pelaksanaan SKB CPNS dilaksanakan pada 1 September, 2 September, 5 September, 7 September, 11 September, dan 30 September 2020.

Adapun, jadwal untuk tiap-tiap peserta dapat dilihat langsung pada lampiran tersebut.

Bagi peserta yang tidak dapat hadir pada pelaksanaan SKB dengan alasan apa pun akan dinyatakan gugur.

Peserta juga wajib mengenakan kemeja berwarna putih tanpa corak, bawahan celana/rok bahan berwarna hitam, dan sepatu pantofel hitam. Sementara, bagi peserta berjilbab memakai jilbab warna hitam polos.

Selain itu, peserta juga membawa alat tulis pribadi, yaitu hanya pensil kayu (bukan pensil mekanik) yang diperkenankan dibawa saat seleksi berlangsung.

Baca juga: Berikut Jadwal Pelaksanaan dan Lokasi Tes SKB CPNS 2019 Bawaslu

Pembagian sesi SKB 

Berikut adalah pembagian sesi jadwal SKB CPNS 2019 Kemenkop UKM:

Sesi I

  • 06.30-08.00 WIB: Registrasi dan pemberian pin peserta, penitipan barang, body checking, peserta masuk ruang tunggu steril
  • 08.00-08.30 WIB: Perpindahan peserta dari ruang steril ke ruang ujian
  • 08.30-10.00 WIB: Ujian SKB

Sesi II

  • 09.30-11.00 WIB: Registrasi dan pemberian pin peserta, penitipan barang, body checking, peserta masuk ruang tunggu steril
  • 11.00-11.30 WIB: Perpindahan peserta dari ruang steril ke ruang ujian
  • 11.30-13.00 WIB: Ujian SKB

Sesi III

  • 12.30-14.00 WIB: Registrasi dan pemberian pin peserta, penitipan barang, body checking, peserta masuk ruang tunggu steril
  • 14.00-14.30 WIB: Perpindahan peserta dari ruang steril ke ruang ujian
  • 14.30-16.00 WIB: Ujian SKB

Pada setiap jeda sesi akan dilakukan penyemprotan disinfektan.

Baca juga: SKB CPNS di Kementerian PAN-RB Dibagi Jadi 4 Tes, Apa Saja?

Protokol kesehatan saat pelaksanaan SKB

Pada pelaksanaan SKB, ada sejumlah protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 yang harus ditaati, yaitu sebagai berikut:

  • Peserta dianjurkan untuk melakukan isolasi mulai 14 hari sebelum pelaksanaan SKB
  • Peserta seleksi tidak diperkenankan berada di lokasi lain selain lokasi SKB
  • Peserta seleksi wajib menggunakan masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu. Jika diperlukan, penggunaan face shield bersama masker sangat direkomendasikan sebagai perlindungan tambahan
  • Peserta tetap memperhatikan jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain
  • Peserta menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan memakai sabun dengan air mengalir dan/atau menggunakan hand sanitizer
  • Peserta dengan hasil pengukuran suhu lebih dari sama dengan 37,3 derajat celsius diberikan tanda khusus dan mengikuti ujian di tempat terpisah (ruangan khusus)
  • Peserta yang berasal dari wilayah yang berbeda dengan lokasi ujian mengikuti ketentuan protokol perjalanan yang ditetapkan oleh pemerintah
  • Peserta wajib melaporkan kondisi kesehatannya kepada panitia jika peserta sedang mengalami sakit/memiliki riwayat sakit yang perlu penanganan khusus
  • Peserta yang melanggar protokol kesehatan dan ketetapan aturan di atas, akan dikeluarkan oleh panitia dari ruang seleksi.

Melalui pengumuman tersebut, Kemenkop UKM juga mewajibkan para peserta untuk memantau pengumuman yang terdapat pada situs resmi https://kemenkopukm.go.id/ atau https://depkop.go.id/.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bisakah Daftar BLT UMKM Secara Online? Ini Penjelasan Kemenkop UKM

Bisakah Daftar BLT UMKM Secara Online? Ini Penjelasan Kemenkop UKM

Tren
Riset: 500.000 Bayi Meninggal dalam Setahun karena Polusi, Ini Bahayanya...

Riset: 500.000 Bayi Meninggal dalam Setahun karena Polusi, Ini Bahayanya...

Tren
Matematika Trending di Twitter, Bagaimana Sejarahnya?

Matematika Trending di Twitter, Bagaimana Sejarahnya?

Tren
Hari Santri 2020, Berikut Sejarah Penetapannya hingga Siapa yang Disebut Santri

Hari Santri 2020, Berikut Sejarah Penetapannya hingga Siapa yang Disebut Santri

Tren
Mengenal Pasukan Marinir TNI yang Kawal Pulang Massa Pedemo Tolak Omnibus Law di Jakarta

Mengenal Pasukan Marinir TNI yang Kawal Pulang Massa Pedemo Tolak Omnibus Law di Jakarta

Tren
Saat Demonstran di Thailand Berkoordinasi dengan Bahasa Isyarat Baru

Saat Demonstran di Thailand Berkoordinasi dengan Bahasa Isyarat Baru

Tren
Simak, Ini Beragam Hal yang Bisa Menggugurkan Kelulusan CPNS

Simak, Ini Beragam Hal yang Bisa Menggugurkan Kelulusan CPNS

Tren
Viral, Video Mahasiswa Gunakan High Heels dan Bergaya Bak Model Saat Wisuda

Viral, Video Mahasiswa Gunakan High Heels dan Bergaya Bak Model Saat Wisuda

Tren
Jika Lolos CPNS 2019, Ini Persyaratan Administrasi yang Harus Dipersiapkan

Jika Lolos CPNS 2019, Ini Persyaratan Administrasi yang Harus Dipersiapkan

Tren
Di Balik Viralnya Jargon Dangdut, 'Tarik Sis, Semongko', seperti Apa Ceritanya?

Di Balik Viralnya Jargon Dangdut, "Tarik Sis, Semongko", seperti Apa Ceritanya?

Tren
Mengenang 11 Tahun Kepergian Meggy Z, seperti Apa Perjalanan Hidupnya?

Mengenang 11 Tahun Kepergian Meggy Z, seperti Apa Perjalanan Hidupnya?

Tren
Update Corona di Dunia 21 Oktober: 41 Juta Infeksi | Inggris Akan Menginfeksi Relawan dengan Virus Corona

Update Corona di Dunia 21 Oktober: 41 Juta Infeksi | Inggris Akan Menginfeksi Relawan dengan Virus Corona

Tren
Cara Mendapatkan BLT UMKM Rp 2,4 Juta hingga Cara Mengeceknya

Cara Mendapatkan BLT UMKM Rp 2,4 Juta hingga Cara Mengeceknya

Tren
Libur Panjang Akhir Oktober, Ini Saran Epidemiolog untuk Cegah Lonjakan Corona

Libur Panjang Akhir Oktober, Ini Saran Epidemiolog untuk Cegah Lonjakan Corona

Tren
[KLARIFIKASI] Video Susi Pudjiastuti Diklaim Pimpin Demo Tolak UU Cipta Kerja

[KLARIFIKASI] Video Susi Pudjiastuti Diklaim Pimpin Demo Tolak UU Cipta Kerja

Tren
komentar
Close Ads X